Polisi Bongkar Rumah Produksi Narkoba Etomidate WN China di PIK 2
Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat mengungkap dugaan operasi klandestin laboratorium narkotika jenis etomidate di sebuah rumah di kawasan Cluster Hawai Cove 6, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.
Rumah produksi narkoba jenis etomidate itu diketahui dikelola dan dikendalikan warga negara China. Dalam operasi itu, polisi menangkap CF (27), seorang WN China yang mengelola rumah produksi narkoba itu.
Dari pemeriksaan sementara, CF mengaku menjalankan aktivitas tersebut atas instruksi seseorang berinisial AC yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). CF yang sebelumnya berdomisili di Fujian, China, disebut mengenal AC melalui media sosial TikTok.
Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita sejumlah bahan baku, peralatan produksi serta ribuan cartridge yang diduga berisi cairan etomidate.
"Kami baru saja mengungkap Clandestine Lab di sebuah perumahan di Cluster Hawai Cove 6 kawasan PIK 2, Kelurahan Salembaran, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten," ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi, Selasa (29/9) dikutip dari Antara.
Kasatres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Vernal A Sambo menjelaskan, pengungkapan bermula dari adanya informasi masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan narkotika di wilayah Slipi, Palmerah, Jakarta Barat.
"Menindaklanjuti informasi itu, personel Satres Narkoba kemudian melakukan observasi dan penyelidikan," kata Vernal Sambo.
Dalam operasi yang dipimpin Katimsus 2 AKP Jimi Farid M, petugas memperoleh informasi bahwa seorang laki-laki yang menjadi target berada di kawasan PIK 2.
Tim kemudian bergerak melakukan pendalaman hingga akhirnya mengamankan CF pada Senin malam (21/9).
"Saat diamankan di Cluster Hawai Cove 8 Nomor 7, CF sedang bersama dua orang rekannya yang juga merupakan warga negara China berinisial ZD dan YX," kata Vernal.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kedua orang tersebut tidak ditemukan keterkaitan dengan barang bukti yang disita dari CF.
Dari lokasi pertama, petugas mengamankan 22 ikat plastik bungkus pods cartridge etomidate serta satu unit telepon seluler.
"Saat dilakukan pemeriksaan, CF mengakui masih menyimpan barang bukti lainnya di lokasi yang tidak jauh dari tempat dirinya diamankan," ujar Vernal.
Petugas kemudian membawa CF menuju Cluster Hawai Cove 6 Nomor 6 yang selanjutnya dilakukan penggeledahan. Di lokasi kedua tersebut, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang mengindikasikan adanya aktivitas produksi pod etomidate.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/polisi-bongkar-rumah-produksi-narkoba-etomidate-wn-china-di-pik-2-381a500b/.
Baca juga
Jadwal Lengkap MotoGP Jepang 2026: Balapan Siang Hari
Pertarungan sengit MotoGP 2026 akan berlanjut ke MotoGP Jepang 2026 di Sirkuit Motegi, 2-4 Oktober. Berikut jadwal lengkap MotoGP 2026.
WHO peringatkan wabah penyakit menular di Yaman di tengah konflik
Moskow (ANTARA) - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Jenewa, Selasa (29/9), mengumumkan wabah kolera, demam berdarah dan campak tengah melanda Yaman di tengah konflik dan pengungsian massal.
Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Ilegal Serbu Al Aqsa-Masjid Ibrahim
Menteri Keamanan Israel Itamar Ben Gvir hingga ribuan pemukim ilegal menyerbu Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur dan Masjid Ibrahim di Hebron untuk memperingati hari raya Sukkot Yahudi.
Hiu 3,5 Meter Nyasar ke Kanal Kota, Malah Jadi 'Influencer'
Seekor hiu sepanjang 3,5 meter nyasar ke kanal di tengah kota Busan, Korea Selatan. Bukannya cepat kembali ke laut, keberadaan hiu tersebut malah mencuri perhatian warga hingga mendapat julukan "shafluencer", gabungan kata shark dan influencer.