Chevrolet Impala SS Ini Cuma Jalan 230 Km Selama 30 Tahun
Automatic translation. This article was translated from Indonesian. Names, institutions and figures are kept in their original form. For the authoritative version, read the report at the original source.
Liputan6.com, Jakarta - Sebuah Chevrolet Impala SS keluaran 1996 mendadak menjadi perhatian kolektor mobil klasik dunia. Bukan tanpa alasan, sedan berotot asal Amerika Serikat ini hanya mencatatkan jarak tempuh 230 kilometer sejak pertama kali dibeli pada 30 tahun lalu.
Mobil tersebut diketahui tetap terdaftar atas nama pemilik pertamanya hingga 2024. Alih-alih digunakan sebagai kendaraan harian, Chevrolet Impala SS ini justru lebih banyak menghabiskan waktunya di dalam garasi.
Kini, unit berwarna hitam dengan interior kulit abu-abu tersebut ditawarkan melalui platform lelang daring Bring a Trailer.
Berdasarkan data listing, mobil memiliki laporan Carfax bersih tanpa riwayat kecelakaan maupun kerusakan yang dilaporkan, serta dibekali surat kepemilikan Illinois yang bersih.
Saat ini, penawaran dalam lelang telah mencapai US$35.000. Lelang dijadwalkan berakhir pada 1 Oktober 2026 dan dapat diperpanjang apabila terdapat penawaran pada menit-menit terakhir.
Chevrolet Impala SS 1996 merupakan salah satu sedan performa tinggi yang dibangun General Motors (GM) di atas platform body-on-frame. Model ini memiliki karakter yang berbeda dari sedan keluarga biasa berkat tampilan agresif dan mesin V8 berkapasitas besar.
Tak heran jika Impala SS kerap mendapat julukan "Corvette empat pintu". Eksteriornya menampilkan grille depan satu palang berwarna hitam, spoiler pada bagasi, knalpot ganda, serta pelek alloy lima palang berukuran 17 inci.
Unit yang sedang dilelang juga masih mempertahankan spesifikasi tersebut. Peleknya dibalut ban Hankook Ventus, sementara sistem pengereman menggunakan cakram berukuran 12,1 inci di keempat roda.
Untuk meningkatkan kemampuan pengendalian, Chevrolet membekali Impala SS dengan suspensi sport yang lebih rendah sekitar 1 inci, peredam kejut heavy-duty, serta limited-slip differential.
Tahun 1996 menjadi periode penting bagi Impala SS karena GM memberikan sejumlah revisi pada bagian interior.
Jika model 1994 dan 1995 menggunakan speedometer digital serta tuas transmisi di kolom kemudi, Impala SS 1996 mendapatkan panel instrumen analog lengkap dengan takometer. Posisi tuas transmisi juga dipindahkan ke konsol tengah.
Kabinnya dibalut kulit abu-abu dengan jok depan model bucket seat dan logo SS pada sandaran kepala. Fitur yang tersedia meliputi AC, cruise control, sistem audio CD, setir berlapis kulit, serta jendela, spion, dan pengunci pintu elektrik.
Menariknya, odometer digital pada unit ini baru menunjukkan angka 143 mil, menjadi salah satu daya tarik utama bagi calon pembeli.
Di balik kap mesin, Chevrolet Impala SS 1996 mengandalkan mesin V8 LT1 berkapasitas 5,7 liter.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/chevrolet-impala-ss-ini-cuma-jalan-230-km-selama-30-tahun-bd25fc89/.
Related
Kabur dari Pelatnas Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi Berat!
CRISTIANO Ronaldo terancam sanksi berat usai kabur dari pemusatan latihan (pelatnas) Timnas Portugal. Tidak tanggung-tanggung, ia bisa dilarang bermain enam bulan plus denda sekira 1.000 Euro (setara Rp20,2 juta).
2 Pemain Indonesia yang Diwaspadai Bangladesh!
Timnas Bangladesh akan dijamu Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Tigers of Bengal mewaspadai dua pemain Skuad Garuda. Indonesia vs Bangladesh akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Laga itu kickoff pada Kamis (1/10/2026), pukul 19.30 WIB.
Masih Ingat Chris Smalling yang Dulu Bermain untuk MU?
Liputan6.com, Jakarta - Mantan bek Manchester United, Chris Smalling, akhirnya menemukan klub baru setelah beberapa bulan berstatus tanpa klub. Bek tengah berusia 36 tahun itu resmi bergabung dengan Porto, pemuncak klasemen Liga Portugal.
GAC Akuisisi Saham FAW Toyota, Strategi Baru Mulai Terungkap
Liputan6.com, Jakarta - GAC Group berencana mengambil alih 50 persen saham di perusahaan patungan FAW dan Toyota di China. Langkah ini membuat GAC menggantikan China FAW Group Corporation, sebagai mitra Toyota di perusahaan patungan tersebut, dengan tujuan menyederhanakan…