Skip to content

Thursday, 1 October 2026727 stories

7 energi alternatif pengganti minyak bumi, apa saja?Ini Pesan-pesan Sugiono ke Menlu Baru RI Arrmanatha NasirKabur dari Pelatnas Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi Berat!Rupiah Lunglai ke Rp17.966 per Dolar AS Kamis SoreRamai Sorak Sorai, Menkeu Suahasil dan PNS Kemenkeu Sambut 2 Wamen BaruTablet Premium Terbaru Samsung, Galaxy Tab S12 Mulai Rp 21 JutaProfil Irwan Meilano, Guru Besar ITB yang kini jadi Wamen KPCerita Suyudi Pagi Hari Diminta Bersiap, Sore Jadi Kapolri64 mobil siap bersaing dalam kompetisi KMHE 2026 di UnejJenderal Sigit Tegaskan Masih Aktif di Polri Meski Tak Lagi Jabat Kapolri
Economy

7 energi alternatif pengganti minyak bumi, apa saja?

Antara 4 min read 804 kata
7 energi alternatif pengganti minyak bumi, apa saja? — gambar dari Antara Ekonomi
Image from Antara Ekonomi. Summarised by Zona News.

Automatic translation. This article was translated from Indonesian. Names, institutions and figures are kept in their original form. For the authoritative version, read the report at the original source.

Jakarta (ANTARA) - Minyak bumi selama ini menjadi salah satu sumber energi utama dunia. Bahan bakar kendaraan, pesawat, kapal hingga berbagai kegiatan industri masih banyak bergantung pada hasil pengolahan minyak bumi.

Namun, minyak bumi merupakan sumber energi fosil yang jumlahnya terbatas. Penggunaannya juga menghasilkan emisi gas rumah kaca yang berkontribusi terhadap perubahan iklim. Karena itu, pengembangan energi alternatif menjadi salah satu bagian penting dalam upaya mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.

Energi alternatif tidak berarti satu sumber energi bisa langsung menggantikan seluruh fungsi minyak bumi. Ada sumber yang lebih cocok untuk menghasilkan listrik, sementara lainnya dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar kendaraan atau bahan baku industri.

Berikut tujuh energi alternatif yang banyak dikembangkan.

1. Energi surya Energi surya memanfaatkan cahaya matahari untuk menghasilkan listrik menggunakan panel fotovoltaik. Sumber energi ini menjadi salah satu teknologi yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir.

International Renewable Energy Agency (IRENA) mencatat tenaga surya menjadi penyumbang terbesar penambahan kapasitas energi terbarukan dunia pada 2024. Dari total 582 gigawatt (GW) kapasitas energi terbarukan baru yang terpasang pada tahun tersebut, sekitar 452,1 GW berasal dari tenaga surya.

Tenaga surya juga tidak membutuhkan pembakaran bahan bakar saat menghasilkan listrik sehingga tidak menghasilkan emisi langsung dari proses pembangkitan.

Namun, produksi listrik dari panel surya bergantung pada ketersediaan sinar matahari. Karena itu, baterai dan sistem jaringan listrik yang baik dibutuhkan agar listrik tetap tersedia ketika matahari tidak bersinar.

itas energi terbarukan global pada 2024 dengan tambahan sekitar 114,3 GW.

Sama seperti tenaga surya, pembangkit listrik tenaga angin tidak membutuhkan pembakaran minyak atau batu bara ketika menghasilkan listrik.

Kelemahannya, produksi listrik bergantung pada kondisi angin sehingga membutuhkan pengelolaan jaringan dan penyimpanan energi yang sesuai.

3. Energi air Pembangkit listrik tenaga air memanfaatkan aliran atau jatuhan air untuk menggerakkan turbin. Teknologi ini sudah digunakan di berbagai negara dan termasuk salah satu sumber energi terbarukan yang telah matang.

Menurut IRENA, kapasitas pembangkit listrik tenaga air dunia mencapai sekitar 1.277 GW pada akhir 2024, belum termasuk kapasitas pumped storage.

Keunggulan lainnya adalah pembangkit tenaga air dapat memberikan fleksibilitas pada sistem kelistrikan. Namun, pembangunan bendungan dan proyek pembangkit skala besar dapat memberikan dampak terhadap lingkungan serta membutuhkan lokasi dengan kondisi geografis yang sesuai.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/7-energi-alternatif-pengganti-minyak-bumi-apa-saja-c3a2dd9f/.

Related

Semua berita Ekonomi