Skip to content

Wednesday, 30 September 2026188 stories

4,1 ton sianida asal Filipina digagalkan di Gorontalo UtaraWamenperin: Penetrasi Pasar Produk Industri Hijau Harus DiperluasIHSG Naik 1%, Ini PenyebabnyaUpdate Terbaru Klaim Asuransi KM Virgo Transport 8, Kapal Mau DiangkatPolisi Bongkar Rumah Produksi Narkoba Etomidate WN China di PIK 2Pemerintah Target Net Zero Emission Lebih Cepat Tercapai pada 20504,1 ton sianida asal Filipina digagalkan di Gorontalo UtaraTrump, bos teknologi sepakati keamanan Super IntelligenceKemenag salurkan Rp65,2 miliar untuk pemulihan pesantren di AcehTaufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya YTR Mulai Diadili Hari Ini
Economy

4,1 ton sianida asal Filipina digagalkan di Gorontalo Utara

Antara 2 min read 336 kata
4,1 ton sianida asal Filipina digagalkan di Gorontalo Utara — gambar dari Antara
Image from Antara. Summarised by Zona News.

Automatic translation. This article was translated from Indonesian. Names, institutions and figures are kept in their original form. For the authoritative version, read the report at the original source.

Menindaklanjuti informasi terpercaya itu, tim gabungan langsung bergerak dan membagi kekuatan menjadi lima tim untuk melaksanakan penyekatan ketat, baik dari sektor darat maupun laut Gorontalo (ANTARA) - Tim gabungan TNI AL, Polri, Bea Cukai, dan Satgas Tombak Pusintelal menggagalkan penyelundupan 4,1 ton sianida asal Filipina di Kecamatan Tolinggula, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Gorontalo Letkol Marinir Andi Arif Mangkubumi di Gorontalo, Rabu, mengatakan pengungkapan itu berawal dari informasi intelijen mengenai rencana penyelundupan bahan kimia berbahaya melalui perairan Gorontalo.

"Menindaklanjuti informasi terpercaya itu, tim gabungan langsung bergerak dan membagi kekuatan menjadi lima tim untuk melaksanakan penyekatan ketat, baik dari sektor darat maupun laut," kata Andi.

Ia menjelaskan operasi penindakan dimulai Jumat (25/9) sekitar pukul 01.00 WITA. Saat itu, tim laut menggunakan perahu karet Posal Kwandang mendeteksi sebuah pampboat asal Filipina yang diduga melakukan bongkar muatan ilegal di muara Pulau Lango, Kecamatan Tolinggula.

Muatan tersebut kemudian dipindahkan ke sebuah truk yang langsung meninggalkan lokasi.

inisial AKL (22) dan kernet AA (30).

Pada saat bersamaan, pengejaran terhadap pampboat terus dilakukan menggunakan Kapal Patroli Bea Cukai 30006.

Sekitar pukul 04.30 WITA, tim gabungan berhasil mencegat pampboat tersebut di perairan Umu Paleleh-Molangato yang berada di wilayah perbatasan Sulawesi Tengah dan Gorontalo.

Dari enam anak buah kapal (ABK), petugas mengamankan empat warga negara Filipina, masing-masing berinisial M (47), DY (43), A (27), dan VN (19).

irud Gorontalo Utara, sedangkan pampboat ditarik menuju Pelabuhan Kwandang.

Selanjutnya, pada pukul 08.00 WITA, truk beserta dua WNI dan empat WNA Filipina dibawa ke Markas Lanal Gorontalo untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Dari pemeriksaan awal, petugas menyita 80 karung yang diduga berisi sianida (CN) dengan berat masing-masing 50 kilogram.

Total berat barang bukti tersebut mencapai 4.185,35 kilogram atau sekitar 4,1 ton.

irakan mencapai Rp3.097.159.000.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/41-ton-sianida-asal-filipina-digagalkan-di-gorontalo-utara-0f57b9bd/.

Related

IHSG Naik 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Naik 1%, Ini Penyebabnya Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat pada perdagangan sesi I pagi ini Rabu (30/9/2026). IHSG melaju hijau ke 6.185,37 atau naik 1,04% pada pukul 09.30 WIB.

CNBC Indonesia

Semua berita Ekonomi