Arsenal Ketar-ketir, Beknya Cedera di Timnas Inggris
Liputan6.com, Jakarta - Arsenal mendapat kabar terbaru mengenai kondisi Ezri Konsa yang harus meninggalkan pemusatan latihan Timnas Inggris. Bek The Gunners itu mengalami masalah pada bagian paha dan tidak bisa melanjutkan tugasnya bersama The Three Lions.
Timnas Inggris mengonfirmasi pada Senin (5/10/2026) pagi bahwa Konsa dan gelandang Bournemouth, Alex Scott, sama-sama ditarik dari skuad menjelang pertandingan UEFA Nations League melawan Republik Ceko.
Konsa sebenarnya menjadi salah satu pilihan utama Thomas Tuchel pada jeda internasional kali ini. Ia tampil penuh dalam dua pertandingan, yakni saat Inggris kalah 2-3 dari Spanyol dan menang telak 7-0 atas Kroasia.
Di antara dua laga tersebut, Konsa hanya menjadi pemain cadangan yang tidak dimainkan ketika Inggris menang 2-0 atas Republik Ceko.
Bek berusia 29 tahun itu sejatinya masih berpeluang tampil dalam pertandingan melawan Ceko pada Selasa (6/10/2026). Namun, ia akhirnya harus meninggalkan pemusatan latihan karena masalah cedera.
Konsa Alami Benturan di Paha Tuchel kemudian memberikan penjelasan mengenai kondisi Konsa dalam konferensi pers jelang pertandingan, Senin. Pelatih Inggris itu mengungkapkan bahwa Konsa sebenarnya sudah merasakan ketidaknyamanan ketika tiba di pemusatan latihan. Kondisinya kemudian memburuk setelah ia mengalami benturan baru pada bagian paha dalam sesi latihan akhir pekan lalu.
"Ezri merasakan ketidaknyamanan ketika datang ke pemusatan latihan. Dia bermain dengan rasa tidak nyaman saat menghadapi Spanyol dan kondisinya sedikit memburuk," ujar Tuchel.
"Dia tetap bertahan di pemusatan latihan dan mencoba melakukan segala cara untuk pertandingan melawan Ceko, tetapi waktunya terlalu cepat," lanjutnya.
"Dia mencoba segala cara untuk pertandingan melawan Kroasia dan memberikan lampu hijau. Dia menyelesaikan semua sesi latihan. Sayangnya, dia kembali mendapat benturan pada bagian paha yang menyebabkan trauma ringan," jelas Tuchel.
Bukan Cedera Otot Serius Tuchel menegaskan bahwa masalah yang dialami Konsa tidak tergolong serius. Namun, tim medis Inggris memilih tidak mengambil risiko dengan memaksanya tetap bermain.
"Kami memutuskan untuk tidak membiarkannya bermain dengan rasa sakit dan ketidaknyamanan lagi. Karena itu, dia meninggalkan pemusatan latihan untuk mendapatkan perawatan atas kedua masalah tersebut," tutur Tuchel.
"Saya pikir tidak ada sesuatu yang serius, tetapi risikonya tidak sepadan. Kami senang dengan sikap yang dia tunjukkan karena tetap bertahan di pemusatan latihan. Ini benturan, bukan cedera otot," tandasnya.
Sumber: Sportsmole Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/arsenal-ketar-ketir-beknya-cedera-di-timnas-inggris-46f39f2b/.
Baca juga
Juara, Prabowo serahkan trofi FIFA ASEAN Cup ke pemain Indonesia
Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden FIFA Gianni Infantino menyerahkan trofi FIFA ASEAN Cup 2026 kepada kapten Timnas Indonesia Kevin Diks setelah Indonesia keluar sebagai juara usai mengalahkan Thailand melalui adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung…
Polisi imbau suporter rayakan kemenangan Indonesia secara tertib
Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya mengimbau seluruh suporter untuk merayakan kemenangan Tim Nasional (Timnas) Indonesia pada laga final FIFA ASEAN Cup 2026 secara tertib serta senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Wajah Prabowo Sempat Tegang, Langsung Semringah Usai Emil Audero Tepis Penalti Thailand
FIFA ASEAN Cup 2026 Wajah Prabowo Sempat Tegang, Langsung Semringah Usai Emil Audero Tepis Penalti Thailand Presiden Prabowo Subianto tampak bahagia ketika Timnas Indonesia berhasil memenangkan laga final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK Jakarta Ringkasan Berita:
Juara, Timnas Indonesia Sukses 2 Kali Bikin Fans Garuda Jantungan
Timnas Indonesia sukses dua kali beruntun membuat fans Garuda jantungan setelah memastikan menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026 dengan mengalahkan Thailand secara dramatis melalui adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Senin (5/10),