Lewati ke konten

Senin, 5 Oktober 20262062 berita

Pelatih Bangladesh Protes Durasi Tambahan Waktu Lawan IndonesiaLaboratorium pemikiran lingkar dalam PresidenHarga Minyak Dunia Turun ke US$101 usai G7 Lepas Cadangan DaruratPemerintah gulirkan sejumlah stimulus ekonomi untuk kuartal IV 2026Wamenlu Havas usul MoU kemitraan mineral hijau RI-ChilePrabowo Beri Tanda Kehormatan ke Sejumlah Tokoh TNI, Ini Daftar Lengkapnya!Modus Kuras Rekening Beredar di Sekitar MRT, Kenali TandanyaVideo: Houthi Klaim Serang Fasilitas Aramco di RiyadhPrabowo Beri Bintang Kehormatan ke Eks Menko Polkam hingga Panglima TNIJuara FIFA ASEAN Cup 2026: Penebusan Dosa John Herdman Bersama Timnas Indonesia
Olahraga

Pelatih Bangladesh Protes Durasi Tambahan Waktu Lawan Indonesia

CNN Olahraga 1 menit baca 263 kata
Pelatih Bangladesh Protes Durasi Tambahan Waktu Lawan Indonesia — gambar dari CNN Olahraga
Gambar dari CNN Olahraga. Ringkasan oleh Zona News.

Pelatih timnas Bangladesh, Thomas Dooley, menyampaikan protes soal durasi tambahan waktu saat menghadapi Timnas Indonesia pada laga penentuan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Kamis (1/10).

Dalam pertandingan itu, awalnya tampilan layar stadion dan alat penunjuk durasi yang dipegang wasit keempat, Yusuke Ohashi menunjukkan angka dua tanda periode dua menit untuk tambahan waktu.

Tak lama kemudian, wasit Nasruollo Kabirov asal Tajikistan mengoreksi durasi menjadi tujuh menit. Situasi ini jadi polemik meski dalam aturan Laws of The Game, wasit tengah berhak menambah durasi namun tak boleh menguranginya.

"Ketika awalnya diberikan tambahan waktu dua menit, tiba-tiba berubah menjadi tujuh menit setelah kami mencetak gol. Saya melihatnya sebagai sisi yang kurang baik bagi kami, artinya Indonesia mendapat waktu lebih panjang untuk mencetak satu atau dua gol lagi," kata Dooley dalam konferensi pers usai laga.

Bangladesh kalah 2-9 dalam laga tersebut. Kekecewaan disampaikan Thomas Dooley meski mampu menyarangkan dua gol ke gawang skuad Garuda.

"Karena itu, kami sedikit kecewa dengan beberapa keputusan yang dibuat.Bukan berarti keputusan tersebut tidak membantu kami dalam pertandingan, tetapi cara melihatnya memang berbeda. Kami melihatnya dari perspektif yang berbeda," ujarnya.

Kendati demikian, mantan asisten Jurgen Klinsmann di timnas Amerika Serikat itu ingin mengambil pelajaran berharga dari kegagalan di FIFA ASEAN Cup 2026. Sebagai tim anggota Federasi Sepak Bola Asia Selatan (SAFF), Bangladesh menjadikan undangan ikut turnamen di Asia Tenggara bekal penting.

"Kami harus menganalisis semuanya dan berbicara dengan para pemain mengenai apa yang mereka rasakan dari perbedaan level tersebut serta apa yang harus mereka pelajari dalam beberapa pekan ke depan sebelum turnamen SAFF dimulai," ucapnya.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/pelatih-bangladesh-protes-durasi-tambahan-waktu-lawan-indonesia-b952846f/.

Baca juga

Semua berita Olahraga