Lewati ke konten

Selasa, 6 Oktober 20262292 berita

Buaya Terkecil Dunia Terekam Menyambar Kelelawar di GuaVIDEO: 17 Pegawai Lapas Cibinong Disanksi, Kalapas Diberhentikan12 pembalap tiba di Lombok, bersiap untuk MotoGP Mandalika 2026Koordinator BEM UI Diserang OTK di Jaksel, Ditendang lalu Nyungsruk dari MotorKapolres Bogor Tekankan Sinergitas TNI-Polri Kunci Mutlak Jaga Keamananamp;nbsp;Juara, Prabowo serahkan trofi FIFA ASEAN Cup ke pemain IndonesiaPolisi imbau suporter rayakan kemenangan Indonesia secara tertibJamal Mirdad Sentil Artis Muda yang Cuma Kejar Viral: “Berikan Karyamu”Pekalongan gelar Festival Literasi untuk bangkitkan minat baca wargaSejumlah menko mulai gunakan Maung Garuda sebagai kendaraan dinas
Teknologi

Buaya Terkecil Dunia Terekam Menyambar Kelelawar di Gua

Detik 2 menit baca 363 kata
Buaya Terkecil Dunia Terekam Menyambar Kelelawar di Gua — gambar dari Detik Inet
Gambar dari Detik Inet. Ringkasan oleh Zona News.

Perilaku langka buaya kerdil penghuni gua di Gabon akhirnya berhasil terekam kamera. Predator mungil ini terlihat berburu dan menyambar kelelawar di tengah kegelapan Gua Abanda.

Rekaman tersebut menampilkan dwarf crocodile (Osteolaemus tetraspis), yang disebut sebagai spesies buaya terkecil di dunia. Panjang tubuhnya hanya sekitar 1,5 meter, jauh lebih kecil dibandingkan buaya Nil atau buaya muara.

Buaya kerdil sebenarnya hidup di berbagai wilayah Afrika Barat dan Tengah, biasanya menghuni hutan, sungai, dan rawa. Namun populasi yang ditemukan di Gua Abanda, Gabon, memilih kehidupan yang sangat berbeda: tinggal di bawah tanah dalam kegelapan, dikelilingi kelelawar dan tumpukan kotorannya.

Peneliti sudah lama mengetahui buaya-buaya tersebut memakan kelelawar. Studi yang diterbitkan di African Journal of Ecology pada 2016 menemukan buaya penghuni gua sebagian besar memakan jangkrik gua dan kelelawar. Namun bagaimana mereka menangkap kelelawar belum pernah disaksikan langsung.

Kini misteri tersebut terjawab berkat kamera jarak jauh yang dipasang untuk serial National Geographic Africa: Earth's Wild Home. Rekamannya memperlihatkan buaya menunggu kesempatan sebelum menyambar kelelawar di dalam gua.

Matt Shirley, ahli ekologi konservasi yang telah meneliti populasi tersebut sekitar 15 tahun, mengatakan keberadaan manusia sebelumnya membuat buaya enggan menunjukkan perilaku alaminya. Karena itu, kamera jarak jauh menjadi kunci untuk merekam aksi berburu tersebut.

Buaya Berwarna Oranye Keanehan buaya Gua Abanda tidak berhenti pada kebiasaannya memburu kelelawar. Sebagian individu memiliki kulit berwarna oranye, berbeda dari warna gelap buaya kerdil yang hidup di permukaan.

Penelitian sebelumnya menduga warna tersebut muncul akibat buaya terus-menerus berada di lingkungan yang dipenuhi kotoran kelelawar atau guano. Kondisi di dalam gua juga ekstrem, dengan lorong sempit dan genangan guano yang harus dilewati hewan tersebut.

Menariknya, buaya penghuni gua justru ditemukan memiliki kondisi tubuh yang lebih baik dibandingkan kerabatnya di hutan. Peneliti menduga melimpahnya makanan dan minimnya predator memberi mereka keuntungan.

Populasi ini juga mulai menunjukkan perbedaan genetik dari buaya di luar gua karena mereka cenderung hidup dan berkembang biak dalam kelompok yang sama. Shirley menggambarkannya sebagai contoh evolusi yang sedang berlangsung.

Meski demikian, keberadaan mereka masih menghadapi ancaman. Gua Abanda saat ini berada di luar kawasan lindung Gabon, sementara dwarf crocodile secara umum diklasifikasikan sebagai spesies rentan. Pemerintah Gabon disebut sedang menjalankan proses untuk memberikan perlindungan khusus terhadap kawasan gua tersebut.

Saksikan Live DetikPagi :

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/buaya-terkecil-dunia-terekam-menyambar-kelelawar-di-gua-283b4e2b/.

Baca juga

Semua berita Teknologi