Lewati ke konten

Rabu, 7 Oktober 20262728 berita

Jalur pendakian Senaru Gunung Rinjani kembali dibukaThe Future Fest 2026 perluas akses pendidikan tinggiFictor Roring nilai jumlah laga IBL All Indonesian harus lebih banyakMarc Marquez: Tolong Doakan Saya Finis di MotoGP Mandalika 2026Menteri PKP pastikan program bedah rumah di Bandung tepat sasaranEgy Maulana Vikri bersyukur akhirnya bisa antar Timnas Indonesia juaraRelawan Gibran Sujud Syukur Usai MK Tak Terima Gugatan Denny Indrayana DkkKejagung siapkan 34 JPU untuk sidang perdana Febrie AdriansyahMK putuskan gugatan terhadap ijazah Wapres Gibran tidak diterimaClaresta Taufan sebut tema film "Bapak Paling Jujur" bikin deg-degan
Nasional

Jalur pendakian Senaru Gunung Rinjani kembali dibuka

Antara 1 menit baca 263 kata
Jalur pendakian Senaru Gunung Rinjani kembali dibuka — gambar dari Antara
Gambar dari Antara. Ringkasan oleh Zona News.

Mataram (ANTARA) - Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Nusa Tenggara Barat (TNGR) menyatakan jalur pendakian Senaru Kabupaten Lombok Utara menuju Gunung Rinjani kembali dibuka setelah sebelumnya ditutup sementara dampak kebakaran hutan di kawasan tersebut.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai TNGR Astekita Ardiarsito di Mataram, Sabtu mengatakan setelah melalui proses pemadaman kebakaran hutan serta evaluasi dan assessmen bersama stakeholder, jalur wisata pendakian Senaru Taman Nasional Gunung Rinjani dinyatakan dapat dibuka kembali.

"Jalur pendakian Senaru dibuka kembali mulai 3 Oktober 2026," katanya.

Ia menjelaskan pembukaan dilakukan setelah dipastikan kondisi api telah padam serta dilakukan pengecekan terhadap sarana dan prasarana pendakian demi keamanan dan keselamatan pengunjung.

"Para wisatawan yang akan melakukan pendakian bisa melakukan registrasi secara online melalui aplikasi eRinjani," ujarnya.

Sebelumnya, kebakaran hutan di jalur pendakian Senaru dan Torean mengakibatkan kebakaran permukaan dengan bahan bakar hutan cemara gunung, semak belukar, perdu, rumput, savana pegunungan, dedaunan kering, dan vegetasi bawah lainnya.

"Berdasarkan pemantauan sementara sampai 29 September 2026, luas areal terdampak mencapai 1.098,75 hektare dan tidak terdapat titik api baru/meluas," katanya.

"Angka masih estimasi sementara dan akan diperbarui berdasarkan pemantauan lapangan, dokumentasi drone, dan verifikasi batas areal," ujarnya.

Ia mengatakan pemantauan kondisi kebakaran di kawasan tersebut dilakukan via drone dari jarak 350 meter. Titik api tersisa berupa pohon berdiri yang sudah terbakar sebelumnya, dalam kondisi terisolasi dan tidak merambat.

"Tim tetap siaga antisipasi penyalaan kembali. Pengawasan diperkuat via patroli dan pemeriksaan barang bawaan," katanya.

Kebakaran hutan di Bukit Setampol, Resor Torean, Gunung Rinjani Lombok tersebut terjadi pada Selasa, 22 September 2026.

untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/jalur-pendakian-senaru-gunung-rinjani-kembali-dibuka-22a66a0d/.

Baca juga

Semua berita Nasional