Lewati ke konten

Selasa, 6 Oktober 20262292 berita

Jangan Tergiur Harga Murah, Cover Radiator Ini Bisa Rusak MesinVIDEO: 17 Pegawai Lapas Cibinong Disanksi, Kalapas Diberhentikan12 pembalap tiba di Lombok, bersiap untuk MotoGP Mandalika 2026Koordinator BEM UI Diserang OTK di Jaksel, Ditendang lalu Nyungsruk dari MotorKapolres Bogor Tekankan Sinergitas TNI-Polri Kunci Mutlak Jaga Keamananamp;nbsp;Juara, Prabowo serahkan trofi FIFA ASEAN Cup ke pemain IndonesiaPolisi imbau suporter rayakan kemenangan Indonesia secara tertibJamal Mirdad Sentil Artis Muda yang Cuma Kejar Viral: “Berikan Karyamu”Pekalongan gelar Festival Literasi untuk bangkitkan minat baca wargaSejumlah menko mulai gunakan Maung Garuda sebagai kendaraan dinas
Olahraga

Jangan Tergiur Harga Murah, Cover Radiator Ini Bisa Rusak Mesin

Liputan6 Otomotif 3 menit baca 602 kata
Jangan Tergiur Harga Murah, Cover Radiator Ini Bisa Rusak Mesin — gambar dari Liputan6 Otomotif
Gambar dari Liputan6 Otomotif. Ringkasan oleh Zona News.

Liputan6.com, Jakarta - Modifikasi sepeda motor tidak selalu harus menguras kantong. Dengan modal puluhan ribu rupiah, tampilan motor bisa dibuat lebih menarik lewat pemasangan aksesori tambahan, termasuk cover radiator dengan motif carbon atau warna-warni.

Namun, jangan sampai niat mempercantik tampilan justru berujung pada kerusakan mesin yang membutuhkan biaya perbaikan hingga jutaan rupiah.

Di kalangan pengguna motor, penggunaan cover radiator variasi memang cukup populer. Aksesori tersebut dianggap mampu memberikan sentuhan berbeda pada tampilan motor, termasuk skutik seperti Honda Vario 160 dan Honda PCX 160.

Sayangnya, tidak semua cover radiator aftermarket dibuat dengan mempertimbangkan kebutuhan sistem pendinginan mesin. Produk dengan kualitas rendah justru berpotensi menghambat aliran udara yang dibutuhkan radiator.

Dilansir dari laman Wahana Honda, Senin (5/10/2026), terdapat sejumlah risiko yang perlu diperhatikan pemilik motor sebelum memasang cover radiator variasi.

1. Menghambat Aliran Udara ke Radiator Radiator memiliki peran penting dalam menjaga temperatur mesin tetap berada pada kondisi ideal. Komponen ini bekerja dengan bantuan cairan pendingin atau coolant yang menyerap panas dari mesin.

Panas tersebut kemudian dilepaskan melalui radiator dengan bantuan aliran udara yang melewati sirip-sirip radiator.

Karena itu, suplai udara menjadi salah satu faktor penting agar sistem pendinginan dapat bekerja secara optimal.

Masalahnya, sejumlah cover radiator variasi murah dibuat lebih mengutamakan tampilan dibandingkan fungsi. Celah pada cover bisa terlalu kecil atau sebagian permukaannya tertutup ornamen sehingga mengurangi aliran udara menuju radiator.

Jika kondisi tersebut terus terjadi, proses pelepasan panas menjadi kurang maksimal. Temperatur mesin pun berpotensi meningkat, terutama ketika motor digunakan dalam kondisi lalu lintas padat atau perjalanan jauh.

2. Bisa Memicu Overheat hingga Mesin Mati Aliran udara yang tidak optimal dalam jangka panjang dapat membuat sistem pendinginan bekerja lebih keras. Jika suhu mesin terus meningkat dan melewati batas toleransinya, risiko overheat motor pun semakin besar.

Pengendara biasanya dapat mengenali kondisi tersebut melalui indikator temperatur pada panel instrumen. Pada kondisi tertentu, lampu indikator dapat menyala sebagai tanda adanya masalah pada temperatur mesin.

Selain itu, lampu Malfunction Indicator Lamp (MIL) juga dapat menjadi peringatan adanya gangguan pada sistem kendaraan.

Ketika indikator peringatan tersebut menyala, pengendara sebaiknya tidak memaksakan motor untuk terus digunakan. Membiarkan mesin tetap bekerja dalam kondisi terlalu panas dapat menimbulkan kerusakan yang lebih serius.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/jangan-tergiur-harga-murah-cover-radiator-ini-bisa-rusak-mesin-e674f779/.

Baca juga

Juara, Prabowo serahkan trofi FIFA ASEAN Cup ke pemain Indonesia

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden FIFA Gianni Infantino menyerahkan trofi FIFA ASEAN Cup 2026 kepada kapten Timnas Indonesia Kevin Diks setelah Indonesia keluar sebagai juara usai mengalahkan Thailand melalui adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung…

Antara

Semua berita Olahraga