Skip to content

Wednesday, 30 September 2026188 stories

Karhutla Masih Tersisa 209,78 Hektare, Penerbangan TergangguWamenperin: Penetrasi Pasar Produk Industri Hijau Harus DiperluasIHSG Naik 1%, Ini PenyebabnyaUpdate Terbaru Klaim Asuransi KM Virgo Transport 8, Kapal Mau DiangkatPolisi Bongkar Rumah Produksi Narkoba Etomidate WN China di PIK 2Pemerintah Target Net Zero Emission Lebih Cepat Tercapai pada 20504,1 ton sianida asal Filipina digagalkan di Gorontalo UtaraTrump, bos teknologi sepakati keamanan Super IntelligenceKemenag salurkan Rp65,2 miliar untuk pemulihan pesantren di AcehTaufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya YTR Mulai Diadili Hari Ini
Economy

Karhutla Masih Tersisa 209,78 Hektare, Penerbangan Terganggu

Detik 3 min read 648 kata
Karhutla Masih Tersisa 209,78 Hektare, Penerbangan Terganggu — gambar dari Detik Finance
Image from Detik Finance. Summarised by Zona News.

Automatic translation. This article was translated from Indonesian. Names, institutions and figures are kept in their original form. For the authoritative version, read the report at the original source.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto melaporkan penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Dia melaporkan karhutla di Sumatera dan Kalimantan mencapai 1.212,52 hektare dan yang berhasil dipadamkan ada 1.002,74 hektar.

Sekitar 209,78 hektare masih perlu dipadamkan, yang terluas ada di Kalimantan Selatan yang masih terbakar seluas 63,16 hektare. Sementara yang terendah ada di Kalimantan Barat mencapai 11,74 hektare.

Hanya saja Suharyanto mengatakan penanganan asap imbas karhutla cukup sulit dilakukan di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat, sebab operasi modifikasi cuaca (OMC) belum berhasil. Hal itu membuat asap mengganggu penerbangan komersial dan operasional transportasi udara.

"OMC terutama di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat tidak dapat dilaksanakan secara maksimal, mengakibatkan di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat asapnya cukup tebal, Pak Presiden. Ini juga mengganggu penerbangan komersil, operasi udara, dan water bombing," beber Suharyanto dalam video yang ditayangkan di akun Sekretariat Presiden, Rabu (23/9/2026).

Dia melanjutkan penerbangan keluar masuk wilayah Kalimantan Tengah dan Baeat terganggu.

"Hanya memang untuk transportasi keluar masuk penerbangan khususnya di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat yang sedikit terganggu," lanjutnya.

Di sisi lain, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara masih melakukan pemantauan dan koordinasi terhadap keselamatan dan operasional penerbangan di sejumlah wilayah Kalimantan.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa mengatakan kondisi asap akibat Karhutla dapat mempengaruhi jarak pandang di sekitar bandar udara sehingga berdampak terhadap kelancaran operasional penerbangan. Dalam kondisi tersebut, aspek keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan operasional penerbangan.

"Keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas utama. Apabila kondisi jarak pandang berada di bawah batas minimum operasional, maka penerbangan dapat mengalami keterlambatan, penundaan, pembatalan, maupun pengalihan sesuai hasil evaluasi kondisi di lapangan dan pertimbangan keselamatan," ujar Lukman.

Berdasarkan hasil pemantauan dan koordinasi dengan Kantor Otoritas Bandar Udara, penyelenggara bandar udara, penyedia pelayanan navigasi penerbangan, operator penerbangan, serta instansi terkait selama periode 14-20 September 2026, tercatat 409 penerbangan terdampak di wilayah kerja Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Balikpapan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 141 penerbangan mengalami keterlambatan (delay), 254 penerbangan dibatalkan atau ditunda (cancelled/postponed), dan 14 penerbangan dialihkan (divert).

Jumlah penerbangan terdampak tersebut meningkat dibandingkan periode 7-13 September 2026 yang mencatat 159 penerbangan terdampak. Kondisi ini antara lain dipengaruhi oleh menurunnya jarak pandang akibat asap Karhutla.

Secara kewilayahan, Kalimantan Tengah mencatat dampak tertinggi dengan 201 penerbangan terdampak, terdiri atas 79 delay, 121 cancelled/postponed, dan 1 diverted. Selanjutnya, Kalimantan Timur mencatat 138 penerbangan terdampak, terdiri atas 48 delay, 77 cancelled/postponed, dan 13 diverted. Sementara Kalimantan Utara mencatat 70 penerbangan terdampak, terdiri atas 14 delay dan 56 cancelled/postponed.

Kondisi jarak pandang terendah selama periode tersebut tercatat mencapai 50 meter di beberapa bandar udara, antara lain Bandara Tjilik Riwut, Bandara Iskandar, Bandara Haji Muhammad Sidik, dan Bandara A.P.T. Pranoto.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/karhutla-masih-tersisa-20978-hektare-penerbangan-terganggu-80868ce6/.

Related

IHSG Naik 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Naik 1%, Ini Penyebabnya Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat pada perdagangan sesi I pagi ini Rabu (30/9/2026). IHSG melaju hijau ke 6.185,37 atau naik 1,04% pada pukul 09.30 WIB.

CNBC Indonesia

4,1 ton sianida asal Filipina digagalkan di Gorontalo Utara

Menindaklanjuti informasi terpercaya itu, tim gabungan langsung bergerak dan membagi kekuatan menjadi lima tim untuk melaksanakan penyekatan ketat, baik dari sektor darat maupun laut Gorontalo (ANTARA) - Tim gabungan TNI AL, Polri, Bea Cukai, dan Satgas Tombak Pusintelal…

Antara

Semua berita Ekonomi