Anak Gajah Mati di Kawasan Konsesi Jambi, BKSDA Turun Tangan
Seekor anak gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus) ditemukan mati di kawasan konsesi PT Lestari Asri Jaya (LAJ), Kabupaten Tebo, Jambi.
Merespons hal tersebut, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi bersama Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Sumatera turun tangan untuk melakukan penyelidikan.
"Proses penyelidikan masih berjalan, kami tidak berani menyimpulkan terlebih dahulu karena itu melampaui kewenangan, dan pengujian laboratorium masih berlanjut," kata Kepala BKSDA Jambi Himawan Sasongko di Kota Jambi, Sabtu (3/10) dikutip dari Antara.
Kematian satu anak gajah sumatra di dalam sebuah lobang di kawasan konsesi PT LAJ, pertama kali diketahui petugas BKSDA pada akhir Agustus lalu. Gajah jantan itu diketahui berusia di bawah dua tahun.
Himawan menjelaskan pihaknya bersama Gakkum Kehutanan Sumatera masih menunggu hasil pengujian laboratorium secara menyeluruh sebelum menyimpulkan penyebab pasti kematian satwa dilindungi tersebut.
Berdasarkan hasil uji laboratorium dari Institut Pertanian Bogor (IPB), sampel yang diperiksa terkait virus yang kerap menyerang anak gajah atau elephant endotheliotropic herpesvirus (EEHV) dinyatakan negatif.
Sementara itu, hasil uji laboratorium (hispatologi) awal dari Balai Besar Veteriner Bogor menemukan adanya zat asing yang tidak terdapat pada sumber makanan alami gajah.
Meski demikian, dia mengaku belum bisa menjelaskan secara rinci kandungan zat tersebut untuk menjaga kerahasiaan dan kelancaran proses penyidikan.
Saat ini, ujar Himawan, BKSDA Jambi masih menunggu satu hasil uji laboratorium lanjutan dari Balai Veteriner Bukittinggi yang diperkirakan keluar dalam waktu dekat.
Hasil dari Balai Veteriner Bukittinggi tersebut nantinya akan disandingkan dengan hasil laboratorium dari Bogor.
"Kami belum bisa menyebutkan jenis zatnya demi kepentingan penyelidikan agar tidak menghilangkan barang bukti," ujarnya.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/anak-gajah-mati-di-kawasan-konsesi-jambi-bksda-turun-tangan-32e4c83c/.
Baca juga
12 pembalap tiba di Lombok, bersiap untuk MotoGP Mandalika 2026
ANTARA - Rombongan pembalap dan kru MotoGP Mandalika 2026 mulai berdatangan melalui Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok, Senin (5/10). Mereka disambut hiburan musik tradisional dan zoo move atau wahana kendaraan mainan.
Drama Final FIFA ASEAN Cup: Suporter Sempat Tinggalkan SUGBK, Garuda Bangkit dan Juara
FIFA ASEAN Cup 2026 Drama Final FIFA ASEAN Cup: Suporter Sempat Tinggalkan SUGBK, Garuda Bangkit dan Juara Pada menit ke-111, Peeradol mencetak gol yang membuat Thailand berbalik unggul 2-1. Suasana SUGBK pun berubah drastis.
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tulang Bawang Tewas Ditembak
Liputan6.com, Jakarta - Polisi menangkap terduga pelaku pembunuhan satu keluarga di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Pelaku tewas setelah menyerang anggota kepolisian menggunakan senjata tajam saat hendak diamankan di Kabupaten Lampung Timur, Senin (5/10/2026).
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Judika dan Anggun Tampil Emosional
Judika dan Anggun tampil penuh emosi saat membawakan lagu nasional setelah Indonesia memenangkan laga final FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Senin (5/10) malam.