Lewati ke konten

Rabu, 7 Oktober 20262728 berita

Alasan Geo Dipa Batal Ditarik ke DanantaraThe Future Fest 2026 perluas akses pendidikan tinggiFictor Roring nilai jumlah laga IBL All Indonesian harus lebih banyakMarc Marquez: Tolong Doakan Saya Finis di MotoGP Mandalika 2026Menteri PKP pastikan program bedah rumah di Bandung tepat sasaranEgy Maulana Vikri bersyukur akhirnya bisa antar Timnas Indonesia juaraRelawan Gibran Sujud Syukur Usai MK Tak Terima Gugatan Denny Indrayana DkkKejagung siapkan 34 JPU untuk sidang perdana Febrie AdriansyahMK putuskan gugatan terhadap ijazah Wapres Gibran tidak diterimaClaresta Taufan sebut tema film "Bapak Paling Jujur" bikin deg-degan
Ekonomi

Alasan Geo Dipa Batal Ditarik ke Danantara

Detik 2 menit baca 328 kata
Alasan Geo Dipa Batal Ditarik ke Danantara — gambar dari Detik Finance
Gambar dari Detik Finance. Ringkasan oleh Zona News.

PT Geo Dipa Energi (Persero) batal ditarik masuk ke Danantara Indonesia dan tukar guling dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Menurut Direktur Utama Geo Dipa, Yudistian Yunis tukar guling ini dibatalkan lantaran tidak mendapat restu dari Presiden Prabowo Subianto.

Sebagai informasi, Geo Dipa selama ini beroperasi sebagai Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Geo Dipa berfokus pada eksplorasi, eksploitasi, dan pengembangan energi terbarukan panas bumi, mendukung penyediaan listrik ramah lingkungan, serta transisi energi.

Yudistian menerangkan, Geo Dipa Energi telah lama dibidik Badan Pengelola (BP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk melebur dengan sejumlah anak usaha di bidang energi. Menurut Yudistian, BP BUMN menganggap Geo Dipa Energi justru salah kamar bila ada di bawah naungan Kemenkeu.

"Dianggap itu salah kamar, kok ada energi di Kementerian Keuangan. Maka, ini tebakan saya pribadi saja, Pak Menteri (eks Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa) itu lihat appetite orang ke Geo Dipa kayaknya tinggi, ditukar saja sama PNM lah. PNM kasih ke aku, aku kasih nih yang kamu minta, sama-sama nih, aku kasih," ujar Yudistian di Media Gathering, Bogor, Jumat (2/10/2026).

Di sisi lain, Yudistian mengatakan, dirinya sempat berbincang dengan Purbaya soal peluang yang dimiliki Geo Dipa. Menurutnya, jika ingin membentuk ekosistem ekonomi hijau, maka harus punya alat fiskal.

"Alat fiskalnya itu kalau green economy, underlying yang paling utama itu infrastrukturnya adalah energi dulu. Maka Pak Menteri (Purbaya) dan beberapa dirjen saat itu bilang, kalau kita kasih ke Danantara, ini tenggelam saja nih Geo Dipa. Nggak akan bisa ngapa-ngapain. Tapi kalau dia ada di Kementerian Keuangan, boleh jadi kita bisa meng-establish atau meng-crafting green economy ecosystem itu. Yang dari tahun 1988 orang sudah banyak ngomong soal green economy ecosystem," jelasnya.

Dari hasil pertimbangan saat itu, maka per Agustus 2026 diputuskan tukar guling Geo Dipa dengan PNM resmi batal.

"Akhirnya di bulan Agustus yang lalu, dan bersamaan dengan pemberitaan juga, Pak Menteri sampaikan bahwa tidak jadi antara Geo Dipa dengan PNM ditukar, karena tidak diberikan izin oleh presiden. Intinya itu," terang Yudistian.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/alasan-geo-dipa-batal-ditarik-ke-danantara-f946027c/.

Baca juga

VIDEO: Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 490 Gram Sabu

VIDEO: Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 490 Gram Sabu CNN Indonesia TV | CNN Indonesia Selasa, 06 Okt 2026 23:30 WIB Jakarta, CNN Indonesia -- Penumpang pesawat rute Batam - Jakarta diamankan petugas Bea Cukai, lantaran menyelundupkan sabu-sabu cair.

CNN Indonesia

Semua berita Ekonomi