Shell Kembali Puncaki Pasar Pelumas Dunia
Liputan6.com, Jakarta - Shell Lubricants mencatatkan pencapaian yang cukup positif, dengan menjadi pemasok pelumas global dengan penjualan terbesar di dunia untuk ke-20 kalinya.
Pencapaian selama dua dekade yang mencerminkan kepemimpinan industri ini, diakui dalam edisi terbaru laporan Kline & Company, Global Lubricants: Market Analysis and Assessment.
Dalam laporan tersebut, yang mencakup seluruh pasar negara konsumen pelumas utama di dunia, berbagai segmen pasar, jenis produk, dan formulasinya, Shell mempertahankan posisinya sebagai pemasok pelumas global terkemuka untuk pelumas dan cairan (fluida) otomotif maupun industri.
Shell juga tetap menempati peringkat nomor satu di tiga kategori utama pelumas yang dimonitor oleh Kline, yaitu otomotif konsumen (consumer automotive), otomotif komersial (commercial automotive), dan industri (industrial).
Jason Wong, Global Executive Vice President Shell Lubricants menjelaskan, penghargaan yang diterima Sheel, bukan sekedar mempertahankan posisi, tapi tentang 20 tahun fokus yang konsisten untuk terus membangun momentum bagi bisnis dan para pelanggan.
"Penghargaan ini mencerminkan dedikasi tim kami selama dua dekade, dalam menyediakan solusi pelumas dan cairan yang tepat untuk membantu mengelola gesekan dan panas, guna mendukung kebutuhan pelanggan kami di segmen otomotif konsumen, otomotif komersial, dan industri," jelas Jason Wang, dalam keterangan resmi, Kamis (1/10/2026).
Jason Wong melanjutkan, selama 20 tahun terakhir, berbagai inovasi perusahaan telah membantu meningkatkan kinerja pengendara sehari-hari, sektor-sektor industri yang vital, hingga mesin Formula 1.
"Kami bangga dapat mendukung kemajuan dunia melalui merek, teknologi, dan sumber daya manusia kami. Kini, fokus kami tertuju pada masa depan, memastikan kami terus memainkan peran terdepan dalam menyediakan solusi pelumas dan cairan untuk menjawab kebutuhan masa depan," tegasnya.
Komitmen Perusahaan Sementara itu, bagi Shell Indonesia, pencapaian Shell Lubricants sebagai pemimpin pasar pelumas global ini juga merefleksikan komitmen perusahaan untuk terus mengembangkan bisnis pelumas Shell, yang telah memasuki dekade ketiga di Indonesia.
"Fondasi keberhasilan ini berakar pada kepercayaan pelanggan pelumas di berbagai sektor; mulai dari segmen kendaraan, transportasi komersial, hingga industri," tambah Andri Pratiwa, President Director Managing Director Lubricants, Shell Indonesia.
Selain itu, dengan kapabilitas manufaktur Pabrik Pelumas dan Pabrik Manufaktur Gemuk di Marunda, serta didukung oleh talenta terbaik Indonesia dan tim ahli Shell, Indonesia menjadi salah satu pasar pertumbuhan utama bisnis pelumas Shell secara global.
"Ke depan, kami akan terus berinovasi dengan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan pasar domestik guna menghadirkan solusi serta layanan pelumasan bagi para pelanggan," tukas Andri.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/shell-kembali-puncaki-pasar-pelumas-dunia-04e4187a/.
Baca juga
Fictor Roring nilai jumlah laga IBL All Indonesian harus lebih banyak
Jakarta (ANTARA) - Legenda bola basket Indonesia Fictor Gideon Roring menilai jumlah pertandingan Indonesian Basketball League (IBL) All Indonesian perlu ditambah agar pemain lokal memperoleh menit bermain lebih banyak, sekaligus mendukung kebutuhan timnas putra Indonesia secara…
Luca Marini Belajar dari Pengalaman Antisipasi Cuaca Buruk MotoGP Indonesia 2026
Liputan6.com, Jakarta - Pembalap Honda HRC Castrol Luca Marini percaya diri menghadapi MotoGP Indonesia 2026 di Mandalika yang berlangsung 9-11 Oktober mendatang. Meski ada kemungkinan cuaca tidak bersahabat, Marini mengaku sudah belajar dari pengalaman di GP Jepang kemarin.
Persija Jakarta jaga kebugaran untuk hadapi jadwal padat
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong menjelaskan tim asuhannya terus berusaha menjaga kebugaran untuk menghadapi jadwal padat yang mereka hadapi pada Oktober ini.
Timnas Indonesia Masuki Era Baru, Piala Asia 2027 Jadi Harapan
FIFA ASEAN Cup 2026 Timnas Indonesia Masuki Era Baru, Piala Asia 2027 Jadi Harapan Juara ASEAN Cup 2026 jadi awal era baru Timnas Indonesia. Calvin Verdonk dan kolega kini menatap tantangan besar di Piala Asia 2027.