Lewati ke konten

Selasa, 6 Oktober 20262292 berita

Babat Hutan, Proyek Data Center AI Google DikecamVIDEO: 17 Pegawai Lapas Cibinong Disanksi, Kalapas Diberhentikan12 pembalap tiba di Lombok, bersiap untuk MotoGP Mandalika 2026Koordinator BEM UI Diserang OTK di Jaksel, Ditendang lalu Nyungsruk dari MotorKapolres Bogor Tekankan Sinergitas TNI-Polri Kunci Mutlak Jaga Keamananamp;nbsp;Juara, Prabowo serahkan trofi FIFA ASEAN Cup ke pemain IndonesiaPolisi imbau suporter rayakan kemenangan Indonesia secara tertibJamal Mirdad Sentil Artis Muda yang Cuma Kejar Viral: “Berikan Karyamu”Pekalongan gelar Festival Literasi untuk bangkitkan minat baca wargaSejumlah menko mulai gunakan Maung Garuda sebagai kendaraan dinas
Teknologi

Babat Hutan, Proyek Data Center AI Google Dikecam

Detik 2 menit baca 311 kata
Babat Hutan, Proyek Data Center AI Google Dikecam — gambar dari Detik Inet
Gambar dari Detik Inet. Ringkasan oleh Zona News.

Seiring persaingan AI yang memanas, perusahaan-perusahaan teknologi raksasa berlomba membangun data center yang berpolusi tinggi dan rakus energi sebanyak mungkin.

Dan sementara pemerintahan Donald Trump di Amerika Serikat umumnya membuka jalan dengan melonggarkan peraturan lingkungan untuk fasilitas-fasilitas semacam itu, pemerintah di negara lain tidak serta merta memberikan kelonggaran yang sama.

Seperti dilaporkan surat kabar Finlandia, Kaleva, Google mendapat kecaman karena membabat lebih dari 300 hektare lahan atau setara hampir 500 lapangan sepak bola untuk dua data center baru di utara negara Eropa tersebut tanpa menyelesaikan analisis dampak lingkungan yang diperlukan.

Meskipun proses analisis tersebut masih berlangsung, para kontraktor raksasa teknologi itu telah mulai menebang pohon di kawasan tersebut sejak beberapa bulan lalu, sehingga memicu peringatan keras dari Asosiasi Konservasi Alam Finlandia.

"Ini bisa jadi merupakan inkompetensi yang luar biasa dari perusahaan proyek Google di Finlandia, Tuike Finland Oy, atau pengabaian secara nyata terhadap undang-undang Finlandia atau kemungkinan terburuknya adalah keduanya," ujar chairman asosiasi tersebut, Hanna Halmeenpaa.

Dikutip detikINET dari Futurism, citra satelit menunjukkan bahwa empat lokasi berbeda telah diratakan dengan tanah untuk membangun dua data center baru tersebut.

Google menegaskan bahwa penebangan pohon yang mereka lakukan telah memenuhi persyaratan Undang-Undang Kehutanan Finlandia dan bahwa mereka telah merampungkan evaluasi lingkungan menyeluruh.

Meskipun demikian, Asosiasi Konservasi Alam Finlandia meminta pihak berwenang Finlandia menghentikan sementara aktivitas di sana hingga analisis dampak lingkungan yang sedang berjalan selesai dilakukan.

Halmeenpaa khawatir spesies burung lokal mungkin ikut terdampak perataan lahan di kawasan tersebut. Hutan ini juga berfungsi sebagai jalur ekologis sangat penting, yang memungkinkan hewan-hewan berpindah dari satu habitat ke habitat lainnya.

Insiden ini menyoroti lonjakan pesat proyek pembangunan data center AI baru di seluruh dunia, proyek infrastruktur skala besar yang dapat membawa dampak signifikan terhadap lingkungan setempat.

Sementara itu, Google berharap dapat mengambil hati pemerintah Finlandia dengan menjadikan negara tersebut lokasi investasi tunggal terbesarnya di Eropa, dengan nilai mencapai USD 15 miliar.

Saksikan Live DetikPagi :

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/babat-hutan-proyek-data-center-ai-google-dikecam-66eef676/.

Baca juga

Semua berita Teknologi