AS tidak menutup kemungkinan kembali serang Irak, ini alasannya
Moskow (ANTARA) - Amerika Serikat tidak menutup kemungkinan melancarkan serangan ke Irak jika mendeteksi adanya ancaman dari wilayah negara tersebut, meski operasi militernya melawan ISIS di Irak telah resmi berakhir, menurut The Washington Post.
Surat kabar itu, mengutip seorang pejabat Amerika Serikat yang tidak disebutkan namanya, melaporkan bahwa pasukan AS akan dipindahkan dari Irak ke Yordania untuk berfokus memerangi sel-sel ISIS di Suriah.
Namun demikian, jika ISIS kembali berada di luar kendali di Irak dan Suriah serta kedua negara meminta bantuan Amerika Serikat, pasukan AS dapat kembali ke wilayah tersebut, menurut laporan itu.
Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengatakan pasukan militer Amerika Serikat siap kembali dan memberikan bantuan kepada otoritas Irak jika diperlukan, meski kontingen militer AS ditarik dari negara tersebut.
Mengikuti pengumuman Pentagon, Trump pada Rabu mengumumkan penarikan unit-unit terakhir AS dari Irak dan berakhirnya Operasi Inherent Resolve.
Trump menyebut kampanye militer selama 12 tahun tersebut sebagai akhir dari "petualangan yang sangat mahal menuju neraka".
Sementara itu, Pentagon mengatakan keamanan di kawasan kini menjadi tanggung jawab angkatan bersenjata Irak. Namun, Amerika Serikat akan tetap memberikan bantuan terbatas kepada Irak berupa pelatihan personel militer dan berbagi informasi intelijen.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti ndeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/as-tidak-menutup-kemungkinan-kembali-serang-irak-ini-alasannya-28293973/.
Baca juga
China anugerahkan penghargaan persahabatan kepada 50 pakar asing
Beijing (ANTARA) - China pada Rabu (30/9) memberikan penghargaan Chinese Government Friendship Award tahun 2026 kepada 50 pakar asing atas kontribusi luar biasa mereka terhadap pembangunan negara tersebut.
Muhadjir Effendy: Arab Saudi Bolehkan WNA Punya Properti di Sana, Muluskan Proyek Kampung Haji
Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Haji, Muhadjir Effendy, menyambut baik aturan baru pemerintah Arab Saudi soal kepemilikan aset properti di Negeri Dua Tanah Suci itu. Sebab, aturan Arab Saudi bakal memuluskan proyek pembangunan Kampung Haji pemerintah RI di Mekkah.
Trump Ikut Komentari Pesawat Flydubai yang Nyaris Dibajak
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, ikut mengomentari insiden pesawat Flydubai yang nyaris jatuh setelah kopilot diduga menyerang pilot dalam penerbangan dari Dubai menuju Tel Aviv.
Inggris Tuduh Iran Dalang Teror di Pangkalan AS-RAF, Teheran Membantah
Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, membantah tuduhan Perdana Menteri Inggris Andy Burnham, bahwa Teheran mendalangi teror di RAF Fairford akhir pekan lalu. Itu merupakan pangkalan militer Inggris yang digunakan Amerika Serikat dalam operasi melawan Iran.