Skip to content

Wednesday, 30 September 2026188 stories

Cara BPKH Ringankan Beban Jemaah Haji Lewat Investasi Tepat SasaranWamenperin: Penetrasi Pasar Produk Industri Hijau Harus DiperluasIHSG Naik 1%, Ini PenyebabnyaUpdate Terbaru Klaim Asuransi KM Virgo Transport 8, Kapal Mau DiangkatPolisi Bongkar Rumah Produksi Narkoba Etomidate WN China di PIK 2Pemerintah Target Net Zero Emission Lebih Cepat Tercapai pada 20504,1 ton sianida asal Filipina digagalkan di Gorontalo UtaraTrump, bos teknologi sepakati keamanan Super IntelligenceKemenag salurkan Rp65,2 miliar untuk pemulihan pesantren di AcehTaufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya YTR Mulai Diadili Hari Ini
Economy

Cara BPKH Ringankan Beban Jemaah Haji Lewat Investasi Tepat Sasaran

CNBC Indonesia 3 min read 559 kata
Cara BPKH Ringankan Beban Jemaah Haji Lewat Investasi Tepat Sasaran — gambar dari CNBC Indonesia
Image from CNBC Indonesia. Summarised by Zona News.

Automatic translation. This article was translated from Indonesian. Names, institutions and figures are kept in their original form. For the authoritative version, read the report at the original source.

Cara BPKH Ringankan Beban Jemaah Haji Lewat Investasi Tepat Sasaran Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menegaskan dana haji yang dikelola pemerintah tidak sekadar disimpan, tetapi diinvestasikan dan hasilnya digunakan untuk mendukung pembiayaan penyelenggaraan ibadah haji.

Karena itu, besaran nilai manfaat yang tercatat pada virtual account jemaah tidak bisa disamakan dengan total imbal hasil investasi atas setoran awal mereka.

Hal ini menjawab pertanyaan yang belakangan muncul di media sosial mengenai dana haji. Salah satu ilustrasi yang beredar adalah setoran awal Rp25 juta sejak 2018 yang hingga kini disebut hanya menghasilkan nilai manfaat sekitar Rp3,2 juta.

Jika dana Rp25 juta tersebut diasumsikan mendapatkan imbal hasil 5% per tahun dan seluruh hasil investasi diberikan kepada pemilik dana, secara matematis nilainya memang akan lebih besar.

Namun, mekanisme pengelolaan dana haji tidak bekerja seperti deposito atau investasi individual.

Kepala Badan Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah menjelaskan, hasil pengelolaan dana haji setiap tahun harus didistribusikan kepada dua kelompok utama, yakni jemaah yang masih menunggu keberangkatan dan jemaah yang berangkat pada tahun berjalan.

"Setiap tahun hasil investasi yang kita berikan atau total yang dihasilkan itu tidak seluruhnya didistribusikan kepada virtual account untuk yang menunggu, tapi untuk yang berangkat," kata Fadlul.

Dengan mekanisme tersebut, nilai manfaat yang tercatat di virtual account jemaah memang tidak akan sama dengan yield investasi yang dihasilkan BPKH.

Fadlul memberikan ilustrasi, apabila hasil investasi mencapai yield 7%, angka tersebut tidak otomatis seluruhnya masuk ke virtual account jemaah yang masih menunggu.

Nilai manfaat tersebut harus dibagi untuk kebutuhan jemaah yang berangkat pada tahun berjalan.

"Anggaplah kita dapat 10% atau 7% yield. 7% yield itu buat jamaah menunggu tidak 7% karena ada dibagi lagi. Anggaplah 50-50, walaupun kadang-kadang lebih besar untuk yang berangkat daripada yang menunggu," ujarnya.

Dengan demikian, rendahnya tambahan saldo pada virtual account tidak serta-merta menunjukkan dana jemaah tidak berkembang atau mengalami kerugian.

Yang terjadi adalah hasil pengelolaan dana haji didistribusikan melalui mekanisme yang berbeda, termasuk untuk membantu mengurangi beban biaya jemaah yang berangkat.

Menurut Fadlul, distribusi nilai manfaat tersebut diperlukan karena biaya penyelenggaraan ibadah haji yang harus dibayarkan jemaah pada saat keberangkatan dapat menjadi jauh lebih tinggi apabila tidak mendapatkan dukungan dari nilai manfaat pengelolaan dana haji.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/cara-bpkh-ringankan-beban-jemaah-haji-lewat-investasi-tepat-sasaran-c00c0023/.

Related

IHSG Naik 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Naik 1%, Ini Penyebabnya Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat pada perdagangan sesi I pagi ini Rabu (30/9/2026). IHSG melaju hijau ke 6.185,37 atau naik 1,04% pada pukul 09.30 WIB.

CNBC Indonesia

4,1 ton sianida asal Filipina digagalkan di Gorontalo Utara

Menindaklanjuti informasi terpercaya itu, tim gabungan langsung bergerak dan membagi kekuatan menjadi lima tim untuk melaksanakan penyekatan ketat, baik dari sektor darat maupun laut Gorontalo (ANTARA) - Tim gabungan TNI AL, Polri, Bea Cukai, dan Satgas Tombak Pusintelal…

Antara

Semua berita Ekonomi