Lewati ke konten

Selasa, 6 Oktober 20262292 berita

Kabel Fiber Optik Harus Rapi, Jartatel Tawarkan Skema KonsorsiumVIDEO: 17 Pegawai Lapas Cibinong Disanksi, Kalapas Diberhentikan12 pembalap tiba di Lombok, bersiap untuk MotoGP Mandalika 2026Koordinator BEM UI Diserang OTK di Jaksel, Ditendang lalu Nyungsruk dari MotorKapolres Bogor Tekankan Sinergitas TNI-Polri Kunci Mutlak Jaga Keamananamp;nbsp;Juara, Prabowo serahkan trofi FIFA ASEAN Cup ke pemain IndonesiaPolisi imbau suporter rayakan kemenangan Indonesia secara tertibJamal Mirdad Sentil Artis Muda yang Cuma Kejar Viral: “Berikan Karyamu”Pekalongan gelar Festival Literasi untuk bangkitkan minat baca wargaSejumlah menko mulai gunakan Maung Garuda sebagai kendaraan dinas
Teknologi

Kabel Fiber Optik Harus Rapi, Jartatel Tawarkan Skema Konsorsium

Detik 2 menit baca 450 kata
Kabel Fiber Optik Harus Rapi, Jartatel Tawarkan Skema Konsorsium — gambar dari Detik Inet
Gambar dari Detik Inet. Ringkasan oleh Zona News.

Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Jartatel) mendorong penataan kabel serat optik dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah daerah dan pelaku industri, sehingga kualitas jaringan tetap terjaga tanpa harus membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Sebagai langkah awal, Jartatel telah merampungkan perapian kabel serat optik di wilayah Mustika Jaya, Kota Bekasi. Penataan tersebut disebut menjadi bentuk kontribusi asosiasi dalam mendukung pembenahan infrastruktur telekomunikasi di daerah.

Ketua Umum Jartatel Raymond Hubertus mengatakan seluruh kegiatan penataan yang dilakukan saat ini didanai dan didukung oleh anggota asosiasi.

"Kami selalu ingin berkolaborasi dengan pemerintah dalam perapian kabel serat optik demi terciptanya layanan internet yang cepat dan andal, tanpa mengganggu kenyamanan warga," kata Raymond dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu (3/10/2026).

Menurut dia, pola kolaborasi antara pemerintah daerah dan industri penting agar penataan kabel tidak hanya berorientasi pada kerapian kota, tetapi juga mempertimbangkan keberlangsungan bisnis perusahaan telekomunikasi.

Raymond mengatakan kebutuhan terhadap infrastruktur internet tidak bisa dilepaskan dari aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Disampaikannya bahwa konektivitas internet telah menjadi bagian dari aktivitas bisnis UMKM, mulai dari pemasaran hingga menjalankan operasional usaha. Karena itu, keberadaan jaringan telekomunikasi yang andal turut berperan dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Jartatel juga mendorong anggotanya melakukan langkah preventif dalam penataan kabel. Menurut asosiasi, proses tersebut perlu dilakukan bersama agar hak masyarakat untuk mendapatkan layanan internet tetap terlindungi dan kegiatan bisnis pelaku industri tidak terganggu.

Salah satu skema yang ditawarkan adalah pembentukan konsorsium antar-pelaku usaha. Melalui pola tersebut, biaya penataan kabel dapat ditanggung secara bersama sehingga diharapkan menjadi lebih terjangkau.

"Sehingga bisnis dan pemerintah bisa berjalan harmonis dan pemerintah secara tidak langsung mendukung perusahaan lokal ini untuk semakin berkembang dengan investasi di tempat atau kota sendiri," kata Raymond.

Jartatel berharap pemerintah daerah membuka ruang komunikasi dua arah dengan pelaku usaha telekomunikasi sebelum melakukan penataan infrastruktur jaringan.

Raymond menilai dialog diperlukan untuk mengidentifikasi berbagai persoalan yang muncul di lapangan, mulai dari aspek komersial, administrasi, hingga teknis.

"Jadi pemerintah pun tahu apa kendala dan kebutuhan untuk para pengusaha telekomunikasi ini, sehingga dampaknya ke masyarakat pun bisa diminimalisir," ucapnya.

Jartatel menilai kebutuhan penataan kabel akan semakin penting seiring dengan target pemerintah meningkatkan penetrasi fixed broadband.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/kabel-fiber-optik-harus-rapi-jartatel-tawarkan-skema-konsorsium-9e4f9160/.

Baca juga

Semua berita Teknologi