Skip to content

Wednesday, 30 September 2026188 stories

Argentina Harus Bisa 'Hidup' Tanpa MessiWamenperin: Penetrasi Pasar Produk Industri Hijau Harus DiperluasIHSG Naik 1%, Ini PenyebabnyaUpdate Terbaru Klaim Asuransi KM Virgo Transport 8, Kapal Mau DiangkatPolisi Bongkar Rumah Produksi Narkoba Etomidate WN China di PIK 2Pemerintah Target Net Zero Emission Lebih Cepat Tercapai pada 20504,1 ton sianida asal Filipina digagalkan di Gorontalo UtaraTrump, bos teknologi sepakati keamanan Super IntelligenceKemenag salurkan Rp65,2 miliar untuk pemulihan pesantren di AcehTaufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya YTR Mulai Diadili Hari Ini
Sports

Argentina Harus Bisa 'Hidup' Tanpa Messi

Detik 1 min read 237 kata
Argentina Harus Bisa 'Hidup' Tanpa Messi — gambar dari Detik Sport
Image from Detik Sport. Summarised by Zona News.

Automatic translation. This article was translated from Indonesian. Names, institutions and figures are kept in their original form. For the authoritative version, read the report at the original source.

Lionel Scaloni tidak mau Argentina loyo setelah pensiunnya Lionel Messi. Maka dia akan mencari cara terbaik agar Tim Tango tetap kompetitif.

Messi sudah memutuskan mundur dari timnas tak lama setelah ayahnya Jorge Messi meninggal dunia. Hal itu makin menambah kedukaan Messi yang gagal membawa Argentina mempertahankan gelar juara dunia karena kalah dari Spanyol di final.

Pensiunnya Messi jelas jadi kabar buruk untuk Argentina mengingat dialah yang menggendong timnas selama sedekade lebih terakhir. Empat gelar internasional dalam enam tahun terakhir tak lepas dari peran Messi.

Dia juga yang melajukan Argentina menuju takhta juara dunia di Qatar empat tahun lalu. Messi juga jadi penampil dan pencetak gol terbanyak negaranya dengan 125 gol dari 207 caps.

Tugas berat menunggu Scaloni untuk mencari komposisi terbaik untuk Argentina sepeninggal Messi. Tidak cuma soal gol dan assist, tapi juga kepemimpinan serta mental juara Messi begitu krusial.

Maka tiga laga friendly selama jeda internasional ini akan digunakan Scaloni membentuk Argentina yang baru tanpa Messi. Di lini serang, duet Julian Alvarez dan Lautaro Martinez yang ditopang Nico Paz sebagai nomor 10 digadang-gadang jadi senjata baru Albiceleste "Untuk itulah ada laga-laga seperti ini, untuk coba-coba. Kami akan mencari cara untuk bermain dengan gaya berbeda," ujar Scaloni di ESPN.

"Gaya kami tetap mengutamakan pengusaaan bola. Dari situ, kami akan lihat bagaimana beradaptasi nantinya," sambungnya.

Argentina akan bertemu Bolivia (30 September), Burkina Faso (3 Oktober), dan Benin (6 Oktober). Messi akan melakoni laga perpisahan Messi saat bertemu Benin.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/argentina-harus-bisa-hidup-tanpa-messi-9214bcc7/.

Related

Kroasia yang Terlalu Permisif ke Spanyol

Pelatih Kroasia Slaven Bilic mengkritik performa timnya usai kalah 1-4 dari Spanyol di UEFA Nations League. Mateo Kovacic dkk seperti memberikan panggung untuk La Furia Roja.

Detik Sport

Semua berita Olahraga