Skip to content

Wednesday, 30 September 2026188 stories

Atlet Sepeda BMX Jasmine Pulihkan Fisik Dulu, Baru Tatap Kejuaraan AsiaWamenperin: Penetrasi Pasar Produk Industri Hijau Harus DiperluasIHSG Naik 1%, Ini PenyebabnyaUpdate Terbaru Klaim Asuransi KM Virgo Transport 8, Kapal Mau DiangkatPolisi Bongkar Rumah Produksi Narkoba Etomidate WN China di PIK 2Pemerintah Target Net Zero Emission Lebih Cepat Tercapai pada 20504,1 ton sianida asal Filipina digagalkan di Gorontalo UtaraTrump, bos teknologi sepakati keamanan Super IntelligenceKemenag salurkan Rp65,2 miliar untuk pemulihan pesantren di AcehTaufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya YTR Mulai Diadili Hari Ini
Sports

Atlet Sepeda BMX Jasmine Pulihkan Fisik Dulu, Baru Tatap Kejuaraan Asia

Detik 2 min read 322 kata
Atlet Sepeda BMX Jasmine Pulihkan Fisik Dulu, Baru Tatap Kejuaraan Asia — gambar dari Detik Sport
Image from Detik Sport. Summarised by Zona News.

Automatic translation. This article was translated from Indonesian. Names, institutions and figures are kept in their original form. For the authoritative version, read the report at the original source.

Atlet balap sepeda BMX Jasmine Azzahra Setyobudi fokus memulihkan fisik setelah membawa pulang medali perunggu Asian Games 2026. Jasmine segera menatap Kejuaraan Asia tahun depan.

Jasmine finis ketiga di nomor Women BMX Racing yang berlangsung di Nagoya Velodrome BMX Race Course, Jepang. skor 34.932 dalam pertandingan yang dimulai pukul 12.15 waktu setempat.

Ini adalah medali perunggu kedua Jasmine setelah meraihnya di Asian Games 2022 Hangzhou. Jasmine mengungkapkan perjuangannya di Asian Games kali ini menghadapi tantangan berat karena mengalami sejumlah cedera.

"Perjalanannya tak gampang karena saya baru mulai masuk trek lagi itu 1 April 2026. Sebab, baru operasi 31 Desember 2025. Sembilan hari kemudian, saya jatuh lagi dan cedera dengkul. Kemudian lanjut pada akhir Juni juga jatuh, kena cedera pinggang dan pergelangan tangan," kata Jasmine setibanya di Jakarta, Selasa (29/9/2026).

"Jadi sebelum berangkat ke Asian Games, sebelum balap Asian BMX Racing Championships itu saya terapi tiga pekan dulu di Surabaya, sisanya mengikuti persiapan yang ada," tambahnya.

Jasmine mengatakan, semula ia menargetkan medali perak, apalagi ini Asian Games keduanya. Namun, karena kondisinya Jas pun harus puas dengan torehan perunggu.

"Ya, alhamdullilah dikasih keselamatan dan medali lagi," tuturnya.

Setelah Asian Games, Jasmine rencananya akan pulang ke Yogyakarta dulu guna berkumpul dengan keluarga selama sepekan. Kemudian terbang ke Surabaya untuk memulihkan kondisi fisik dan cederanya.

"Saat ini kondisi saya masih 60-70 persen karena kalau sakit pinggang ini tak bisa duduk lama. Jadi harus benar-benar rest, seperti terlentang atau tengkurap," kata Jasmine.

Ia memang harus bersiap lebih awal karena tahun depan sudah ditunggu Kejuaraan Asia BMX di Bangkok. Sebelumnya, ia sudah meraih medali emas di ajang yang sama namun levelnya di bawah usia 23 tahun putri.

"Tahun depan saya sudah masuk elite. Jadi secara peta persaingan sedikit sudah membaca di Asian Games, tapi belum terlalu dalam," tuturnya.

Jasmine bertekad untuk memberikan performa terbaiknya di Kejuaraan Asia nanti. Sebab, ajang ini juga menjadi salah satu kualifikasi menuju Olimpiade 2028 Los Angeles.

"Juaranya bisa langsung lolos Olimpiade," kata Jasmine.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/atlet-sepeda-bmx-jasmine-pulihkan-fisik-dulu-baru-tatap-kejuaraan-asia-2c1c87d6/.

Related

Kroasia yang Terlalu Permisif ke Spanyol

Pelatih Kroasia Slaven Bilic mengkritik performa timnya usai kalah 1-4 dari Spanyol di UEFA Nations League. Mateo Kovacic dkk seperti memberikan panggung untuk La Furia Roja.

Detik Sport

Semua berita Olahraga