Lewati ke konten

Sabtu, 3 Oktober 20261326 berita

Ini Respons Menhub soal KAI Bakal Impor KRL Bekas Jepangamp;nbsp;Ini Respons Menhub soal KAI Bakal Impor KRL Bekas Jepangamp;nbsp;Link Live Streaming Voli Pantai Asian Games 2026: Peluang Emas Sofyan/BintangMasuk Wantimpres, Budi Gunawan Fokus Kawal Program Prioritas PrabowoAsal usul tanda tangan dan bagaimana sejarahnyaProfil dan Pendidikan Mashudi, Dirjenpas yang Mundur Buntut Kasus Lapas CibinongPB IPSI jajaki Hong Kong jadi basis baru pencak silat internasionalSaat Jenderal Suyudi Langsung Cium Tangan Ibu Usai Jadi KapolriHasil Timnas Indonesia U-17 vs Bahrain U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia U-17 2027BRI Hadirkan BRImo Junior, Dorong Literasi Keuangan Sejak Dini
Ekonomi

Ini Respons Menhub soal KAI Bakal Impor KRL Bekas Jepangamp;nbsp;

Okezone 1 menit baca 172 kata
Ini Respons Menhub soal KAI Bakal Impor KRL Bekas Jepangamp;nbsp; — gambar dari Okezone
Gambar dari Okezone. Ringkasan oleh Zona News.

JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menjelaskan rencana pembicaraan dengan Danantara terkait kebijakan impor KRL dari Jepang.

Dia mengatakan pada Jumat (2/10/2026) seharusnya ia berjumpa dengan COO Danantara, Dony Oskaria untuk membicarakan hal tersebut. Namun wacana itu perlu dikaji lebih lanjut dengan pemangku kepentingan terkait.

"Tadinya mestinya kami bertemu, namun karena saya menyampaikan kepada Pak Dony kita bertemu dengan beberapa stakeholder yaitu Kementerian Perdagangan dan Perindustrian, juga KAI sendiri dan INKA, agar kita membahas ini secara bersama," ujar Menhub, Sabtu (3/10/2026).

Menurutnya, persetujuan final impor KRL dari Jepang butuh kesepakatan dari berbagai instansi. Dari PT KAI (Persero) dan PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA, hingga dengan Danantara serta BP BUMN untuk memutuskan kebijakan yang tepat.

"Kami dari Kementerian Perhubungan itu menyiapkan hal yang terkait dengan teknis, berkaitan dengan pengadaan KRL-nya. Izinnya itu ada di Kemendag, Kemendag itu punya regulasinya juga, usia maksimal keretanya 20 tahun," tuturnya.

Tak lupa, persetujuan impor kereta juga perlu dibicarakan dengan Kementerian Perindustrian. Sehingga kebijakan tersebut tidak mengganggu industri dalam negeri, khususnya dalam hal ini INKA.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/ini-respons-menhub-soal-kai-bakal-impor-krl-bekas-jepangampnbsp-1ccb6973/.

Baca juga

Dari Dusun Bambu ke EIGER Nature: Menteri LH Dorong Ekowisata

Pengembangan inisiatif berbasis alam yang memadukan pemulihan lingkungan, aktivitas ekonomi, edukasi, dan keterlibatan masyarakat mendapat perhatian dari Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Moh Jumhur Hidayat dalam kunjungannya ke Dusun…

Detik

Semua berita Ekonomi