Manchester United Pertimbangkan Langkah Hukum untuk Cegah Kepergian JJ Gabriel
Liputan6.com, Jakarta - Manchester United dikabarkan tengah mempertimbangkan langkah hukum yang belum pernah dilakukan sebelumnya untuk menghadapi situasi pelik terkait gelandang muda mereka, JJ Gabriel.
Pemain berusia 15 tahun tersebut secara mengejutkan membuat petinggi Manchester United terkejut pada bulan lalu setelah secara resmi meminta untuk mengakhiri kontrak mudanya lebih awal.
Gabriel dan pihak yang mewakilinya disebut semakin tidak puas dengan minimnya peluang sang pemain untuk menembus tim utama di bawah asuhan Michael Carrick. Gabriel pun ingin mengikuti jejak sejumlah pemain muda lain di Inggris yang berhasil mendapatkan kesempatan bermain di level senior pada usia muda.
Namun, sang pemain menilai jalurnya menuju tim utama Manchester United saat ini terhambat sehingga ia mulai mempertimbangkan untuk melanjutkan kariernya di tempat lain.
Manchester United Pertimbangkan Langkah Hukum Perselisihan tersebut dikabarkan membuat petinggi Manchester United geram. Pasalnya, kepergian Gabriel berpotensi membuat klub mengalami kerugian finansial yang cukup besar.
Menurut laporan TeamTalk, Gabriel memiliki paspor Irlandia melalui sang ayah. Kondisi tersebut memungkinkan dirinya bergabung dengan klub Eropa lain setelah berusia 16 tahun pada Selasa mendatang.
Jika skenario tersebut terjadi, Manchester United disebut hanya akan menerima kompensasi pelatihan sekitar 300 ribu poundsterling. Angka tersebut tentu jauh dari ekspektasi klub yang menilai Gabriel berpotensi memiliki nilai transfer lebih dari 100 juta poundsterling jika mampu berkembang sesuai proyeksi.
Karena itu, Manchester United dikabarkan tengah mempertimbangkan langkah regulasi maupun hukum terhadap agen yang terlibat dalam upaya memfasilitasi kepindahan Gabriel dengan biaya rendah.
Laporan yang sama juga menyoroti situasi Ali Barat dari Epic Sports. Ia disebut mendapatkan izin dari FA untuk mewakili pemain di bawah umur pada hari yang sama ketika Gabriel secara resmi mengajukan permintaan untuk mengakhiri kontraknya.
Barcelona dan Real Madrid Pantau Situasi Manchester United masih berupaya menyelesaikan persoalan tersebut dengan menawarkan Gabriel kontrak beasiswa yang menarik. Namun, sang pemain dikabarkan belum bersedia menandatangani kesepakatan baru.
Gabriel bahkan disebut tengah berlatih bersama pelatih pribadi di Barcelona sebagai bagian dari persiapannya untuk mencari klub baru. Barcelona menjadi salah satu tujuan yang dikaitkan dengan sang pemain karena ia disebut ingin melanjutkan karier di bawah asuhan Hansi Flick.
Direktur olahraga Barcelona, Deco, memang telah secara terbuka menepis keterlibatan klubnya dalam situasi tersebut. Meski demikian, klub Catalan itu diyakini tetap memantau perkembangan Gabriel.
Barcelona bukan satu-satunya klub yang mengawasi situasi tersebut. Real Madrid dan Bayern Munchen juga disebut ikut memantau, sementara Arsenal menjadi salah satu klub Inggris yang turut menunjukkan ketertarikan.
Dengan ulang tahun ke-16 Gabriel yang semakin dekat, Manchester United menghadapi tantangan besar untuk mempertahankan salah satu prospek terbaik akademi mereka. Terlebih lagi, klub berisiko kehilangan pemain yang diyakini memiliki potensi nilai lebih dari 100 juta poundsterling hanya dengan kompensasi yang jauh lebih kecil.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/manchester-united-pertimbangkan-langkah-hukum-untuk-cegah-kepergian-8bec0bc6/.
Baca juga
Juara, Prabowo serahkan trofi FIFA ASEAN Cup ke pemain Indonesia
Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden FIFA Gianni Infantino menyerahkan trofi FIFA ASEAN Cup 2026 kepada kapten Timnas Indonesia Kevin Diks setelah Indonesia keluar sebagai juara usai mengalahkan Thailand melalui adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung…
Polisi imbau suporter rayakan kemenangan Indonesia secara tertib
Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya mengimbau seluruh suporter untuk merayakan kemenangan Tim Nasional (Timnas) Indonesia pada laga final FIFA ASEAN Cup 2026 secara tertib serta senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Wajah Prabowo Sempat Tegang, Langsung Semringah Usai Emil Audero Tepis Penalti Thailand
FIFA ASEAN Cup 2026 Wajah Prabowo Sempat Tegang, Langsung Semringah Usai Emil Audero Tepis Penalti Thailand Presiden Prabowo Subianto tampak bahagia ketika Timnas Indonesia berhasil memenangkan laga final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK Jakarta Ringkasan Berita:
Juara, Timnas Indonesia Sukses 2 Kali Bikin Fans Garuda Jantungan
Timnas Indonesia sukses dua kali beruntun membuat fans Garuda jantungan setelah memastikan menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026 dengan mengalahkan Thailand secara dramatis melalui adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Senin (5/10),