Jangan Tergiur Harga Murah, Cover Radiator Ini Bisa Rusak Mesin
Liputan6.com, Jakarta - Modifikasi sepeda motor tidak selalu harus menguras kantong. Dengan modal puluhan ribu rupiah, tampilan motor bisa dibuat lebih menarik lewat pemasangan aksesori tambahan, termasuk cover radiator dengan motif carbon atau warna-warni.
Namun, jangan sampai niat mempercantik tampilan justru berujung pada kerusakan mesin yang membutuhkan biaya perbaikan hingga jutaan rupiah.
Di kalangan pengguna motor, penggunaan cover radiator variasi memang cukup populer. Aksesori tersebut dianggap mampu memberikan sentuhan berbeda pada tampilan motor, termasuk skutik seperti Honda Vario 160 dan Honda PCX 160.
Sayangnya, tidak semua cover radiator aftermarket dibuat dengan mempertimbangkan kebutuhan sistem pendinginan mesin. Produk dengan kualitas rendah justru berpotensi menghambat aliran udara yang dibutuhkan radiator.
Dilansir dari laman Wahana Honda, Senin (5/10/2026), terdapat sejumlah risiko yang perlu diperhatikan pemilik motor sebelum memasang cover radiator variasi.
1. Menghambat Aliran Udara ke Radiator Radiator memiliki peran penting dalam menjaga temperatur mesin tetap berada pada kondisi ideal. Komponen ini bekerja dengan bantuan cairan pendingin atau coolant yang menyerap panas dari mesin.
Panas tersebut kemudian dilepaskan melalui radiator dengan bantuan aliran udara yang melewati sirip-sirip radiator.
Karena itu, suplai udara menjadi salah satu faktor penting agar sistem pendinginan dapat bekerja secara optimal.
Masalahnya, sejumlah cover radiator variasi murah dibuat lebih mengutamakan tampilan dibandingkan fungsi. Celah pada cover bisa terlalu kecil atau sebagian permukaannya tertutup ornamen sehingga mengurangi aliran udara menuju radiator.
Jika kondisi tersebut terus terjadi, proses pelepasan panas menjadi kurang maksimal. Temperatur mesin pun berpotensi meningkat, terutama ketika motor digunakan dalam kondisi lalu lintas padat atau perjalanan jauh.
2. Bisa Memicu Overheat hingga Mesin Mati Aliran udara yang tidak optimal dalam jangka panjang dapat membuat sistem pendinginan bekerja lebih keras. Jika suhu mesin terus meningkat dan melewati batas toleransinya, risiko overheat motor pun semakin besar.
Pengendara biasanya dapat mengenali kondisi tersebut melalui indikator temperatur pada panel instrumen. Pada kondisi tertentu, lampu indikator dapat menyala sebagai tanda adanya masalah pada temperatur mesin.
Selain itu, lampu Malfunction Indicator Lamp (MIL) juga dapat menjadi peringatan adanya gangguan pada sistem kendaraan.
Ketika indikator peringatan tersebut menyala, pengendara sebaiknya tidak memaksakan motor untuk terus digunakan. Membiarkan mesin tetap bekerja dalam kondisi terlalu panas dapat menimbulkan kerusakan yang lebih serius.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/jangan-tergiur-harga-murah-cover-radiator-ini-bisa-rusak-mesin-e674f779/.
Baca juga
Juara, Prabowo serahkan trofi FIFA ASEAN Cup ke pemain Indonesia
Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden FIFA Gianni Infantino menyerahkan trofi FIFA ASEAN Cup 2026 kepada kapten Timnas Indonesia Kevin Diks setelah Indonesia keluar sebagai juara usai mengalahkan Thailand melalui adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung…
Polisi imbau suporter rayakan kemenangan Indonesia secara tertib
Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya mengimbau seluruh suporter untuk merayakan kemenangan Tim Nasional (Timnas) Indonesia pada laga final FIFA ASEAN Cup 2026 secara tertib serta senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Wajah Prabowo Sempat Tegang, Langsung Semringah Usai Emil Audero Tepis Penalti Thailand
FIFA ASEAN Cup 2026 Wajah Prabowo Sempat Tegang, Langsung Semringah Usai Emil Audero Tepis Penalti Thailand Presiden Prabowo Subianto tampak bahagia ketika Timnas Indonesia berhasil memenangkan laga final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK Jakarta Ringkasan Berita:
Juara, Timnas Indonesia Sukses 2 Kali Bikin Fans Garuda Jantungan
Timnas Indonesia sukses dua kali beruntun membuat fans Garuda jantungan setelah memastikan menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026 dengan mengalahkan Thailand secara dramatis melalui adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Senin (5/10),