Lewati ke konten

Senin, 5 Oktober 20262062 berita

Tragis! Siswa Kelas 2 SD Tewas Diduga Jadi Korban Bullying Kakak Kelas, Begini KronologinyaLaboratorium pemikiran lingkar dalam PresidenHarga Minyak Dunia Turun ke US$101 usai G7 Lepas Cadangan DaruratPemerintah gulirkan sejumlah stimulus ekonomi untuk kuartal IV 2026Wamenlu Havas usul MoU kemitraan mineral hijau RI-ChilePrabowo Beri Tanda Kehormatan ke Sejumlah Tokoh TNI, Ini Daftar Lengkapnya!Modus Kuras Rekening Beredar di Sekitar MRT, Kenali TandanyaVideo: Houthi Klaim Serang Fasilitas Aramco di RiyadhPrabowo Beri Bintang Kehormatan ke Eks Menko Polkam hingga Panglima TNIJuara FIFA ASEAN Cup 2026: Penebusan Dosa John Herdman Bersama Timnas Indonesia
Lifestyle

Tragis! Siswa Kelas 2 SD Tewas Diduga Jadi Korban Bullying Kakak Kelas, Begini Kronologinya

Okezone 1 menit baca 223 kata
Tragis! Siswa Kelas 2 SD Tewas Diduga Jadi Korban Bullying Kakak Kelas, Begini Kronologinya — gambar dari Okezone
Gambar dari Okezone. Ringkasan oleh Zona News.

PEMALANG - Siswa kelas II sekolah dasar (SD), Muhammad Hasbi Al Aqib (8) meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama sembilan hari, RSUD Dr. M. Ashari Pemalang, Jawa Tengah. Sebelum meninggal, korban sempat mengaku dipukul oleh tiga kakak kelasnya.

Ibu korban, Diah Indriyanti mengatakan, keluhan awal yang disampaikan anaknya, yakni rasa sakit pada bagian perut. Saat pertama menjalani perawatan, Hasbi belum menceritakan penyebab sakit yang dialaminya.

Beberapa hari kemudian, korban baru mengaku kepada keluarga bahwa mengalami pemukulan oleh tiga kakak kelas di SD Negeri 1 Kebondalem, Pemalang. Sebelum meninggal, Hasbi juga sempat menunjukkan orang-orang yang diduga melakukan kekerasan terhadapnya.

"Saya baru tahu itu kemarin-kemarin, tadi ibu-ibu bilang katanya Aqib memang dipukul oleh kakak kelas. Saya dan suami sudah klarifikasi ke sekolah dan ternyata pihak sekolah tidak share di grup sekolah, baru share semalam setelah Aqib pulang," kata Diah, dikutip, Jumat (2/10/2026).

Kasus tersebut kini mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Pemalang. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pemalang Nurkholes mengatakan, telah mengetahui adanya dugaan tindak kekerasan di sekolah tersebut.

Pemerintah Kabupaten Pemalang, kata dia, akan mengevaluasi dan tidak akan menoleransi kekerasan di lingkungan sekolah. "Yang jelas pemerintah tidak menolerir adanya bullying atau perundungan dan kita harap kejadian ini yang terakhir," ujar Nurkholes.

Sementara untuk mengetahui penyebab kematian korban, jenazah Hasbi menjalani autopsi di RSUD Dr. M. Ashari Pemalang. Autopsi dilakukan oleh tim Biddokkes Polda Jateng.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/tragis-siswa-kelas-2-sd-tewas-diduga-jadi-korban-bullying-kakak-kelas-88a5beac/.

Baca juga

Semua berita Lifestyle