Lewati ke konten

Selasa, 6 Oktober 20262292 berita

Kevin Diks Terbiasa Menang di Final, Yakin Indonesia Kalahkan ThailandVIDEO: 17 Pegawai Lapas Cibinong Disanksi, Kalapas Diberhentikan12 pembalap tiba di Lombok, bersiap untuk MotoGP Mandalika 2026Koordinator BEM UI Diserang OTK di Jaksel, Ditendang lalu Nyungsruk dari MotorKapolres Bogor Tekankan Sinergitas TNI-Polri Kunci Mutlak Jaga Keamananamp;nbsp;Juara, Prabowo serahkan trofi FIFA ASEAN Cup ke pemain IndonesiaPolisi imbau suporter rayakan kemenangan Indonesia secara tertibJamal Mirdad Sentil Artis Muda yang Cuma Kejar Viral: “Berikan Karyamu”Pekalongan gelar Festival Literasi untuk bangkitkan minat baca wargaSejumlah menko mulai gunakan Maung Garuda sebagai kendaraan dinas
Olahraga

Kevin Diks Terbiasa Menang di Final, Yakin Indonesia Kalahkan Thailand

Detik 1 menit baca 272 kata
Kevin Diks Terbiasa Menang di Final, Yakin Indonesia Kalahkan Thailand — gambar dari Detik Sport
Gambar dari Detik Sport. Ringkasan oleh Zona News.

Bek Timnas Indonesia Kevin Diks mengaku sudah terbiasa tampil dan memenangi laga final. Ia yakin pengalamannya bisa membantu tim Garuda mengalahkan Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026.

Diks berpotensi turun sebagai starter di final yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10) pukul 20.00 WIB. Apalagi saat ini ia berstatus kapten Timnas Indonesia pengganti Jay Idzes yang cedera.

Sebelum melakoni final ini, Diks sudah merasakan berbagai gelar juara di level klub. Mulai dari juara KNVB Cup 2016/17 bersama Vitesse, KNVB Cup 2017/18 bersama Feyenoord, Johan Cruijff Shield 2017 bersama Feyenoord, hingga dua gelar Danish Cup 2022/23 dan 2024/25 bersama Copenhagen.

Dalam meraih gelar-gelar di atas, Kevin turut tampil dalam laga puncak. Misalnya saat meraih gelar pertama dalam kariernya yakni KNVB Cup 2016/17, ia tampil sebagai pemain pengganti.

"Hal yang saya coba sampaikan kepada beberapa pemain berasal dari pengalaman saya bermain di pertandingan final, (bahwa) final adalah pertandingan yang berdiri sendiri," kata Diks saat memberikan keterangan, Minggu (4/10).

"Apa pun bisa terjadi, tetapi jika Anda tetap fokus, itu sudah menjadi setengah dari perjuangan," ujarnya menambahkan.

Berdasarkan pengalamannya, detail-detail kecil bisa menjadi pembeda. Diks berharap para pemain Indonesia bisa terus fokus sepanjang pertandingan.

"Satu kesalahan kecil bisa menjadi pembeda. Di sisi lain, tim lawan bisa meraih keuntungan dari kelengahan yang dilakukan pemain. Jangan terbawa emosi atau hal-hal lainnya karena Anda harus tetap fokus selama 100 menit, bahkan mungkin lebih," tutur Diks.

"Satu momen bisa menjadi penentu dalam pertandingan final. Jika dua tim bagus saling berhadapan, satu momen saja sudah cukup dan satu momen dapat menentukan pertandingan. Itulah yang berusaha saya sampaikan berdasarkan pengalaman saya," ucap pemain Borussia Mönchengladbach itu.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/kevin-diks-terbiasa-menang-di-final-yakin-indonesia-kalahkan-thailand-f33dc945/.

Baca juga

Juara, Prabowo serahkan trofi FIFA ASEAN Cup ke pemain Indonesia

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden FIFA Gianni Infantino menyerahkan trofi FIFA ASEAN Cup 2026 kepada kapten Timnas Indonesia Kevin Diks setelah Indonesia keluar sebagai juara usai mengalahkan Thailand melalui adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung…

Antara

Semua berita Olahraga