Revisi UU LLAJ, Ojol Bakal Masuk Kategori Transportasi
Pemerintah dan DPR berencana memasukkan ojek online atau ojol ke dalam kategori transportasi melalui revisi Undang-Undang (UU) Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027.
Dudy mengatakan pemerintah telah menyerahkan daftar inventarisasi masalah (DIM) terkait hal tersebut kepada Komisi V DPR. Selanjutnya, Kementerian Perhubungan akan menindaklanjuti masukan DPR terkait DIM tersebut.
"Kita usahakan secepat mungkin, karena ini kan masuk dalam prolegnas tahun 2026, jadi harapannya tahun ini bisa segera diselesaikan. Harapan kami 2026 ini bisa selesai, sehingga bisa dilaksanakan pada tahun 2027," ungkap Dudy melansir detik, Kamis (1/10).
Dalam kesempatan terpisah, Dudy mengatakan pemerintah telah menyetujui sejumlah usulan DPR dalam DIM revisi UU LLAJ.
Dalam DIM pemerintah, terdapat 55 pasal yang diubah dan 28 pasal baru yang disisipkan. Sementara usulan DPR mencakup 89 pasal diubah, 56 pasal baru disisipkan, lima pasal dihapus, dua judul dalam BAB diubah, satu BAB baru, serta dua penjelasan atas pasal diubah.
Pemerintah juga menyetujui usulan DPR terkait tiga pembinaan dan penyelenggaraan LLAJ dengan menambahkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Kesehatan, serta Kementerian Komunikasi dan Digital.
"Pemerintah menyetujui usulan DPR RI terkait rumusan Bab IV dan Bab V yang mengatur mengenai pembinaan dan BAB penyelenggaraan lalu lintas angkutan jalan dengan menambahkan tiga kementerian baru sebagai instansi pembina dan penyelenggara," ungkap Dudy.
Pada aspek kelembagaan, ketiga kementerian tersebut akan masuk dalam pembinaan dan penyelenggaraan lalu lintas.
Selain itu, pemerintah menyetujui pengaturan jenis kendaraan bermotor dalam UU LLAJ. Pengaturannya meliputi kendaraan perseorangan, kendaraan umum, kendaraan untuk layanan angkutan dengan syarat tertentu, serta kendaraan berdasarkan sumber tenaga penggerak.
Aturan tersebut juga mencakup pengembangan teknologi kemudi dan kendaraan otonom yang mencakup ojol.
Khusus transportasi berbasis platform digital, pemerintah menyetujui usulan DPR untuk menambahkan Bab XIII A. Bab baru tersebut mengatur angkutan sewa khusus serta angkutan terbatas menggunakan sepeda motor untuk angkutan orang, pengantaran barang dan makanan.
"Terkait transportasi berbasis platform digital, Pemerintah menyetujui usulan DPR RI terkait penambahan Bab XIII A dengan materi muatan yang mengatur mengenai angkutan sewa khusus serta angkutan terbatas menggunakan sepeda motor untuk angkutan orang, pengantaran barang dan makanan," jelasnya.
Kata dia ojol akan memiliki pengaturan yang lebih spesifik dalam kerangka UU LLAJ apabila revisi tersebut disahkan.
Selain soal ojol, revisi UU LLAJ juga mencakup pengaturan terhadap kendaraan angkutan barang yang mengalami kelebihan dimensi dan muatan atau Over Dimension Over Loading (ODOL).
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/revisi-uu-llaj-ojol-bakal-masuk-kategori-transportasi-8a85e2df/.
Baca juga
Cristiano Ronaldo Ungkap Alasan Tinggalkan Timnas Portugal, Klaim Jorge Jesus Ingkar Janji
HERALD.ID – Cristiano Ronaldo buka suara mengenai keputusannya meninggalkan pemusatan latihan Timnas Portugal di tengah persiapan menghadapi Denmark pada UEFA Nations League 2026/27. Kapten Portugal itu menyebut pelatih Jorge Jesus telah mengingkari janji kepadanya.
Segini Hadiah Timnas Indonesia Usai Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
SEGINI hadiah Timnas Indonesia usai kalahkan Timnas Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026. Nominalnya sungguh menggiurkan!
Agenda Timnas Indonesia usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Timnas Indonesia menatap dua laga penting pada kalender internasional pada November setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
Pio Esposito: Dua Tahun Lalu di Serie B, Kini Andalan Italia
Pio Esposito kini telah menjelma sebagai salah satu striker tertajam milik Italia. Dua tahun lalu, dia padahal cuma bermain di Serie B. Penyerang tengah itu telah mencetak tujuh gol hanya dalam 13 penampilan untuk tim senior Azzurri sejak melakukan debutnya pada September 2025.