Lewati ke konten

Rabu, 7 Oktober 20262927 berita

3 Gejala yang Kerap Muncul pada Anak Terinfeksi InfluenzaAlarm Kematian El Nino di RI, Benarkah Belasan Ribu Terancam Tewas?Mediasi Audi Marissa dan Anthony Xie Resmi Gagal, Kuasa Hukum: Pintu Rujuk Masih TerbukaRUU Pelindungan Ketenagakerjaan Atur Dana Cadangan Pesangon hingga Larangan Tahan IjazahDulu Buka Jalan Cawapres, Almas Kini Minta DPR Proses Makzulkan GibranCristiano Ronaldo Ungkap Alasan Tinggalkan Timnas Portugal, Klaim Jorge Jesus Ingkar JanjiSegini Hadiah Timnas Indonesia Usai Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026Menko Sugino minta Menpora hitung kebutuhan tambahan bonus bagi atletMasalah Kualitas, As Roda Chery Omoda 5 Copot Terjadi di MalaysiaHaji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara
Lifestyle

3 Gejala yang Kerap Muncul pada Anak Terinfeksi Influenza

Liputan6 Kesehatan 1 menit baca 264 kata
3 Gejala yang Kerap Muncul pada Anak Terinfeksi Influenza — gambar dari Liputan6 Kesehatan
Gambar dari Liputan6 Kesehatan. Ringkasan oleh Zona News.

Liputan6.com, Jakarta - Gejala influenza beragam dan tiap anak bisa berbeda-beda. Menurut Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Infeksi Penyakit Tropik IDAI, Prof. Dr. Dr. Anggraini Alam, Sp.A, Subsp. IPT(K) ada tiga gejala yang umumnya muncul pada anak dengan influenza.

Biasanya yang selau ada demam, sakit (nyeri) badan, sakit kepala baru disertai dengan gejala lain-lain seperti diare, atau hilang nafsu makan," kata wanita yang karib disapa Anggi dalam media briefing bersama IDAI secara daring beberapa waktu lalu.

Selain tiga gejala tersebut, beberapa gejala influenza lain yakni batuk, hidung berair atau tersumbat, tubuh merasa lelah, hidung. Anggi menekankan bahwa tidak harus semua gejala itu muncul pada orang yang terinfeksi virus influenza.

Untuk memastikan seseorang terinfeksi virus influenza atau tidak maka harus dengan swab RT-PCR. Caranya dengan mengambil selaput lendir di saluran pernapasan biasanya yang ada di hidung.

"Dicolek aja ditunggu sebentar sudah langsung ada hasilnya," tutur Anggi.

Gejala Influenza Lebih Berat dari Common Cold Influenza disebabkan oleh berbagai tipe virus influenza yang terbagi dalam beberapa jenis tapi yang sering menyerang adalah A (H1N1 dan H3N2) dan B. Sedangkan common cold atau selesma kebanyakan disebabkan oleh rhinovirus.

Meski kedua penyakit itu disebabkan oleh virus, tingkat keparahan yang disebabkan sangat berbeda. Gejala yang tampak serupa dari keduanya seperti hidung tersumbat, batuk dan sakit tenggorokan.

Anggi mengungkapkan gejala selesma terbilang ringan dan paling terasa di area kepala hingga hidung. Penderitanya akan merasakan kelelahan ringan dan keparahannya akan bertambah secara bertahap.

“Jadi bisa merasa capek, pegal tapi ringan. Dia akan sembuh dalam jangka waktu yang lebih pendek,” katanya.

Sementara pada influenza, perburukan akan lebih berat dan gejalanya berlangsung dengan cepat.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/3-gejala-yang-kerap-muncul-pada-anak-terinfeksi-influenza-2fe767f0/.

Baca juga

Semua berita Lifestyle