Vietnam Susah Payah Kalahkan Pakistan, Ini Alasan Kim Sang-Sik
Liputan6.com, Jakarta - Timnas Vietnam mengamankan kemenangan 4-2 atas Pakistan pada laga pamungkas Grup B FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (2/10/2026) sore. Hasil ini diraih setelah performa awal yang loyo, sebelum kebangkitan di babak kedua mengubah arah pertandingan.
Vietnam sempat tertinggal lebih dulu pada menit ke-31 akibat keteledoran di lini belakang. The Golden Star Warriors kemudian bangkit usai jeda dan menuntaskan comeback melalui gol-gol Hai Long, Hoang Duc, Dinh Bac, dan Williams Minh Hoang.
Kemenangan tersebut membawa Vietnam melangkah ke partai perebutan tempat ketiga FIFA ASEAN Cup 2026. Mereka akan menghadapi Timnas Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Senin (5/10/2026) sore WIB. Usai laga, pelatih Kim Sang-sik memberikan penjelasan mengenai penampilan timnya yang sempat di bawah standar.
Terik Jakarta Ganggu Fokus Kim Sang-sik tidak menampik anak asuhnya kesulitan mengembangkan permainan pada awal laga karena faktor cuaca. Permainan Hendrio dan kawan-kawan disebut tidak berkembang di paruh pertama sehingga Pakistan mampu memanfaatkan kelengahan.
"Pertama-tama, saya sangat senang dengan kemenangan ini dan ingin berterima kasih kepada para pemain serta suporter," ujar Kim Sang-sik dalam konferensi pers selepas laga.
"Harus diakui, cuaca hari ini sangat panas. Konsentrasi pemain di babak pertama cukup terganggu karena kondisi tersebut, dan itulah yang membuat kami harus kebobolan," sambung Kim Sang-sik.
Rotasi Pemain Jadi Pembeda Melihat performa yang stagnan, Kim Sang-sik merespons cepat dengan melakukan sejumlah pergantian selepas jeda. Masuknya amunisi segar menjadi pembeda dan mengubah intensitas permainan Vietnam.
Menurutnya, para pemain pengganti membawa energi baru yang membuat Vietnam lebih agresif dan efektif dalam menekan balik Pakistan hingga berbalik unggul.
"Di babak kedua, kami melakukan beberapa perubahan personel. Para pemain yang masuk dari bangku cadangan tampil luar biasa dan membawa energi baru. Berkat dampak positif itu, kami berhasil membalikkan keadaan dan memenangkan pertandingan," tandas mantan pelatih Jeonbuk Hyundai Motors tersebut.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/vietnam-susah-payah-kalahkan-pakistan-ini-alasan-kim-sang-sik-3fa463aa/.
Baca juga
Fictor Roring nilai jumlah laga IBL All Indonesian harus lebih banyak
Jakarta (ANTARA) - Legenda bola basket Indonesia Fictor Gideon Roring menilai jumlah pertandingan Indonesian Basketball League (IBL) All Indonesian perlu ditambah agar pemain lokal memperoleh menit bermain lebih banyak, sekaligus mendukung kebutuhan timnas putra Indonesia secara…
Luca Marini Belajar dari Pengalaman Antisipasi Cuaca Buruk MotoGP Indonesia 2026
Liputan6.com, Jakarta - Pembalap Honda HRC Castrol Luca Marini percaya diri menghadapi MotoGP Indonesia 2026 di Mandalika yang berlangsung 9-11 Oktober mendatang. Meski ada kemungkinan cuaca tidak bersahabat, Marini mengaku sudah belajar dari pengalaman di GP Jepang kemarin.
Persija Jakarta jaga kebugaran untuk hadapi jadwal padat
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong menjelaskan tim asuhannya terus berusaha menjaga kebugaran untuk menghadapi jadwal padat yang mereka hadapi pada Oktober ini.
Timnas Indonesia Masuki Era Baru, Piala Asia 2027 Jadi Harapan
FIFA ASEAN Cup 2026 Timnas Indonesia Masuki Era Baru, Piala Asia 2027 Jadi Harapan Juara ASEAN Cup 2026 jadi awal era baru Timnas Indonesia. Calvin Verdonk dan kolega kini menatap tantangan besar di Piala Asia 2027.