Denza Berubah Jadi Danza Usai Sengketa Nama di Pengadilan
BYD Motor Indonesia telah resmi mengubah nama merek premium mereka, Denza, menjadi Danza. Pergantian identitas tersebut dilakukan setelah perusahaan kalah dalam sengketa merek dagang di pengadilan.
Head of Public Relations and Government Relations BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan menjelaskan perubahan nama tersebut merupakan langkah tegas perusahaan untuk menunjukkan komitmen jangka panjangnya di Indonesia.
"Hal ini sebagai langkah tegas perusahaan atas komitmen jangka panjang kami untuk terus mengembangkan mobilitas premium di Indonesia," kata Luther melalui pesan singkat.
Melalui identitas baru, ia mengatakan perusahaan akan tetap menghadirkan inovasi teknologi dan produk terbaik, sekaligus memperkuat layanan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus berkembang.
Perubahan nama Denza sebenarnya telah terendus sejak beberapa bulan terakhir. Sejumlah dealer Denza saat itu mulai mengganti identitas, yang kemudian memunculkan dugaan adanya rencana pergantian nama merek.
Namun, Luther pada Agustus 2026 mengatakan perubahan tersebut merupakan bagian dari pembaruan minor identitas Denza yang dilakukan secara global.
Sengketa merek Denza Denza juga sebelumnya diyakini akan berganti nama setelah BYD kalah dalam sengketa merek dagang. Mahkamah Agung menolak kasasi yang diajukan BYD Company Limited dalam perkara perebutan nama Denza.
Penolakan kasasi tersebut tertuang dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 1338 K/PDT.SUS-HKI/2025.
"Mengadili, menolak permohonan kasasi dari Pemohon Kasasi II BYD Company Limited, tersebut. Mengabulkan permohonan kasasi dari Pemohon Kasasi I PT Worcas Nusantara Abadi tersebut," demikian bunyi putusan Mahkamah Agung Nomor 1338 K/PDT.SUS-HKI/2025.
Dalam putusan tersebut, gugatan BYD dinilai error in persona karena kepemilikan merek Denza telah beralih kepada PT Raden Reza Adi, bukan PT Worcas Nusantara Abadi.
"Sehingga eksepsi Tergugat (PT Worcas Nusantara Abadi) diterima dan gugatan dinyatakan tidak dapat diterima (niet ontvankelijk verklaard)," tulis putusan tersebut.
Sejalan dengan perubahan nama itu, BYD Company Limited telah mengajukan permohonan nama "DANZA" di laman Pangkalan Data Kekayaan Intelektual Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum RI.
Permohonan tersebut terdaftar dengan nomor registrasi IDM001414073. Pengajuan dilakukan sejak 11 Agustus 2025.
Tak ada arti khusus Luther pernah menjelaskan pada April 2026 bahwa Danza tidak dirancang memiliki arti spesifik dan difungsikan sebagai identitas merek untuk kepentingan komersial. Kata dia keunggulan utama Danza ada pada bunyi pengucapannya yang mirip Denza, identitas yang sudah dikenal saat ini.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/denza-berubah-jadi-danza-usai-sengketa-nama-di-pengadilan-ba7c71a9/.
Baca juga
Juara, Prabowo serahkan trofi FIFA ASEAN Cup ke pemain Indonesia
Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden FIFA Gianni Infantino menyerahkan trofi FIFA ASEAN Cup 2026 kepada kapten Timnas Indonesia Kevin Diks setelah Indonesia keluar sebagai juara usai mengalahkan Thailand melalui adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung…
Polisi imbau suporter rayakan kemenangan Indonesia secara tertib
Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya mengimbau seluruh suporter untuk merayakan kemenangan Tim Nasional (Timnas) Indonesia pada laga final FIFA ASEAN Cup 2026 secara tertib serta senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Wajah Prabowo Sempat Tegang, Langsung Semringah Usai Emil Audero Tepis Penalti Thailand
FIFA ASEAN Cup 2026 Wajah Prabowo Sempat Tegang, Langsung Semringah Usai Emil Audero Tepis Penalti Thailand Presiden Prabowo Subianto tampak bahagia ketika Timnas Indonesia berhasil memenangkan laga final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK Jakarta Ringkasan Berita:
Juara, Timnas Indonesia Sukses 2 Kali Bikin Fans Garuda Jantungan
Timnas Indonesia sukses dua kali beruntun membuat fans Garuda jantungan setelah memastikan menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026 dengan mengalahkan Thailand secara dramatis melalui adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Senin (5/10),