Bose Sport Open Earbuds Siap Temani Lari hingga Marathon, Harganya?
Bose resmi menjual Bose Sport Open Earbuds di Indonesia. TWS open-ear ini ditujukan untuk pengguna yang gemar olahraga, khususnya lari mulai dari latihan 5K hingga persiapan full marathon.
Bose Sport Open Earbuds mulai tersedia di Indonesia pada 1 Oktober 2026 setelah diperkenalkan pada akhir September. Perangkat ini dibekali desain cuff-style, ketahanan air dan keringat IP54, serta baterai hingga tujuh jam.
"Setiap kategori race lari membutuhkan persiapan yang berbeda. Jarak 5K dan 10K menuntut pace tinggi, sementara half dan full marathon menuntut endurance ekstra," ujar Dede Oktaferdian, Marketing Manager Bose Indonesia, dalam keterangan yang diterima detikINET.
"Terlepas dari jarak yang akan ditempuh para runners, Bose Sport Open Earbuds siap menjadi TWS sempurna bagi para runners, mulai dari pemula hingga advance, berkat baterai tahan lama, fitur IP54, dan desain yang pas di telinga," sambungnya.
Kehadiran perangkat ini menyasar tren olahraga lari yang terus meningkat di Indonesia. Bose menyebut lebih dari 600 event lari digelar sepanjang 2025, mulai dari kategori 5K, 10K, half marathon hingga full marathon.
Spesifikasi Bose Sport Open Earbuds Bose Sport Open Earbuds mengandalkan teknologi Bose OpenAudio yang dirancang untuk menghasilkan suara tanpa menutup lubang telinga. Sistem ini menggabungkan transducer dengan struktur akustik terkontrol agar suara diarahkan ke telinga dengan kebocoran suara seminimal mungkin.
Bose juga menggunakan pemrosesan digital SoundDesign untuk menyeimbangkan kejernihan suara dan bass. Berbeda dengan perangkat bone conduction yang meneruskan suara melalui getaran tulang, Bose Sport Open Earbuds mengirimkan suara melalui udara di dekat telinga.
Konsep tersebut membuat earbuds tidak membutuhkan tekanan atau titik kontak yang rapat di kepala. Pengguna juga tetap dapat mendengar suara lalu lintas, percakapan maupun kondisi lingkungan di sekitarnya.
Konsekuensinya, Bose Sport Open Earbuds tidak dilengkapi active noise cancellation (ANC) karena memang dirancang agar penggunanya tetap memiliki situational awareness saat beraktivitas.
Untuk panggilan suara, Bose menyematkan SpeechClarity, teknologi isolasi suara berbasis AI. Setiap earbud memiliki satu mikrofon khusus dan satu voice pickup unit yang bekerja untuk memisahkan suara pengguna dari kebisingan latar belakang.
Bose Sport Open Earbuds memakai dynamic driver yang dirancang khusus untuk menghasilkan suara seimbang. Ada pula fitur Auto Volume yang dapat menyesuaikan tingkat volume secara otomatis mengikuti perubahan kebisingan lingkungan.
Misalnya, volume dapat disesuaikan ketika pelari berpindah dari rute yang relatif sepi ke jalan dengan lalu lintas lebih ramai.
Dari sisi desain, Sport Open Earbuds menggunakan C-arm cuff dengan lapisan silikon matte lembut yang mengait di telinga. Desain tersebut dibuat agar earbuds tetap stabil ketika pengguna bergerak intens.
Bose turut menyediakan tombol fisik bertekstur untuk mengontrol musik, panggilan dan volume. Penggunaan tombol fisik dimaksudkan agar kontrol tetap mudah digunakan meski tangan berkeringat ketika berolahraga.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/bose-sport-open-earbuds-siap-temani-lari-hingga-marathon-harganya-232681bc/.
Baca juga
Pro Player Fortnite Dipecat Usai Acungkan Jari Tengah ke Kamera
Pro player game Fortnite bernama David Kochet alias Huty, telah dikeluarkan dari organisasi esports FLC, setelah mengacungkan jari tengah ke kamera saat kompetisi sedang berlangsung. Hal itu terjadi dalam turnamen internasional bertajuk 2026 FNCS Global Championship.
Indonesia vs Thailand 1-1 di Waktu Normal, Netizen Deg-degan
Laga final FIFA ASEAN Cup antara Indonesia melawan Thailand berakhir sama kuat 1-1 di waktu normal. Kini, pertandingan harus dilanjutkan ke perpanjangan waktu. Netizen pun deg-degan menantikan hasil akhirnya.
Mengenal Lensa Pancake yang Bikin Kamera Praktis dan Siap Jepret
Kamera terbaik adalah kamera yang kamu bawa. Ungkapan ini sudah sering terdengar, tetapi jarang benar-benar kita jalani. Kamera mirrorless dengan lensa besar memang menjanjikan kualitas, tetapi sering berakhir di dalam lemari karena terlalu merepotkan untuk dibawa.
Indonesia Vs Thailand Masih Imbang, Netizen Kencangkan Doa
Babak pertama Indonesia vs Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026 masih imbang. Lini masa media sosial ramai dengan netizen mengencangkan doa.