Lewati ke konten

Kamis, 1 Oktober 2026727 berita

Siapa Arrmanatha Nasir, Menlu Baru RI Pengganti Sugiono?Ini Pesan-pesan Sugiono ke Menlu Baru RI Arrmanatha NasirKabur dari Pelatnas Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi Berat!Rupiah Lunglai ke Rp17.966 per Dolar AS Kamis SoreRamai Sorak Sorai, Menkeu Suahasil dan PNS Kemenkeu Sambut 2 Wamen BaruTablet Premium Terbaru Samsung, Galaxy Tab S12 Mulai Rp 21 JutaProfil Irwan Meilano, Guru Besar ITB yang kini jadi Wamen KPCerita Suyudi Pagi Hari Diminta Bersiap, Sore Jadi Kapolri64 mobil siap bersaing dalam kompetisi KMHE 2026 di UnejJenderal Sigit Tegaskan Masih Aktif di Polri Meski Tak Lagi Jabat Kapolri
Internasional

Siapa Arrmanatha Nasir, Menlu Baru RI Pengganti Sugiono?

CNN Internasional 2 menit baca 490 kata
Siapa Arrmanatha Nasir, Menlu Baru RI Pengganti Sugiono? — gambar dari CNN Internasional
Gambar dari CNN Internasional. Ringkasan oleh Zona News.

Presiden Prabowo Subianto mengangkat Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir menjadi Menteri Luar Negeri RI menggantikan Sugiono, Kamis (1/10). Sugiono dipercaya di jabatan baru sebagai Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Arrmanatha dilantik bersama dengan 16 pejabat lainnya di Istana Negara, termasuk pendahulunya Sugiono.

"Saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab," ujar Arrmanatha Nasir dan Sugiono beserta para menteri baru yang diangkat Prabowo, Kamis (1/10) siang.

Profil Arrmanatha Nasir Menlu RI yang bernama lengkap Arrmanatha Christiawan Nasir lahir di Bangkok, Thailand, pada 30 Desember 1971.

Pia yang akrab disapa Tata itu mengenyam pendidikan di berbagai universitas ternama, seperti Universitas Buckingham, Universitas Leicester, dan Universitas Indonesia.

Di Universitas Buckingham, Tata mengambil program studi ekonomi. Dia lantas melanjutkan program magister di Universitas Leicester dan Universitas Indonesia dengan program studi yang berbeda.

Tata sempat bekerja sektor keuangan di bank swasta sebelum akhirya berkarier di Kementerian Luar Negeri.

Dia mulai bergabung dengan Kementerian Luar Negeri RI dan meniti diplomat karier sejak 1997. Pada 2001-2005, dia sempat menduduki sejumlah pos penting seperti Perwakilan RI untuk PBB di Jenewa serta bertindak sebagai regulator di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Lalu pada 2010, Tata dipercaya menjadi penasihat ekonomi untuk Presiden Majelis Umum PBB.

Kemudian pada 2018 hingga 2012, Tata menjadi Wakil Tetap (Watap) RI untuk PBB di New York, Amerika Serikat.

Dari 2014 hingga 2019, dia menjadi juru bicara Kemlu di era Menteri Retno Marsudi. Di sini, dia mulai dikenal publik luas.

Tata juga pernah menjabat jadi Duta Besar RI untuk Prancis pada 2019 hingga 2021.

Dilansir dari Antara, pada 2023, ia dipercaya menjadi Wakil Presiden ECOSOC. Tat juga memimpin Coordination Segment ECOSOC, forum yang mempertemukan berbagai komisi fungsional, badan ahli, komisi regional, serta entitas dalam sistem PBB.

Pada tahun yang sama, Tata menyerahkan surat kepercayaan sebagai Wakil Tetap Republik Indonesia untuk International Seabed Authority (ISA) di Kingston, Jamaika.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/siapa-arrmanatha-nasir-menlu-baru-ri-pengganti-sugiono-4fca7fda/.

Baca juga

Semua berita Internasional