Lewati ke konten

Senin, 5 Oktober 20262062 berita

Gubernur DKI Siapkan Penguatan BUMD Lewat Empat Ranperda StrategisLaboratorium pemikiran lingkar dalam PresidenHarga Minyak Dunia Turun ke US$101 usai G7 Lepas Cadangan DaruratPemerintah gulirkan sejumlah stimulus ekonomi untuk kuartal IV 2026Wamenlu Havas usul MoU kemitraan mineral hijau RI-ChilePrabowo Beri Tanda Kehormatan ke Sejumlah Tokoh TNI, Ini Daftar Lengkapnya!Modus Kuras Rekening Beredar di Sekitar MRT, Kenali TandanyaVideo: Houthi Klaim Serang Fasilitas Aramco di RiyadhPrabowo Beri Bintang Kehormatan ke Eks Menko Polkam hingga Panglima TNIJuara FIFA ASEAN Cup 2026: Penebusan Dosa John Herdman Bersama Timnas Indonesia
Nasional

Gubernur DKI Siapkan Penguatan BUMD Lewat Empat Ranperda Strategis

CNN Nasional 2 menit baca 493 kata
Gubernur DKI Siapkan Penguatan BUMD Lewat Empat Ranperda Strategis — gambar dari CNN Nasional
Gambar dari CNN Nasional. Ringkasan oleh Zona News.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan penjelasan mengenai empat Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) strategis dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi DKI Jakarta, Kamis (1/10). Langkah ini disiapkan untuk memperkuat sistem pembiayaan pembangunan daerah serta mengoptimalkan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Keempat Ranperda tersebut mencakup pembentukan dana cadangan daerah hingga penguatan kelembagaan BUMD di sektor air minum, perbankan, dan transportasi. Upaya ini dirancang guna menjawab kebutuhan pembangunan dan mendukung transformasi Jakarta.

"Penetapan visi Jakarta sebagai Kota Global dan Pusat Perekonomian Nasional membutuhkan pembangunan infrastruktur kota yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (2/10).

Ranperda pertama mengatur pembentukan Dana Cadangan Daerah sebesar Rp5,6 triliun. Dana itu dialokasikan secara bertahap melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Dana tersebut disiapkan untuk membiayai pembangunan prasarana jangka panjang. Kebutuhan anggaran proyek semacam itu tidak dapat dibebankan dalam satu tahun anggaran.

"Pembentukan Dana Cadangan Daerah bersumber dari APBD, antara lain dari surplus APBD dan/atau penyisihan penerimaan daerah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," kata Pramono.

Ranperda kedua mengatur perubahan bentuk badan hukum Perumda Air Minum Jaya menjadi PT Air Minum Jaya (Perseroda). Penyesuaian kelembagaan ini disiapkan untuk mendukung target cakupan layanan air minum perpipaan 100 persen pada 2029.

Untuk mencapai target tersebut, kebutuhan investasi diperkirakan mencapai Rp27,8 triliun. Pramono menyebut modal dasar PAM Jaya akan ditingkatkan dari Rp5,4 triliun menjadi Rp19,2 triliun.

"Ranperda ini diharapkan dapat memberi kepastian hukum dan ruang permodalan yang memadai bagi Perseroan dalam mendukung pengembangan pelayanan air minum di Jakarta," tegas dia.

Ia menambahkan, modal disetor perusahaan tersebut ditetapkan sebesar Rp4,8 triliun. Peningkatan modal itu menjadi bagian dari penguatan kapasitas perusahaan.

Ranperda ketiga menyasar penguatan PT Bank DKI. Perusahaan itu akan berganti nama menjadi PT Bank Jakarta (Perseroda).

Modal dasar bank tersebut direncanakan naik dari Rp11,5 triliun menjadi Rp26 triliun. Penambahan modal itu ditujukan untuk mendukung pengembangan usaha dan penyaluran kredit secara berkelanjutan.

"Sebagai bagian dari penguatan kelembagaan dan kapasitas, dilakukan perubahan nama PT Bank DKI menjadi Bank Jakarta serta penyesuaian bentuk badan hukum menjadi Perseroan Terbatas Perseroda, sehingga menjadi PT Bank Jakarta (Perseroda)," jelas Pramono.

Ranperda keempat mengatur perubahan bentuk hukum PT Transportasi Jakarta menjadi PT Transportasi Jakarta (Perseroda). Perubahan ini sekaligus memperluas ruang lingkup usaha perusahaan.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/gubernur-dki-siapkan-penguatan-bumd-lewat-empat-ranperda-strategis-59c18096/.

Baca juga

Wamenlu Havas usul MoU kemitraan mineral hijau RI-Chile

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Arif Havas Oegroseno mengusulkan penyusunan nota kesepahaman (MoU) Green Minerals Partnership antara Indonesia dan Chile untuk memperkuat kerja sama bidang energi dan mineral kritis.

Antara

Semua berita Nasional