ID FOOD dan BTN siapkan pembiayaan Rp3 triliun perkuat bisnis pangan
Jakarta (ANTARA) - BUMN Holding Pangan ID FOOD dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menyiapkan pembiayaan hingga Rp3 triliun guna memperkuat modal kerja, penyerapan komoditas strategis, digitalisasi, serta pengembangan ekosistem bisnis pangan nasional.
Direktur Utama ID FOOD Ghimoyo mengatakan pihaknya bersama BTN memperbesar skala kolaborasi untuk memperkuat bisnis dan ekosistem pangan nasional.
“Dukungan pembiayaan ini akan memperkuat kemampuan kami dalam menyerap, mengelola, dan mendistribusikan komoditas pangan strategis," kata Ghimoyo di Jakarta, Kamis.
Melalui Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani di Jakarta, BTN menyiapkan plafon pembiayaan hingga Rp3 triliun untuk mendukung kebutuhan modal kerja, offtake komoditas strategis, transaksi, hingga digitalisasi ekosistem ID FOOD Group.
Ghimoyo menuturkan kerja sama tersebut menjadi langkah lanjutan untuk memperkuat kemampuan ID FOOD dalam menghubungkan pasokan pangan dari hulu dengan kebutuhan pasar di hilir.
"Semakin kuat kemampuan offtake, semakin besar pula kapasitas ID FOOD untuk menghubungkan produksi dengan pasar secara lebih efektif,” ujarnya.
Fasilitas pembiayaan tersebut akan dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas bisnis pangan, termasuk komoditas beras, gula, minyak goreng, serta pangan strategis lainnya.
Kolaborasi ID FOOD dan BTN sendiri bukan kerja sama yang baru dimulai. Sejak 2024, BTN telah mendukung sejumlah aktivitas bisnis ID FOOD Group, mulai dari Program Bantuan Pangan Stunting, pengadaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP), hingga pembiayaan bisnis beras, gula, garam, benih padi, dan susu.
Pewarta: Muhammad Harianto Editor: Zaenal Abidin Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/id-food-dan-btn-siapkan-pembiayaan-rp3-triliun-perkuat-bisnis-pangan-69c24de2/.
Baca juga
Rupiah Lunglai ke Rp17.966 per Dolar AS Kamis Sore
Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.966 per dolar AS pada perdagangan Kamis (1/10) sore. Mata uang Garuda melemah 72 poin atau 0,40 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Ramai Sorak Sorai, Menkeu Suahasil dan PNS Kemenkeu Sambut 2 Wamen Baru
Ramai Sorak Sorai, Menkeu Suahasil & PNS Kemenkeu Sambut 2 Wamen Baru Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Suahasil Nazara memperkenalkan Wakil Menteri Keuangan 2026-2029 Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman yang akan membantu tugasnya kepada jajaran pegawai Kementerian…
Tablet Premium Terbaru Samsung, Galaxy Tab S12 Mulai Rp 21 Juta
3 menit yang lalu Tablet Premium Terbaru Samsung, Galaxy Tab S12 Mulai Rp 21 Juta Novina Putri Bestari CNBC Indonesia Kamis, 01 Okt 2026 16:23 WIB Samsung resmi meluncurkan tablet terbarunya Galaxy Tab S12 Plus dan Tab S12 Ultra di Indonesia.
Disambut Pejabat Kemenkeu Usai Dilantik, Nurkholisoh: Izin Bergabung
Disambut Pejabat Kemenkeu Usai Dilantik, Nurkholisoh: Izin Bergabung Arrijal Rachman,