Lisa Reideka Ungkap Cara Adaptasi Home Sweet Loan ke Musikal: Lebih Fun tapi Tetap Relatable
- Musikal "Home Sweet Loan" adaptasi novel/film, hadirkan makna pulang lebih menyenangkan.
- Pentas ini menampilkan dua Kaluna, merepresentasikan beragam interpretasi arti pulang.
- Proses adaptasi tiga bulan, banyak penyesuaian dari film ke panggung musikal.
Liputan6.com, Jakarta - Setelah diangkat ke dalam medium film, adaptasi dari novel Almira Bastari ini kini dibawa ke atas panggung musikal dengan tajuk Home Sweet Loan The Musical. Pentas garapan Lisa Reideka ini menghadirkan perjalanan Kaluna dalam menemukan makna pulang.
Co-Founder Jakarta Art House tersebut pun mengatakan dirinya berusaha menghadirkan cerita yang tetap dekat dengan penonton, tetapi dengan pendekatan yang lebih menyenangkan melalui medium musikal.
“Intisari itu kita masukkan ke dalam musikal ini tapi dengan medium yang mungkin di filmnya lebih syahdu, tapi di musikal ini kita buat untuk menertawakan kehidupan. Dibikin lebih fun,” ujarnya dalam Gala Show Home Sweet Loan The Musical di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada Rabu (30/9/2026).
Pemilik nama asli Dina Lisa Reideka itu juga menambahkan meski dikemas lebih menyenangkan, ia tetap berusaha mempertahankan sisi cerita yang dekat dengan kehidupan penonton.
“Kita enggak mau membuat itu terlihat kayak karikatur karena kita tetap mau ceritanya itu relatable, jadi kita bikin dalam versi menertawakan kehidupan,” tutur Lisa.
Memiliki Dua Pemeran Kaluna Berbeda dengan filmnya yang hanya memiliki satu karakter Kaluna, di panggung musikal ini ada dua Kaluna dengan interpretasinya masing-masing akan makna dari pulang.
“Tapi yang berbeda adalah di musikal ini kita punya dua Kaluna. Di mana kalau di film hanya satu Kaluna, di musikal kita punya dua Kaluna. Kenapa juga dua Kaluna karena dua Kaluna itu sendiri menggambarkan wajah-wajah Kaluna di luar sana tuh banyak,” ungkap Lisa.
Ia pun mengatakan kedua pemerannya memiliki pendekatan masing-masing dalam menghidupkan karakter Kaluna, meski tetap berpegang pada skrip yang sama.
“Dua-duanya bagus banget dan tidak ada bedanya dari segi skrip dan semuanya, tapi mereka berdua punya perspektif dan choice yang berbeda,” tambahnya.
Tantangan Adaptasi Film ke Musikal Ia juga mengungkapkan bagaimana tantangan mengadaptasi cerita dari film ke dalam medium musikal yang memiliki kebutuhan berbeda.
“Prosesnya itu tiga bulan dan banyak banget up and downs. Banyak juga kayak misalnya yang di film works di film namun tidak di panggung, tapi ada juga yang di panggung itu bisa kita ambil yang dari film. Jadi banyak banget adjustment-adjustment yang terjadi hingga sampainya gala show ini,” ungkapnya.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/lisa-reideka-ungkap-cara-adaptasi-home-sweet-loan-ke-musikal-lebih-9d786e51/.
Baca juga
Kenapa Seprai Hotel Ditata Sangat Ketat? Ternyata Ini Alasannya
Kenapa Seprai Hotel Ditata Sangat Ketat? Ternyata Ini Alasannya Seprai hotel yang ditata sangat ketat ternyata punya sejarah panjang dan berkaitan dengan kebersihan serta efisiensi.
Mensos Cek Kesiapan Operasional Dapur Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel
Menteri Sosial RI (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengecek kesiapan operasional dapur Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Sulawesi Selatan (Sulsel) di Kota Makassar. Dapur tersebut disiapkan untuk mendukung penyediaan makanan bergizi bagi siswa.
Alasan Berlliana Lovell Pilih Pelihara Tikus di Apartemen
JAKARTA - Aktris sekaligus selebgram Berlliana Lovell ternyata memiliki hobi yang terbilang unik. Alih-alih memilih anjing atau kucing, bintang film Ketok Mejik tersebut malah menjadikan seekor tikus sebagai binatang peliharaan.
Kenapa Seprai Hotel Selalu Berwarna Putih? Ternyata Ini Alasannya
Kenapa Seprai Hotel Selalu Berwarna Putih? Ternyata Ini Alasannya Seprai hotel hampir selalu berwarna putih. Ternyata pilihan ini berkaitan dengan kebersihan, laundry, dan kenyamanan tamu.