Trenggono Mau Manfaatkan 'Otak Encer' Irwan Meilano Buat Riset KKP
Liputan6.com, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono telah memiliki salah satu tugas yang akan digarap Irwan Meilano setelah didapuk menjadi Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan. Penguatan riset akan menjadi salah satu perhatiannya.
Irwan sebelumnya merupakan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Institut Teknologi Bandung (ITB). Pengalaman akademisnya ini akan dimanfaatkan Trenggono untuk percepatan transformasi Politeknik KKP melalui penguatan Ocean Institute of Indonesia (OII) agar menjadi pusat unggulan berbasis tailor-made sesuai kebutuhan industri global.
"Kita ingin Politeknik KKP ini menjadi satu politeknik yang excellent, sebuah Center of Excellence. Lulusannya harus 100% siap kerja dan memenuhi standar industri nasional maupun internasional," ucap Trenggono saat menyambut Irwan di Kantor KKP, Jakarta, mengutip keterangan resmi, Jumat (2/10/2026).
"Kehadiran Pak Irwan yang berlatar akademisi diharapkan dapat mempercepat integrasi riset terapan dan transformasi OII ini," Trenggono menambahkan.
Dia mengingatkan pula ada program prioritas yang jadi fokus Presiden Prabowo Subianto di lingkup KKP. Diantaranya Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Budidaya Perikanan Tematik, Swasembada Garam, Revitalisasi Tambak Budidaya di Pantura, Budidaya Udang Terintegrasi di Waingapu, hingga modernisasi kapal perikanan.
"Presiden membutuhkan hasil yang jelas dan terasa manfaatnya langsung oleh masyarakat, bukan sekadar fisik bangunan saja. Ke depan, eksekusi di lapangan harus berbasis efektivitas dan memperhitungkan standar kebutuhan industri," ujarnya.
Siap Kerja Sementara itu, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Irwan Meilano, menyampaikan komitmen untuk langsung bekerja.
"Langkah awal yang saya tekankan dalam bekerja adalah keterbukaan berbasis data sebagai dasar pengambilan keputusan. Keberhasilan tidak hanya diukur dari apa yang fisik kita bangun, tetapi sejauh mana manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas. Kita tidak akan lari dari hambatan, melainkan mencari solusinya bersama-sama," ujar Irwan.
Ia menambahkan, seluruh jajaran KKP saat ini sedang bersama-sama mencetak sejarah baru untuk sektor kelautan dan perikanan Indonesia demi mewujudkan visi besar yang diamanatkan oleh Presiden Prabowo.
"Kita semua yang ada di KKP hari ini sedang mengukir sejarah penting bagi sektor kelautan dan perikanan Indonesia. Dengan memperkuat riset terapan serta tata kelola berbasis data, kita optimistis target-target besar yang diamanatkan oleh Bapak Presiden dapat kita capai dengan terukur," ujar dia.
Dilantik Prabowo Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Irwan Meilano sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) di Istana Negara, Jakarta. Dengan pelantikan ini, Kementerian Kelautan dan Perikanan kini resmi diperkuat oleh dua orang wakil menteri.
Pelantikan Irwan Meilano dilakukan bersamaan dengan pengambilan sumpah jabatan sejumlah pejabat negara lainnya yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Terlebih dahulu saya akan bertanya kepada Saudara-saudara, bersediakah Saudara-saudara untuk diambil sumpah dan janji menurut agama masing-masing?" ucap Prabowo sebelum melantik para pejabat.
"Bersedia," jawab para pejabat secara serentak, yang kemudian dilanjutkan dengan pengucapan sumpah dan janji jabatan di hadapan Kepala Negara.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/trenggono-mau-manfaatkan-otak-encer-irwan-meilano-buat-riset-kkp-180bf25b/.
Baca juga
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Atur Dana Cadangan Pesangon hingga Larangan Tahan Ijazah
Liputan6.com, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, menuturkan, Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pelindungan Ketenagakerjaan merupakan bagian penting dari upaya menghadirkan era baru hukum ketenagakerjaan.
Haji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara
Haji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara Jakarta, CNBC Indonesia - Aksi korporasi antar dua konglomerat, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) milik Low Tuck Kwong dengan PT Jhonlin Baratama milik Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam masih berlanjut.
Harga Minyak Dunia Mendidih ke US$101,5 Imbas Ancaman Badai AS
Harga minyak mentah dunia naik pada perdagangan Rabu (7/10) dipicu oleh potensi gangguan pasokan akibat badai yang mengancam fasilitas produksi kilang minyak di Amerika Serikat (AS).
Rupiah dan Dong Jadi Jagoan Asia, Menguat Saat Mata Uang Lain Tertekan
Rupiah & Dong Jadi Jagoan Asia, Menguat Saat Mata Uang Lain Tertekan Jakarta, CNBC Indonesia - Pelemahan kembali mendominasi mata uang Asia pada perdagangan Rabu (7/10/2026).