Nurisa Dian dan Kejutan Emas di Asian Games 2026
Nurisa Dian Ashrifah mengaku tidak memasang ekspektasi tinggi untuk merebut medali emas di Asian Games 2026. Ia hanya berusaha nyaman saat menjalani pertandingan.
Nurisa Dian sukses mempersembahkan medali emas di nomor compound perorangan putri. Hasil tersebut jadi emas kelima Indonesia di Asian Games sekaligus memastikan kontingen Indonesia melewati target empat emas yang telah ditetapkan.
"Dari awal saya tidak berekspektasi. Yang penting enak nembaknya." "Sebenarnya dari kualifikasi saya cuma mencoba untuk menembak dengan nyaman. Hasilnya mengikuti. Ternyata di sesi kedua saya bisa menaikkan skor dan akhirnya peringkat delapan," ucap Nurisa Dian yang akrab dipanggil Hani ini.
Dengan hasil di kualifikasi, Nurisa Dian lolos ke babak perempat final. Di perempat final, Nurisa Dian bisa mengalahkan Chikitha Taniparthi yang sudah meraih dua emas dari beregu putri dan beregu campuran. Setelah melewati adangan Chikitha, Nurisa Dian bisa menaklukkan Kang Yeon Seo di babak semifinal.
Laga semifinal dimainkan pada Kamis (1/10) yang akan langsung disusul laga final. Di semifinal, Nurisa Dian menang 147-143. Perubahan suasana di arena pertandingan mewarnai laga semifinal.
"Dia kemarin mainnya bagus, perfect score terus. Jadi saya tidak berekspektasi. Ya sudah, nembak saja." "Dari tadi belum ada angin, bahkan dari kemarin belum ada angin. Baru hari ini panas, matahari datang, kemudian angin. Saya sempat agak panik, lawan juga panik. Tapi alhamdulillah saya bisa menang, selisihnya empat poin," kata Nurisa Dian.
Di babak final, Nurisa Dian akan menghadapi Amaya Amparo Cojuangco. Nurisa Dian bisa menang 139-137. Dalam laga itu, Nurisa Dian mengaku dinaungi keberuntungan karena kondisi angin berbeda saat ia dan Amaya menembak.
"Saya benar-benar enggak kebayang sampai final. Yang penting dari awal saya nembak bagus saja. Iya, ini semesta sepertinya mendukung. Pas saya nembak anginnya enggak terlalu kencang, tapi pas Filipina nembak, lumayan kencang." "Ini plot twist banget dalam hidup saya. Saya lawan India dan Korea yang sudah menguasai panahan dan atlet top. Ternyata saya bisa," ujar Nurisa Dian.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/nurisa-dian-dan-kejutan-emas-di-asian-games-2026-cb078cc8/.
Baca juga
Kabur dari Pelatnas Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi Berat!
CRISTIANO Ronaldo terancam sanksi berat usai kabur dari pemusatan latihan (pelatnas) Timnas Portugal. Tidak tanggung-tanggung, ia bisa dilarang bermain enam bulan plus denda sekira 1.000 Euro (setara Rp20,2 juta).
2 Pemain Indonesia yang Diwaspadai Bangladesh!
Timnas Bangladesh akan dijamu Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Tigers of Bengal mewaspadai dua pemain Skuad Garuda. Indonesia vs Bangladesh akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Laga itu kickoff pada Kamis (1/10/2026), pukul 19.30 WIB.
Masih Ingat Chris Smalling yang Dulu Bermain untuk MU?
Liputan6.com, Jakarta - Mantan bek Manchester United, Chris Smalling, akhirnya menemukan klub baru setelah beberapa bulan berstatus tanpa klub. Bek tengah berusia 36 tahun itu resmi bergabung dengan Porto, pemuncak klasemen Liga Portugal.
GAC Akuisisi Saham FAW Toyota, Strategi Baru Mulai Terungkap
Liputan6.com, Jakarta - GAC Group berencana mengambil alih 50 persen saham di perusahaan patungan FAW dan Toyota di China. Langkah ini membuat GAC menggantikan China FAW Group Corporation, sebagai mitra Toyota di perusahaan patungan tersebut, dengan tujuan menyederhanakan…