Argentina Harus Bisa 'Hidup' Tanpa Messi
Automatic translation. This article was translated from Indonesian. Names, institutions and figures are kept in their original form. For the authoritative version, read the report at the original source.
Lionel Scaloni tidak mau Argentina loyo setelah pensiunnya Lionel Messi. Maka dia akan mencari cara terbaik agar Tim Tango tetap kompetitif.
Messi sudah memutuskan mundur dari timnas tak lama setelah ayahnya Jorge Messi meninggal dunia. Hal itu makin menambah kedukaan Messi yang gagal membawa Argentina mempertahankan gelar juara dunia karena kalah dari Spanyol di final.
Pensiunnya Messi jelas jadi kabar buruk untuk Argentina mengingat dialah yang menggendong timnas selama sedekade lebih terakhir. Empat gelar internasional dalam enam tahun terakhir tak lepas dari peran Messi.
Dia juga yang melajukan Argentina menuju takhta juara dunia di Qatar empat tahun lalu. Messi juga jadi penampil dan pencetak gol terbanyak negaranya dengan 125 gol dari 207 caps.
Tugas berat menunggu Scaloni untuk mencari komposisi terbaik untuk Argentina sepeninggal Messi. Tidak cuma soal gol dan assist, tapi juga kepemimpinan serta mental juara Messi begitu krusial.
Maka tiga laga friendly selama jeda internasional ini akan digunakan Scaloni membentuk Argentina yang baru tanpa Messi. Di lini serang, duet Julian Alvarez dan Lautaro Martinez yang ditopang Nico Paz sebagai nomor 10 digadang-gadang jadi senjata baru Albiceleste "Untuk itulah ada laga-laga seperti ini, untuk coba-coba. Kami akan mencari cara untuk bermain dengan gaya berbeda," ujar Scaloni di ESPN.
"Gaya kami tetap mengutamakan pengusaaan bola. Dari situ, kami akan lihat bagaimana beradaptasi nantinya," sambungnya.
Argentina akan bertemu Bolivia (30 September), Burkina Faso (3 Oktober), dan Benin (6 Oktober). Messi akan melakoni laga perpisahan Messi saat bertemu Benin.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/argentina-harus-bisa-hidup-tanpa-messi-9214bcc7/.
Related
Bulutangkis Lampaui Target, Menpora Tagih Cabor Lain yang Janjikan Emas
Menpora Erick Thohir menyebut perjuangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjadi momentum penting perjuangan kontingen Indonesia dalam mencapai target empat medali emas di Asian Games 2026. Dia menunggu emas-emas lainnya dari cabor yang sudah berjanji.
Kroasia yang Terlalu Permisif ke Spanyol
Pelatih Kroasia Slaven Bilic mengkritik performa timnya usai kalah 1-4 dari Spanyol di UEFA Nations League. Mateo Kovacic dkk seperti memberikan panggung untuk La Furia Roja.
FIFA ASEAN Cup 2026: Rafaelson Absen Bikin Vietnam Mandul
Absennya Rafaelson bikin Vietnam tumpul saat kalah dari Thailand. Padahal, The Golden Star Warriors tampil lebih dominan di laga ini.
Kejurnas Sprint Rally 2026: Karena Batang Bukan Cuma Kawasan Industri
Batang baru saja menggelar putaran keempat Kejurnas Sprint Rally 2026. Ini jadi cara memajukan sport tourism di kawasan Industri tersebut.