Korlantas Siapkan Kendaraan Penindak ODOL Berkamera dan Timbangan WIM
Korlantas Polri menyiapkan kendaraan khusus untuk memperkuat penindakan over dimension dan over loading (ODOL). Kendaraan itu dibekali sejumlah kamera, teknologi Weigh-in-Motion (WIM), serta terintegrasi dengan sistem ETLE Nasional.
Kendaraan yang masuk kategori alat material khusus (almatsus) penegakan hukum kejahatan lalu lintas (Jatanlin) itu dicek langsung kesiapannya oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol Wibowo di Lapangan NTMC Polri, Kamis (1/10).
Wibowo didampingi Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol I Made Agus Prasetya dan Penata Kebijakan Kapolri Utama TK II Korlantas Polri Brigjen Pol Aries Syahbudin.
"Kita baru saja melaksanakan pemeriksaan dan pengecekan almatsus Korlantas Polri berupa kendaraan dinas yang akan digunakan untuk kegiatan penegakan hukum tindak pidana lalu lintas secara bergerak, khususnya dengan sasaran pelanggaran atau tindak pidana over dimension dan over loading," kata Wibowo dalam keterangan resmi Korlantas Polri.
Menurut Wibowo, penanganan ODOL tidak hanya berkaitan dengan pelanggaran lalu lintas. Kendaraan dengan dimensi dan muatan berlebih juga berpotensi mengganggu keselamatan, memicu kecelakaan, hingga berdampak pada ketahanan infrastruktur jalan.
Kendaraan tersebut dilengkapi kamera ANPR untuk membaca registrasi kendaraan, kamera axle untuk membaca jumlah sumbu dan dimensi, serta kamera surveillance untuk merekam proses pemeriksaan.
Ada pula teknologi WIM yang menurut Korlantas dapat digunakan untuk menimbang muatan dan dimensi kendaraan.
Lewat integrasi dengan ETLE Nasional, data dan bukti hasil pemeriksaan di lapangan dapat dikelola lebih terintegrasi untuk mendukung proses penindakan.
"Langkah-langkah kami dalam rangka pemeriksaan, termasuk penindakan pelanggaran atau tindak pidana di bidang lalu lintas akan semakin cepat, mudah, dan juga didukung oleh bukti yang kuat serta dapat dipertanggungjawabkan," ujar Wibowo.
Disebar ke empat Polda Korlantas menyiapkan lima unit almatsus untuk penindakan ODOL. Satu unit dioperasikan Korlantas Polri, sedangkan empat lainnya didistribusikan ke Polda Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.
Wibowo mengatakan distribusi itu mempertimbangkan data wilayah yang memiliki potensi tindak pidana ODOL.
Korlantas juga telah melatih personel yang akan mengoperasikan kendaraan tersebut, mulai dari penggunaan perangkat dan aplikasi, mekanisme pemeriksaan, hingga proses penindakan.
Pemerintah sebelumnya menetapkan kebijakan zero ODOL berlaku efektif mulai 1 Januari 2027. Wibowo mengimbau para pengusaha, asosiasi, dan pengemudi mematuhi ketentuan mengenai dimensi dan muatan kendaraan.
"Target yang ingin kita capai bersama bukan hanya sekadar meningkatkan jumlah pelanggaran, tetapi bagaimana kita bisa sama-sama mendorong peningkatan kepatuhan akan keselamatan lalu lintas menuju Zero ODOL 2027," pungkas Wibowo.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/korlantas-siapkan-kendaraan-penindak-odol-berkamera-dan-timbangan-wim-705f224a/.
Baca juga
Fictor Roring nilai jumlah laga IBL All Indonesian harus lebih banyak
Jakarta (ANTARA) - Legenda bola basket Indonesia Fictor Gideon Roring menilai jumlah pertandingan Indonesian Basketball League (IBL) All Indonesian perlu ditambah agar pemain lokal memperoleh menit bermain lebih banyak, sekaligus mendukung kebutuhan timnas putra Indonesia secara…
Luca Marini Belajar dari Pengalaman Antisipasi Cuaca Buruk MotoGP Indonesia 2026
Liputan6.com, Jakarta - Pembalap Honda HRC Castrol Luca Marini percaya diri menghadapi MotoGP Indonesia 2026 di Mandalika yang berlangsung 9-11 Oktober mendatang. Meski ada kemungkinan cuaca tidak bersahabat, Marini mengaku sudah belajar dari pengalaman di GP Jepang kemarin.
Persija Jakarta jaga kebugaran untuk hadapi jadwal padat
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong menjelaskan tim asuhannya terus berusaha menjaga kebugaran untuk menghadapi jadwal padat yang mereka hadapi pada Oktober ini.
Timnas Indonesia Masuki Era Baru, Piala Asia 2027 Jadi Harapan
FIFA ASEAN Cup 2026 Timnas Indonesia Masuki Era Baru, Piala Asia 2027 Jadi Harapan Juara ASEAN Cup 2026 jadi awal era baru Timnas Indonesia. Calvin Verdonk dan kolega kini menatap tantangan besar di Piala Asia 2027.