Lewati ke konten

Senin, 5 Oktober 20262062 berita

TNI terima penyerahan puluhan senjata api beserta ribuan amunisi bekas konflik sosial Maluku UtaraLaboratorium pemikiran lingkar dalam PresidenHarga Minyak Dunia Turun ke US$101 usai G7 Lepas Cadangan DaruratPemerintah gulirkan sejumlah stimulus ekonomi untuk kuartal IV 2026Wamenlu Havas usul MoU kemitraan mineral hijau RI-ChilePrabowo Beri Tanda Kehormatan ke Sejumlah Tokoh TNI, Ini Daftar Lengkapnya!Modus Kuras Rekening Beredar di Sekitar MRT, Kenali TandanyaVideo: Houthi Klaim Serang Fasilitas Aramco di RiyadhPrabowo Beri Bintang Kehormatan ke Eks Menko Polkam hingga Panglima TNIJuara FIFA ASEAN Cup 2026: Penebusan Dosa John Herdman Bersama Timnas Indonesia
Nasional

TNI terima penyerahan puluhan senjata api beserta ribuan amunisi bekas konflik sosial Maluku Utara

Antara 2 menit baca 384 kata
TNI terima penyerahan puluhan senjata api beserta ribuan amunisi bekas konflik sosial Maluku Utara — gambar dari Antara
Gambar dari Antara. Ringkasan oleh Zona News.

TNI terima penyerahan puluhan senjata api beserta ribuan amunisi bekas konflik sosial Maluku Utara Jumat, 2 Oktober 2026 11:34 WIB Anggota TNI AD memperlihatkan amunisi saat rilis penyerahan sukarela senjata api dari masyarakat di Makorem 152/Babullah, Ternate, Maluku Utara, Jumat (2/10/2026). Kodam XV/Pattimura melalui Korem 152/Babullah menerima 75 pucuk senjata api ilegal, 1.069 butir amunisi, dan bahan peledak dari warga bekas peninggalan konflik sosial di Maluku Utara sekitar 1999-2000 serta senjata organik peninggalan keluarga yang diselundupkan dari Filipina sebagai upaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Maluku Utara. ANTARA FOTO/Andri Saputra/nym.

Anggota TNI AD dan Tim Intel Korem 152/Babullah mengamati senjata api saat rilis penyerahan sukarela senjata api dari masyarakat di Makorem 152/Babullah, Ternate, Maluku Utara, Jumat (2/10/2026). Kodam XV/Pattimura melalui Korem 152/Babullah menerima 75 pucuk senjata api ilegal, 1.069 butir amunisi, dan bahan peledak dari warga bekas peninggalan konflik sosial di Maluku Utara sekitar 1999-2000 serta senjata organik peninggalan keluarga yang diselundupkan dari Filipina sebagai upaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Maluku Utara. ANTARA FOTO/Andri Saputra/nym.

Anggota Tim Intel Korem 152/Babullah memperlihatkan pistol VOC tahun 1771 saat rilis penyerahan sukarela senjata api dari masyarakat di Makorem 152/Babullah, Ternate, Maluku Utara, Jumat (2/10/2026). Kodam XV/Pattimura melalui Korem 152/Babullah menerima 75 pucuk senjata api ilegal, 1.069 butir amunisi, dan bahan peledak dari warga bekas peninggalan konflik sosial di Maluku Utara sekitar 1999-2000 serta senjata organik peninggalan keluarga yang diselundupkan dari Filipina sebagai upaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Maluku Utara. ANTARA FOTO/Andri Saputra/nym.

Penyerahan senjata api sisa peninggalan konflik di Malut Penyerahan senjata api sisa peninggalan konflik di Malut. Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XV/Pattimura Mayor Jenderal TNI Dody Triwinarto (tengah) didampingi Komandan Korem (Danrem) 152/Baabullah Brigjen TNI Enoh Solehudin (keenam kiri) beserta jajaran memperlihatkan amunisi saat rilis penyerahan sukarela senjata api dari masyarakat di Makorem 152/Babullah, Ternate, Maluku Utara, Jumat (2/10/2026). Kodam XV/Pattimura melalui Korem 152/Babullah menerima 75 pucuk senjata api ilegal, 1.069 butir amunisi, dan bahan peledak dari warga bekas peninggalan konflik sosial di Maluku Utara sekitar 1999-2000 serta senjata organik peninggalan keluarga yang diselundupkan dari Filipina sebagai upaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Maluku Utara. ANTARA FOTO/Andri Saputra/hmaAntara Foto/Andri Saputra (Antara Foto/Andri Saputra) Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/tni-terima-penyerahan-puluhan-senjata-api-beserta-ribuan-amunisi-161315f2/.

Baca juga

Wamenlu Havas usul MoU kemitraan mineral hijau RI-Chile

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Arif Havas Oegroseno mengusulkan penyusunan nota kesepahaman (MoU) Green Minerals Partnership antara Indonesia dan Chile untuk memperkuat kerja sama bidang energi dan mineral kritis.

Antara

Semua berita Nasional