Lewati ke konten

Rabu, 7 Oktober 20262927 berita

Prancis vs Italia Berakhir 1-1, Rabiot Kagumi Gianluigi DonnarummaAlarm Kematian El Nino di RI, Benarkah Belasan Ribu Terancam Tewas?Mediasi Audi Marissa dan Anthony Xie Resmi Gagal, Kuasa Hukum: Pintu Rujuk Masih TerbukaRUU Pelindungan Ketenagakerjaan Atur Dana Cadangan Pesangon hingga Larangan Tahan IjazahDulu Buka Jalan Cawapres, Almas Kini Minta DPR Proses Makzulkan GibranCristiano Ronaldo Ungkap Alasan Tinggalkan Timnas Portugal, Klaim Jorge Jesus Ingkar JanjiSegini Hadiah Timnas Indonesia Usai Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026Menko Sugino minta Menpora hitung kebutuhan tambahan bonus bagi atletMasalah Kualitas, As Roda Chery Omoda 5 Copot Terjadi di MalaysiaHaji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara
Olahraga

Prancis vs Italia Berakhir 1-1, Rabiot Kagumi Gianluigi Donnarumma

Liputan6 Bola 2 menit baca 352 kata
Prancis vs Italia Berakhir 1-1, Rabiot Kagumi Gianluigi Donnarumma — gambar dari Liputan6 Bola
Gambar dari Liputan6 Bola. Ringkasan oleh Zona News.

Liputan6.com, Jakarta - Adrien Rabiot menyoroti aksi Gianluigi Donnarumma usai Prancis bermain imbang 1-1 melawan Italia pada UEFA Nations League, Sabtu (3/10/2026) dini hari WIB. Dikutip dari Football Italia, gelandang Les Bleus itu menyebut kiper Gli Azzurri tampil menentukan di Stade de France.

Italia justru menciptakan sejumlah peluang terbaik pada babak pertama. Namun, Prancis membuka keunggulan melalui tendangan bebas Michael Olise yang membentur bagian bawah mistar sebelum melewati garis gawang.

Alessandro Bastoni kemudian menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan kesalahan Lucas Da Cunha. Pertandingan tetap sengit hingga akhir, terlebih setelah Dayot Upamecano menerima kartu merah yang membuat tuan rumah menutup laga dengan 10 pemain.

Rabiot Puji Aksi Penyelamatan Donnarumma Rabiot menilai Italia tampil sangat baik dan mampu memberi perlawanan serius di Paris. Ia bahkan mengakui Prancis beruntung karena Gianluigi Donnarumma berulang kali mematahkan peluang berbahaya.

"Italia bermain sangat baik, kami mendominasi pada beberapa momen dan seharusnya menang jika bukan karena Gigio yang luar biasa. Dia melakukan tiga atau empat penyelamatan yang luar biasa," ujar Rabiot kepada Sky Sport Italia.

Gelandang yang kini membela AC Milan itu juga mengapresiasi mentalitas Gli Azzurri, terutama mengingat mereka sebelumnya menelan kekalahan 0-2 dari Belgia di kandang sendiri.

Italia Menjawab Usai Kekalahan dari Belgia Semangat yang ditunjukkan Italia di Paris mendapat apresiasi dari Rabiot. Gli Azzurri sempat berada dalam ancaman degradasi Nations League, tetapi bangkit lewat kemenangan telak 4-1 atas Turki sebelum menahan Prancis.

"Dalam hal semangat, Italia sangat mengesankan. Ini bukan sesuatu yang bisa dianggap remeh setelah pertandingan pertama melawan Belgia," kata Rabiot.

Bagi Prancis, hasil imbang ini juga memberi catatan baru. Itu merupakan gol pertama yang mereka kebobolan sejak Zinedine Zidane mengambil alih kursi pelatih, setelah sebelumnya menorehkan dua kemenangan tandang 1-0.

Rabiot: Prancis Masih Perlu Berbenah Rabiot mengaku kecewa gagal meraih kemenangan, tetapi melihat banyak hal positif dari permainan Les Bleus.

Menurutnya, tim menjalankan instruksi Zinedine Zidane, terutama dalam menerapkan tekanan tinggi dan merebut bola cepat di area pertahanan lawan.

"Kami menciptakan banyak peluang dan saya pikir kami pantas mendapatkan lebih. Itu juga yang dikatakan pelatih di ruang ganti. Namun, kami senang dengan pendekatan yang kami tunjukkan," tutur Rabiot.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/prancis-vs-italia-berakhir-1-1-rabiot-kagumi-gianluigi-donnarumma-e68150e7/.

Baca juga

Pio Esposito: Dua Tahun Lalu di Serie B, Kini Andalan Italia

Pio Esposito kini telah menjelma sebagai salah satu striker tertajam milik Italia. Dua tahun lalu, dia padahal cuma bermain di Serie B. Penyerang tengah itu telah mencetak tujuh gol hanya dalam 13 penampilan untuk tim senior Azzurri sejak melakukan debutnya pada September 2025.

Detik Sport

Semua berita Olahraga