Lewati ke konten

Selasa, 6 Oktober 20262292 berita

Reaksi Klopp Soal Timnas Jerman yang Kurang 'Putih'VIDEO: 17 Pegawai Lapas Cibinong Disanksi, Kalapas Diberhentikan12 pembalap tiba di Lombok, bersiap untuk MotoGP Mandalika 2026Koordinator BEM UI Diserang OTK di Jaksel, Ditendang lalu Nyungsruk dari MotorKapolres Bogor Tekankan Sinergitas TNI-Polri Kunci Mutlak Jaga Keamananamp;nbsp;Juara, Prabowo serahkan trofi FIFA ASEAN Cup ke pemain IndonesiaPolisi imbau suporter rayakan kemenangan Indonesia secara tertibJamal Mirdad Sentil Artis Muda yang Cuma Kejar Viral: “Berikan Karyamu”Pekalongan gelar Festival Literasi untuk bangkitkan minat baca wargaSejumlah menko mulai gunakan Maung Garuda sebagai kendaraan dinas
Olahraga

Reaksi Klopp Soal Timnas Jerman yang Kurang 'Putih'

Detik 1 menit baca 246 kata
Reaksi Klopp Soal Timnas Jerman yang Kurang 'Putih' — gambar dari Detik Sport
Gambar dari Detik Sport. Ringkasan oleh Zona News.

Pelatih Timnas Jerman Jurgen Klopp menanggapi dingin isu kurangnya pemain berkulit putih di dalam di skuadnya. Ia menyebut hal semacam itu hanya omong kosong.

Klopp baru-baru ini ditanyai soal komentar yang marak di media sosial mengenai banyaknya pemain berdarah imigran di skuad Jerman, terutama dari para pendukung sayap kanan yang popularitasnya meningkat di dalam negeri dalam beberapa tahun terakhir.

Kay Gottschalk, politisi dari partai sayap kanan Alternative for Deutschland (AfD) malah sengaja menampilkan dua foto dari era berbeda. Satu foto berisi 11 pemain inti berkulit putih di final Piala Dunia 1990 dan satu lagi 11 pemain inti dengan delapan orang non-kulit putih yang kalah 0-1 dari Yunani di UEFA Nations League pada 27 September lalu.

"Ciri-ciri karakter, kebajikan tertentu, dan semangat tim merupakan nilai-nilai budaya yang berkembang selama berabad-abad dan dibentuk oleh pengalaman sejarah bersama," tulis Gottschalk, seolah menekankan tidak adanya kesamaan sejarah dengan para pemain imigran tersebut.

Namun Klopp, yang sejak awal ditunjuk sebagai pelatih telah menekankan pentingnya persatuan di dalam tim, enggan memberi angin segar untuk para 'pencinta darah murni' tersebut. Baginya, komentar semacam itu "omong kosong belaka." "Sama sekali tidak ada alasan untuk memedulikan orang-orang ini. Kalian tidak akan mendapatkan tanggapan saya soal ini. Saya tidak punya banyak waktu untuk hal-hal bodoh dalam kehidupan sehari-hari, apalagi di media sosial," tegasnya.

Jerman terakhir kali memenangkan gelar mayor saat menjadi juara Piala Dunia 2014. Saat itu, mereka diisi sejumlah pemain keturunan/imigran, seperti Miroslav Klose, Lukas Podolski, Mesut Ozil, Jerome Boateng, Sami Khedira, hingga Shkodran Mustafi.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/reaksi-klopp-soal-timnas-jerman-yang-kurang-putih-3eb855b5/.

Baca juga

Juara, Prabowo serahkan trofi FIFA ASEAN Cup ke pemain Indonesia

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden FIFA Gianni Infantino menyerahkan trofi FIFA ASEAN Cup 2026 kepada kapten Timnas Indonesia Kevin Diks setelah Indonesia keluar sebagai juara usai mengalahkan Thailand melalui adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung…

Antara

Semua berita Olahraga