Lewati ke konten

Rabu, 7 Oktober 20262927 berita

Harga Perak Antam Hari Ini 2 Oktober 2026 Naik Rp 150Alarm Kematian El Nino di RI, Benarkah Belasan Ribu Terancam Tewas?Mediasi Audi Marissa dan Anthony Xie Resmi Gagal, Kuasa Hukum: Pintu Rujuk Masih TerbukaRUU Pelindungan Ketenagakerjaan Atur Dana Cadangan Pesangon hingga Larangan Tahan IjazahDulu Buka Jalan Cawapres, Almas Kini Minta DPR Proses Makzulkan GibranCristiano Ronaldo Ungkap Alasan Tinggalkan Timnas Portugal, Klaim Jorge Jesus Ingkar JanjiSegini Hadiah Timnas Indonesia Usai Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026Menko Sugino minta Menpora hitung kebutuhan tambahan bonus bagi atletMasalah Kualitas, As Roda Chery Omoda 5 Copot Terjadi di MalaysiaHaji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara
Ekonomi

Harga Perak Antam Hari Ini 2 Oktober 2026 Naik Rp 150

Liputan6 Bisnis 4 menit baca 703 kata
Harga Perak Antam Hari Ini 2 Oktober 2026 Naik Rp 150 — gambar dari Liputan6 Bisnis
Gambar dari Liputan6 Bisnis. Ringkasan oleh Zona News.

Liputan6.com, Jakarta - Harga perak PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menguat pada perdagangan Jumat, (2/10/2026). Harga perak Antam hari ini mengikuti harga perak dunia.

Mengutip laman logammulia.com, harga perak Antam naik Rp 150 menjadi Rp 40.750. Pada perdagangan sebelumnya, harga perak Antam ditetapkan Rp 40.600.

Antam menawarkan perak batangan 250 gram, 500 gram dan perak butiran murni 99,95%. Harga perak Antam batangan 250 gram ditawarkan Rp 10.712.500 dan perak Antam ukuran 500 gram ditetapkan Rp 20.500.000.

Lalu bagaimana harga perak dunia?

Mengutip laman tradingeconomics, harga perak naik 0,98% menjadi US$ 61,09.

Harga perak sempat turun ke kisaran US$ 60,5 per ons pada Jumat pekan ini, dan diperkirakan mencatat penurunan mingguan hampir 6%, tertekan oleh kenaikan harga minyak di tengah kekhawatiran potensi eskalasi konflik Amerika Serikat (AS)-Iran.

Selain itu, logam mulia ini juga menghadapi tekanan akibat penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Sementara itu, investor juga mencermati komentar terbaru the Federal Reserve dan menantikan laporan ketenagakerjaan penting AS.

Harga minyak naik seiring pertimbangan AS untuk mengerahkan tambahan kapal induk dan 10.000 personel militer ke Timur Tengah, yang meningkatkan risiko gangguan lebih lanjut terhadap pasokan energi kawasan serta tekanan inflasi baru.

Sementara itu, investor menantikan laporan ketenagakerjaan AS pada September yang dapat memengaruhi ekspektasi mengenai arah kebijakan The Fed. Presiden The Fed wilayah Minneapolis, Neel Kashkari, menyatakan, belum jelas seberapa tinggi suku bunga harus dinaikkan untuk mengendalikan inflasi.

Ia juga menegaskan The Fed harus mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengembalikan inflasi ke tingkat targetnya.

Harga Emas Dunia Sebelumnya, harga emas cenderung stabil pada perdagangan Kamis, 1 Oktober 2026 (Jumat pagi Jakarta). Harga emas dunia yang menguat tipis seiring tekanan akibat dolar Amerika Serikat (AS) yang menguat dan imbal hasil atau yield obligasi pemerintah AS yang tinggi, diimbangi oleh data inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan. Hal ini mengurangi spekulasi mengenai kenaikan suku bunga the Federal Reserve (the Fed) pada Oktober 2026.

Mengutip CNBC, Jumat (2/10/2026), harga emas spot naik tipis 0,4% menjadi US$ 4.171,19 per ons pada pukul 14.19 EDT, sementara kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember menguat 0,4% menjadi US$ 4.205,10. Harga emas sempat turun lebih dari 6% pada September 2026.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun mencapai level tertinggi dalam lebih dari dua dekade, sehingga meningkatkan biaya peluang (opportunity cost) dalam memegang emas. Di sisi lain, dolar yang lebih kuat membuat emas yang diperdagangkan dalam mata uang AS, menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/harga-perak-antam-hari-ini-2-oktober-2026-naik-rp-150-9bba93f7/.

Baca juga

Haji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara

Haji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara Jakarta, CNBC Indonesia - Aksi korporasi antar dua konglomerat, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) milik Low Tuck Kwong dengan PT Jhonlin Baratama milik Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam masih berlanjut.

CNBC Indonesia

Semua berita Ekonomi