Momen Malaysia Sadar Gagal ke Final Gegara King Indo Ramai Dibahas
Timnas Malaysia selesai melawan Singapura beberapa menit lebih awal dari Timnas Indonesia saat laga FIFA ASEAN Cup Grup A. Tak disangka, kejutan dari King Indo datang.
Harimau Malaya berhasil membabat habis Singapura dengan skor 6-0, akan tetapi Indonesia tampil mati-matian di dengan dua skor tambahan di waktu tambahan yang hanya tujuh menit. Hasilnya, Indonesia mengantungi 9 skor dan mengikhlaskan Bangladesh mencetak dua gol.
Dikarenakan perbedaan waktu game, Timnas Malaysia sempat merayakan kemenangan mereka dan tentu saja wajar. Namun, ekspresi mereka berubah ketika pelatih dan tim di pinggir lapangan memberikan informasi: dipastikan Pasukan John Herdman lah yang akan masuk ke Final FIFA ASEAN Cup Grup A.
Meski begitu, timnas Malaysia akan tetap bermain di FIFA ASEAN Cup 2026 Bronze Final pada 5 Oktober mendatang.
Di X, 'King Indo' masih menduduki puncak trending topic Indonesia. Begitu juga tagar '#TimnasDay'. Menelusuri tweet yang ada, momen Malaysia menyadari kegagalan mereka ke final melalui tayangan di ponsel pun beseliweran.
"Momen saat pemain Malaysia sudah selebrasi karena mengira mereka akan lolos ke final karena Indonesia harus cetak 2 goal lagi. Staf pelatih Malaysia menyaksikan King Indo vs Bangladesh lewat streaming, pada akhirnya harus memberitahu para pemain jika mereka gagal lolos," kata netter membagikan cuplikan video tersebut.
"king indo to malay; issokey don't be sad bro," ujar yang lain.
"Scene gila pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 😭😭🤯🤯 Malaysia selebrasi, Indonesia lagi berantem sama Bangladesh 😂 Indonesia ke FINAL," seru @Ball_balan ID.
"biasakan nonton king indo sampe akhir😭," timpal @graceruszell.
Hujan gol semalam di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, membuat Indonesia dipastikan melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Memang, di akhirnya poin Indonesia dan Malaysia sama-sama 9 poin. Selisih gol sama-sama 9. Tapi, Indonesia unggul produktivitas gol dengan 11 berbanding 9.
Nah, dalam aturan tie-breaking FIFA ASEAN Cup, ada tiga hal yang dihitung untuk penentuan juara grup. Pertama jumlah poin, kedua selisih gol, ketiga produktivitas gol. Indonesia unggul pada poin ketiga.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/momen-malaysia-sadar-gagal-ke-final-gegara-king-indo-ramai-dibahas-776819c4/.
Baca juga
Fictor Roring nilai jumlah laga IBL All Indonesian harus lebih banyak
Jakarta (ANTARA) - Legenda bola basket Indonesia Fictor Gideon Roring menilai jumlah pertandingan Indonesian Basketball League (IBL) All Indonesian perlu ditambah agar pemain lokal memperoleh menit bermain lebih banyak, sekaligus mendukung kebutuhan timnas putra Indonesia secara…
Luca Marini Belajar dari Pengalaman Antisipasi Cuaca Buruk MotoGP Indonesia 2026
Liputan6.com, Jakarta - Pembalap Honda HRC Castrol Luca Marini percaya diri menghadapi MotoGP Indonesia 2026 di Mandalika yang berlangsung 9-11 Oktober mendatang. Meski ada kemungkinan cuaca tidak bersahabat, Marini mengaku sudah belajar dari pengalaman di GP Jepang kemarin.
Persija Jakarta jaga kebugaran untuk hadapi jadwal padat
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong menjelaskan tim asuhannya terus berusaha menjaga kebugaran untuk menghadapi jadwal padat yang mereka hadapi pada Oktober ini.
Timnas Indonesia Masuki Era Baru, Piala Asia 2027 Jadi Harapan
FIFA ASEAN Cup 2026 Timnas Indonesia Masuki Era Baru, Piala Asia 2027 Jadi Harapan Juara ASEAN Cup 2026 jadi awal era baru Timnas Indonesia. Calvin Verdonk dan kolega kini menatap tantangan besar di Piala Asia 2027.