Lewati ke konten

Selasa, 6 Oktober 20262292 berita

BMKG imbau warga di Sultra pakai masker imbas paparan asap kirimanVIDEO: 17 Pegawai Lapas Cibinong Disanksi, Kalapas Diberhentikan12 pembalap tiba di Lombok, bersiap untuk MotoGP Mandalika 2026Koordinator BEM UI Diserang OTK di Jaksel, Ditendang lalu Nyungsruk dari MotorKapolres Bogor Tekankan Sinergitas TNI-Polri Kunci Mutlak Jaga Keamananamp;nbsp;Juara, Prabowo serahkan trofi FIFA ASEAN Cup ke pemain IndonesiaPolisi imbau suporter rayakan kemenangan Indonesia secara tertibJamal Mirdad Sentil Artis Muda yang Cuma Kejar Viral: “Berikan Karyamu”Pekalongan gelar Festival Literasi untuk bangkitkan minat baca wargaSejumlah menko mulai gunakan Maung Garuda sebagai kendaraan dinas
Nasional

BMKG imbau warga di Sultra pakai masker imbas paparan asap kiriman

Antara 2 menit baca 312 kata
BMKG imbau warga di Sultra pakai masker imbas paparan asap kiriman — gambar dari Antara
Gambar dari Antara. Ringkasan oleh Zona News.

Kendari (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kendari mengimbau masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan imbas paparan asap kiriman yang diprediksi menyelimuti sejumlah daerah dalam tiga hari ke depan.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Kendari Heri Purnomo saat dihubungi di Kendari, Sabtu, mengatakan bahwa peringatan tersebut dikeluarkan setelah teramatinya asap tipis yang menyelimuti langit Sultra dalam sepekan terakhir.

"Khusus pada 3 Oktober 2026, di wilayah Kendari dan sekitarnya pada pagi hari terdapat asap yang cukup tebal dengan jarak pandang kurang dari lima kilometer," kata Heri.

Ia menjelaskan berdasarkan hasil observasi, jarak pandang horizontal di sejumlah wilayah Sultra dalam sepekan terakhir umumnya berada di kisaran delapan hingga sembilan kilometer.

akan berulang dalam beberapa hari ke depan," ujar Heri.

BMKG mengidentifikasi sebaran asap yang masuk ke Sultra tersebut berasal dari luar wilayah, terutama dari paparan karhutla di Papua Selatan dan Maluku.

Dia menjelaskan bahwa kesimpulan tersebut ditarik berdasarkan analisis arah angin yang bertiup dari timur hingga timur laut serta hasil pemantauan Citra Satelit Himawari-9, meski di Sultra sendiri terdeteksi 105 titik panas (hotspot) dengan sebaran terbanyak di Kabupaten Bombana.

ra, Buton Selatan, Buton Tengah, hingga Wakatobi," jelasnya,

Atas kondisi ini, BMKG meminta masyarakat memperbanyak konsumsi air putih serta menutup jendela rumah jika kondisi asap mulai terasa pekat.

Kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, dan penderita gangguan pernapasan disarankan mengurangi aktivitas di luar rumah. Kewaspadaan ekstra juga diminta bagi pengguna jalan, transportasi laut, dan penerbangan akibat penurunan jarak pandang yang berisiko mengganggu keselamatan.

Masyarakat diimbau terus memantau pembaruan informasi cuaca dan kondisi atmosfer melalui kanal resmi Info BMKG Sultra, akun Instagram @bmkgmaritimkendari, aplikasi Info BMKG, maupun layanan WhatsApp BMKG Sultra di nomor 0811-4005-929.

Pewarta: La Ode Muh. Deden Saputra Editor: Zaenal Abidin Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/bmkg-imbau-warga-di-sultra-pakai-masker-imbas-paparan-asap-kiriman-90ea3267/.

Baca juga

VIDEO: 17 Pegawai Lapas Cibinong Disanksi, Kalapas Diberhentikan

VIDEO: 17 Pegawai Lapas Cibinong Disanksi, Kalapas Diberhentikan CNN Indonesia TV | CNN Indonesia Senin, 05 Okt 2026 23:58 WIB Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan R-I menyampaikan hasil investigasi dan temuan Ombudsman R-I di Lapas Kelas Dua…

CNN Indonesia

Semua berita Nasional