Tinju Gagal Sumbang Medali di Asian Games 2026, Perbati Buka Suara
Pengurus Besar Tinju Amatir Indonesia (Perbati) gagal memberikan medali bagi Indonesia di Asian Games 2026. Mereka mengakui masih ada kurangnya.
Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal Perbati Hengky Silatang, setibanya di Jakarta, pada Sabtu (3/10/2026). Ia turut mendampingi lima atlet yang berjuang di Aichi-Nagoya.
Kelima petinju itu ialah Nabila Maharani 54kg, Huswatun Hasanah 65kg, Jill Mandagie 55kg, Asri Udin 60kg, dan Maikhel Muskita 80kg.
Namun, dari kesemuanya capaian terbaik tinju Indonesia hanya sampai perempatfinal. Maikhel tak mampu melangkah ke babak berikutnya setelah kalah dari Minseong Kim asal Korea Selatan. Dari lima juri, Maikhel hanya satu juri yang memenangkannya. Sementara sisanya memilih Kim.
"Pasti sebagai atlet, kami saat bertanding juga, pas keputusan itu, saya yakin menang. Sebab, di ronde ketiga, saya push lawan cuma keputusan-keputusan wasit itu menilai saya kalah," kata Maikhel.
"Saya sangat-sangat kecewa karena latihan kan bukan satu hari saja. Butuh waktu yang harus kita korbankan, orang tua, kerja, segala macam dan memang hati sudah buat tinju." "Ya ke depan belajar dari kesalahan juga bersama pengurus juga, supaya kami bisa upgrade yang maksimal," tegas Maikhel.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Perbati Hengky Silatang mengakui kurangnya pelatih fisik pada saat persiapan tim menuju pertandingan.
"Secara kualitas kami tidak tertinggal dengan negara-negara yang banyaknya juara-juara olimpiade. Hanya memang mesti training center berkepanjangan, dan evaluasinya paling tidak ada khusus pelatih fisik untuk menangani si atlet," kata Hengky.
"Kami tidak menyalahkan kesemuanya. Saya sebagai pengurus juga bertanggung jawab dan ini adalah cambuk untuk bisa berbicara. Karena targetnya paling tidak (ke depan) bisa lolos di Olimpiade, selain nanti SEA Games di Malaysia," ujarnya.
Tak hanya itu, Hengky juga menyoroti soal faktor nonteknis yang ada pada atlet selama bertanding.
"Jadi kami harus benahi dan semua unsur-unsur, termasuk saya, semua harus tahu. Kami menyadari dan mengakui itu perlu ada pembenahan secara total agar hasilnya bisa lebih baik ke depan," kata Hengky.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/tinju-gagal-sumbang-medali-di-asian-games-2026-perbati-buka-suara-5a9499b3/.
Baca juga
Juara, Prabowo serahkan trofi FIFA ASEAN Cup ke pemain Indonesia
Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden FIFA Gianni Infantino menyerahkan trofi FIFA ASEAN Cup 2026 kepada kapten Timnas Indonesia Kevin Diks setelah Indonesia keluar sebagai juara usai mengalahkan Thailand melalui adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung…
Polisi imbau suporter rayakan kemenangan Indonesia secara tertib
Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya mengimbau seluruh suporter untuk merayakan kemenangan Tim Nasional (Timnas) Indonesia pada laga final FIFA ASEAN Cup 2026 secara tertib serta senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Wajah Prabowo Sempat Tegang, Langsung Semringah Usai Emil Audero Tepis Penalti Thailand
FIFA ASEAN Cup 2026 Wajah Prabowo Sempat Tegang, Langsung Semringah Usai Emil Audero Tepis Penalti Thailand Presiden Prabowo Subianto tampak bahagia ketika Timnas Indonesia berhasil memenangkan laga final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK Jakarta Ringkasan Berita:
Juara, Timnas Indonesia Sukses 2 Kali Bikin Fans Garuda Jantungan
Timnas Indonesia sukses dua kali beruntun membuat fans Garuda jantungan setelah memastikan menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026 dengan mengalahkan Thailand secara dramatis melalui adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Senin (5/10),