Lewati ke konten

Selasa, 13 Oktober 20264000 berita

General Motors Digugat Pemilik Chevrolet dan GMCAlexander Zverev Bakal Tercatat sebagai Petenis Putra Ranking 1 Dunia TertuaNilai Strategis Wealth Partnership dalam Menghadapi Kompleksitas Pengelolaan KekayaanCaplok Saham Bayan, Perusahaan Haji Isam Rogoh Rp 26,09 TriliunMengapa Kebakaran Hutan Kalimantan dan Sumsel Tak Kunjung Padam?Daftar Terbaru Harga Emas Antam, Galeri24 dan UBS Hari Ini 13 Oktober 2026Video: Cerita Warga Malaysia Dibekap Kabut Asap Karhutla RIMata Uang Asia Kebakaran Hebat: Rupiah, Won - Ringgit JatuhPLN Batam Pulihkan Pasokan Listrik Setelah Gangguan Awal PekanTol Cikampek Berlakukan Contraflow di KM 21 hingga KM 23, Urai Kemacetan Parah
Olahraga

General Motors Digugat Pemilik Chevrolet dan GMC

Liputan6 Otomotif 3 menit baca 654 kata
General Motors Digugat Pemilik Chevrolet dan GMC — gambar dari Liputan6 Otomotif
Gambar dari Liputan6 Otomotif. Ringkasan oleh Zona News.

Liputan6.com, Jakarta - General Motors (GM) menghadapi gugatan class action di Amerika Serikat yang menuding adanya cacat pada transmisi continuously variable transmission (CVT) yang digunakan sejumlah model Chevrolet dan GMC.

Gugatan tersebut diajukan John Williams di Pengadilan Distrik Amerika Serikat untuk Distrik Delaware pada September 2026. Berdasarkan catatan perkara, kasus ini terdaftar dengan nomor 1:26-cv-01162 dan mencantumkan GM sebagai tergugat.

Dilansir dari Carscoops, Minggu (4/10/2026), gugatan menyebut masalah transmisi tersebut dapat menyebabkan sejumlah gejala, mulai dari perpindahan yang kasar, selip, getaran, hingga keterlambatan respons akselerasi.

Dalam kondisi tertentu, gugatan juga menuding kerusakan dapat menyebabkan kendaraan kehilangan tenaga penggerak secara tiba-tiba.

Gugatan tersebut mencakup sejumlah kendaraan yang menggunakan transmisi CVT. Model yang disebut antara lain Chevrolet Malibu model 2019-2025, Chevrolet Trailblazer model 2021-2025, Chevrolet Equinox model 2024 hingga sekarang, dan GMC Terrain model 2024 hingga sekarang Menurut isi gugatan, komponen yang dipersoalkan meliputi clutch regulator, valve body, rantai penggerak, puli, serta bearing pada sistem transmisi. Penggugat menilai persoalan pada komponen tersebut dapat memicu kerusakan CVT sebelum waktunya.

Dalam skenario yang disebutkan dalam gugatan, pengemudi dapat merasakan transmisi mulai selip atau bergetar, disusul respons akselerasi yang terlambat.

Gugatan juga menyebut kemungkinan hilangnya gigi maju hingga kehilangan tenaga penggerak ketika kendaraan sedang digunakan.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kehilangan tenaga secara mendadak ketika mobil melaju di jalan raya berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan.

John Williams, yang menjadi penggugat utama, menceritakan masalah yang dialaminya pada Chevrolet Equinox 2025.

Williams membeli kendaraan tersebut pada Oktober 2024. Menurut keterangan dalam perkara, gejala mulai muncul ketika mobil telah menempuh sekitar 7.000 mil atau sekitar 11.200 kilometer.

Saat itu, Williams mengaku mulai merasakan perpindahan yang kasar serta respons akselerasi yang terlambat.

Masalah tersebut kemudian dilaporkan kepada diler ketika odometer menunjukkan sekitar 14.000 mil atau hampir 22.500 kilometer.

Namun, menurut gugatan, pemeriksaan diler tidak langsung mengarah pada sistem transmisi CVT. Teknisi disebut mendiagnosis adanya masalah pada as roda depan atau front axle dan kemudian mengganti komponen tersebut.

Setelah penggantian dilakukan, Williams menyebut persoalan pada kendaraan masih berlanjut.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/general-motors-digugat-pemilik-chevrolet-dan-gmc-4e73dc06/.

Baca juga

Semua berita Olahraga