Lewati ke konten

Rabu, 7 Oktober 20262927 berita

Jusuf Hamka Usai Dilantik Jadi Wantimpres: Rezeki Anak JalananAlarm Kematian El Nino di RI, Benarkah Belasan Ribu Terancam Tewas?Mediasi Audi Marissa dan Anthony Xie Resmi Gagal, Kuasa Hukum: Pintu Rujuk Masih TerbukaRUU Pelindungan Ketenagakerjaan Atur Dana Cadangan Pesangon hingga Larangan Tahan IjazahDulu Buka Jalan Cawapres, Almas Kini Minta DPR Proses Makzulkan GibranCristiano Ronaldo Ungkap Alasan Tinggalkan Timnas Portugal, Klaim Jorge Jesus Ingkar JanjiSegini Hadiah Timnas Indonesia Usai Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026Menko Sugino minta Menpora hitung kebutuhan tambahan bonus bagi atletMasalah Kualitas, As Roda Chery Omoda 5 Copot Terjadi di MalaysiaHaji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara
Ekonomi

Jusuf Hamka Usai Dilantik Jadi Wantimpres: Rezeki Anak Jalanan

Liputan6 News 2 menit baca 483 kata
Jusuf Hamka Usai Dilantik Jadi Wantimpres: Rezeki Anak Jalanan — gambar dari Liputan6 News
Gambar dari Liputan6 News. Ringkasan oleh Zona News.

Liputan6.com, Jakarta - Pengusaha Jusuf Hamka menyampaikan rasa syukur karena dilantik Presiden Prabowo Subianto menjadi salah satu anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Terlebih, banyak tokoh hebat dari berbagai latar belakang politik, militer, hingga ekonomi yang turut dilantik Prabowo menjadi Wantimpres.

"Rezeki anak saleh, anak jalanan. Alhamdulillah," kata Jusuf Hamka kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Dia mengaku baru dihubungi Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya pada Jumat pagi pukul 06.35 WIB. Kendati terkejut, Jusuf Hamka menyebut dirinya tak memiliki alasan untuk menolak tawaran menjadi Wantimpres.

"Di telepon Pak Seskab. Saya kaget, saya cuma bilang Alhamdulillah Pak, negara mempercayai saya. Betul Bapak Presiden minta? Siap, kalau sudah diminta oleh negeri, tidak boleh ditolak dan kita harus berbakti kepada negeri," tutur Jusuf Hamka.

Sebagai informasi, Jusuf Hamka dikenal sebagai pemilik PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP). PT tersebut ikut berperan dalam pembuatan jalan tol Cawang-Tanjung Priok. Jusuf Hamka juga merupakan salah satu pengusaha terkaya di Indonesia dalam bisnis pada bidang jalan tol.

Tak hanya itu, dia juga memiliki jabatan di berbagai perusahaan di Indonesia, seperti menjadi Komisaris Utama PT Mandara Permai, Komisaris PT Indosiar Visual Mandiri, dan perusahaan lainnya.

26 Tokoh Jadi Anggota Wantimpres Sebelumnya, Presiden Prabowo resmi melantik 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara Jakarta, Jumat (2/10/2026). Dewan Pertimbangan Presiden diisi oleh sejumlah tokoh yang berpengalaman di bidangnya masing-masing.

Adapun mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno ditunjuk sebagai Ketua merangkap anggota Wantimpres.

Sementara itu, mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa ditunjuk sebagai wakil ketua. Kemudian, Muhammad Qodari sebagai sekretaris.

Anggota Dewan Pertimbangan lainnya yakni, istri Presiden keempat RI, Shinta Nuriyah Wahid, mantan Menko Politik dan Keamananf Budi Gunawan, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman, tokoh agama Quraish Shihab, mantan Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf.

Ada pula aktivis Rocky Gerung, Margarito Kamis, Dato Sri Tahir (Mayapada Group), Chairul Tanjung (CT Group). Kemudian, ada nama mantan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan.

Berikut 26 tokoh yang dilantik Prabowo menjadi Dewan Pertimbangan Presiden:

1. Pratikno, sebagai Ketua merangkap anggota;

2. Muhammad Hatta Rajasa, sebagai Wakil Ketua merangkap anggota;

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/jusuf-hamka-usai-dilantik-jadi-wantimpres-rezeki-anak-jalanan-67a018a7/.

Baca juga

Haji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara

Haji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara Jakarta, CNBC Indonesia - Aksi korporasi antar dua konglomerat, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) milik Low Tuck Kwong dengan PT Jhonlin Baratama milik Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam masih berlanjut.

CNBC Indonesia

Semua berita Ekonomi