Lewati ke konten

Rabu, 7 Oktober 20262927 berita

Negara-Negara Arab Kecam Serangan ke Madinah, Provokasi ke IslamAlarm Kematian El Nino di RI, Benarkah Belasan Ribu Terancam Tewas?Mediasi Audi Marissa dan Anthony Xie Resmi Gagal, Kuasa Hukum: Pintu Rujuk Masih TerbukaRUU Pelindungan Ketenagakerjaan Atur Dana Cadangan Pesangon hingga Larangan Tahan IjazahDulu Buka Jalan Cawapres, Almas Kini Minta DPR Proses Makzulkan GibranCristiano Ronaldo Ungkap Alasan Tinggalkan Timnas Portugal, Klaim Jorge Jesus Ingkar JanjiSegini Hadiah Timnas Indonesia Usai Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026Menko Sugino minta Menpora hitung kebutuhan tambahan bonus bagi atletMasalah Kualitas, As Roda Chery Omoda 5 Copot Terjadi di MalaysiaHaji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara
Internasional

Negara-Negara Arab Kecam Serangan ke Madinah, Provokasi ke Islam

CNBC Indonesia 2 menit baca 321 kata
Negara-Negara Arab Kecam Serangan ke Madinah, Provokasi ke Islam — gambar dari CNBC Indonesia
Gambar dari CNBC Indonesia. Ringkasan oleh Zona News.

Negara-Negara Arab Kecam Serangan ke Madinah, Provokasi ke Islam Jakarta, CNBC Indonesia - Negara-negara Teluk dan sejumlah negara Muslim mengecam serangan drone Houthi yang menyasar gardu distribusi listrik Taiba di Madinah, Arab Saudi. Fasilitas tersebut memasok listrik untuk Masjid Nabawi, salah satu situs suci umat Islam.

Sekretaris Jenderal Dewan Kerja Sama Teluk (GCC)JasemAlbudaiwi menyebut serangan itu sebagai eskalasi serius sekaligus provokasi terhadap umat Islam. "Melampaui semua batas toleransi, merupakan provokasi nyata terhadap sentimen umat Islam di seluruh dunia," ujarAlbudaiwi dalam pernyataannya, seperti dikutip Arab News, Jumat (2/10/2026).

Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, dan Kuwait mengeluarkan kecaman terpisah terhadap serangan yang menurut otoritas Saudi dilakukan oleh kelompok Houthi yang didukung Iran pada Selasa dini hari. Albudaiwi menegaskan keamanan Arab Saudi dan situs-situs sucinya merupakan bagian tak terpisahkan dari keamanan kolektif negara-negara GCC.

Kementerian Luar Negeri UEA menyebut serangan tersebut sebagai "pelanggaran nyata" terhadap kedaulatan Arab Saudi sekaligus ancaman bagi keamanan dan stabilitas Kerajaan. Abu Dhabi juga menegaskan "solidaritas penuh" dengan Riyadh serta mendukung langkah Saudi untuk menjaga keamanan dan stabilitasnya.

Bahrain turut mengecam serangan itu sebagai pelanggaran hukum internasional dan hukum humaniter internasional serta "eskalasi berbahaya" yang menyentuh situs-situs suci Islam. Manama mendesak Dewan Keamanan PBB mengambil sikap tegas terhadap serangan Houthi yang berulang kali menyasar infrastruktur sipil dan situs keagamaan.

Kuwait juga menyatakan serangan terhadap infrastruktur sipil merupakan pelanggaran terhadap kedaulatan Saudi dan hukum internasional. Kementerian Luar Negeri Kuwait menegaskan keamanan Arab Saudi merupakan bagian tak terpisahkan dari keamanan Kuwait dan kawasan GCC.

Kecaman serupa datang dari Yordania dan Turki. Yordania menyebut serangan tersebut sebagai "pelanggaran nyata" terhadap kedaulatan Saudi, sedangkan Turki mengecam serangan Houthi terhadap infrastruktur yang mendukung operasional Masjid Nabawi.

Koalisi untuk Memulihkan Legitimasi di Yaman mengatakan penyelidikan, termasuk pemeriksaan puing-puing drone, telah memastikan keterlibatan Houthi dalam perencanaan dan pelaksanaan serangan.

Insiden tersebut terjadi ketika serangan Houthi terhadap Arab Saudi kembali meningkat, setelah kelompok itu sebelumnya juga berupaya meluncurkan drone ke arah Makkah yang berhasil dicegat.

(tfa/sef) [Gambas:Video CNBC]

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/negara-negara-arab-kecam-serangan-ke-madinah-provokasi-ke-islam-22cbd624/.

Baca juga

Penusukan di Sekolah Turki, 1 Siswa SMP Tewas

Seorang siswa sekolah menengah pertama (SMP) meninggal dunia dalam peristiwa penusukan di sebuah sekolah di ibu kota Istanbul, Turki, pada Selasa (6/10). Peristiwa itu terjadi di distrik Basaksehir, barat laut kota itu, sekitar pukul 08.40 waktu setempat.

CNN Indonesia

Semua berita Internasional