Profil Bahlil Lahadalia, Mantan Sopir Angkot yang Kini Rangkap Jabatan Menteri
Automatic translation. This article was translated from Indonesian. Names, institutions and figures are kept in their original form. For the authoritative version, read the report at the original source.
Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (1/10/2026). Dalam jabatan barunya, Bahlil tetap merangkap sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Pelantikan Bahlil berlangsung bersama sejumlah menteri, wakil menteri, dan pejabat tinggi negara lainnya.
“Terlebih dahulu saya akan bertanya kepada Saudara-saudara, bersediakah Saudara-saudara untuk diambil sumpah janji menurut agama masing-masing?” tanya Prabowo.
“Bersedia,” jawab para pejabat secara serentak.
Bahlil menjadi pejabat pertama yang menandatangani dokumen penunjukannya sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM.
Terkait rangkap jabatan tersebut, Bahlil mengatakan penugasan itu merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo. Ia memastikan akan menjalankan seluruh tugas yang diberikan kepadanya.
“Amanah dari Bapak Presiden untuk bangsa dan negara. Memang saya dapat telepon dari Pak Seskab, untuk Menko merangkap Menteri ESDM. Kita jalankan semua tugas dari Bapak Presiden,” kata Bahlil.
Sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil kini memiliki tugas koordinasi yang lebih luas terkait agenda hilirisasi serta transisi energi nasional. Sementara itu, tanggung jawab teknis sektor energi tetap dijalankannya sebagai Menteri ESDM.
Bahlil mengatakan pembagian kewenangan secara lebih rinci dengan kementerian teknis terkait akan disampaikan setelah dilakukan penyesuaian kerja pascapelantikan.
Profil dan Perjalanan Karier Bahlil Lahadalia Bahlil Lahadalia merupakan salah satu figur yang memiliki perjalanan karier cukup panjang, mulai dari dunia usaha hingga pemerintahan dan politik. Lahir di Banda, Maluku, pada 7 Agustus 1976, Bahlil tumbuh dalam keluarga sederhana dan menjalani masa muda di Fakfak, Papua Barat.
Sebelum masuk ke lingkaran pemerintahan, Bahlil lebih dulu dikenal sebagai pengusaha dan aktivis organisasi. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) periode 2015–2019. Pengalaman tersebut kemudian membawanya masuk ke jajaran pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Bahlil pertama kali masuk kabinet pada 2019 sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Ketika Kementerian Investasi dibentuk pada 2021, ia dipercaya menjadi Menteri Investasi sekaligus Kepala BKPM.
Pada Agustus 2024, perjalanan kariernya berlanjut ke sektor energi ketika Presiden Joko Widodo melantiknya sebagai Menteri ESDM menggantikan Arifin Tasrif. Jabatan tersebut terus berlanjut hingga pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Di panggung politik, Bahlil juga menempati posisi puncak setelah terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar pada Agustus 2024.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/profil-bahlil-lahadalia-mantan-sopir-angkot-yang-kini-rangkap-jabatan-b1035a2f/.
Related
Ini Pesan-pesan Sugiono ke Menlu Baru RI Arrmanatha Nasir
Mantan Menteri Luar Negeri yang kini menjabat Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Sugiono memberi pesan-pesan untuk penerusnya yang baru, Arrmanatha Nasir.
Profil Irwan Meilano, Guru Besar ITB yang kini jadi Wamen KP
Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto melantik Irwan Meilano sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan di Istana Negara, Jakarta, Kamis. Irwan merupakan Guru Besar Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) Institut Teknologi Bandung (ITB).
Cerita Suyudi Pagi Hari Diminta Bersiap, Sore Jadi Kapolri
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengaku baru dihubungi tadi pagi untuk menjadi calon Kapolri dan menjalankan fit and proper test di DPR.
64 mobil siap bersaing dalam kompetisi KMHE 2026 di Unej
Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Sebanyak 64 mobil dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia siap bersaing dalam kompetisi Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2026 yang digelar di Universitas Jember, Jawa Timur, pada Kamis hingga Minggu (4/10).