Lewati ke konten

Kamis, 1 Oktober 2026727 berita

Profil Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman, Dua Wamenkeu Baru Pilihan PrabowoIni Pesan-pesan Sugiono ke Menlu Baru RI Arrmanatha NasirKabur dari Pelatnas Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi Berat!Rupiah Lunglai ke Rp17.966 per Dolar AS Kamis SoreRamai Sorak Sorai, Menkeu Suahasil dan PNS Kemenkeu Sambut 2 Wamen BaruTablet Premium Terbaru Samsung, Galaxy Tab S12 Mulai Rp 21 JutaProfil Irwan Meilano, Guru Besar ITB yang kini jadi Wamen KPCerita Suyudi Pagi Hari Diminta Bersiap, Sore Jadi Kapolri64 mobil siap bersaing dalam kompetisi KMHE 2026 di UnejJenderal Sigit Tegaskan Masih Aktif di Polri Meski Tak Lagi Jabat Kapolri
Ekonomi

Profil Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman, Dua Wamenkeu Baru Pilihan Prabowo

Liputan6 Bisnis 2 menit baca 454 kata
Profil Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman, Dua Wamenkeu Baru Pilihan Prabowo — gambar dari Liputan6 Bisnis
Gambar dari Liputan6 Bisnis. Ringkasan oleh Zona News.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto melantik dua nama dalam jajaran Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu). Keduanya yakni Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman. Pelantikan keduanya dilakukan bersamaan dengan pengangkatan dan pengambilan sumpah sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih, di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Dengan masuknya Luky dan Nurkholisoh, Menteri Keuangan Suahasil Nazara kini memiliki tiga wakil. Keduanya bergabung bersama Juda Agung, yang sebelumnya telah menduduki posisi Wamenkeu.

Luky bukan nama baru di Kementerian Keuangan. Ia memiliki perjalanan panjang sebagai birokrat di kementerian tersebut. Sementara Nurkholisoh berasal dari Bank Indonesia dan memiliki latar belakang akademik di bidang ekonomi serta keuangan.

Profil Luky Alfirman Luky Alfirman merupakan birokrat yang telah berkarier di Kementerian Keuangan sejak 1 Maret 1995. Dalam perjalanan kariernya, ia pernah menempati sejumlah posisi strategis di kementerian tersebut.

Luky merupakan lulusan Teknik Industri Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia kemudian melanjutkan pendidikan ke University of Colorado, Boulder, Amerika Serikat, dan meraih gelar Master of Arts (MA) serta Doctor of Philosophy (PhD) di bidang ekonomi.

Sejumlah jabatan pernah diembannya, antara lain Kepala Subdirektorat Potensi Perpajakan, Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana, Kepala Subdirektorat Manajemen Transformasi, hingga Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Kebayoran Lama.

Ia juga pernah dipercaya menjadi Kepala Pusat Kebijakan APBN, Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro, serta Kepala Pusat Analisis dan Harmonisasi Kebijakan Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan.

Luky kemudian menduduki posisi Direktur Jenderal Anggaran. Namun, pada April 2026, Menteri Keuangan saat itu, Purbaya Yudhi Sadewa, mencopot Luky dari posisi tersebut. Keputusan itu efektif sejak 21 April 2026 dan jabatan Dirjen Anggaran untuk sementara diisi pelaksana harian.

Kini, beberapa bulan setelah pencopotan tersebut, Luky kembali ke lingkungan Kementerian Keuangan dengan jabatan baru sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Profil Nurkholisoh Ibnu Aman Berbeda dengan Luky yang meniti sebagian besar kariernya di Kementerian Keuangan, Nurkholisoh Ibnu Aman dikenal sebagai ekonom dan peneliti di Bank Indonesia.

Nurkholisoh tercatat menjabat sebagai Senior Researcher di Bank Indonesia sejak November 2024. Dalam posisi tersebut, ia memimpin berbagai proyek penelitian yang berkaitan dengan kebijakan dan mendukung pengambilan keputusan di bank sentral. Profil akademiknya juga mencatat bidang riset seperti perbankan, kebijakan moneter, keuangan, makroekonomi, dan struktur pasar keuangan.

Sebelum menjadi Senior Researcher, Nurkholisoh menjalani pendidikan doktoral di University of Edinburgh Business School pada 2020 hingga 2025. Ia meraih gelar PhD di bidang Finance.

Pendidikan tingginya juga ditempuh di sejumlah perguruan tinggi internasional. Ia menyelesaikan Master of Business Administration (MBA) di The University of Chicago Booth School of Business pada 2010–2012.

Sebelumnya, ia meraih gelar Master of Science (M.Sc.) dari Chalmers University of Technology pada 2002–2004 dan gelar Bachelor of Engineering (B.Eng.) dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1997–2002. Ia juga pernah mengikuti program musim panas di London School of Economics and Political Science (LSE) pada 2008.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/profil-luky-alfirman-dan-nurkholisoh-ibnu-aman-dua-wamenkeu-baru-5299f660/.

Baca juga

Semua berita Ekonomi