Skip to content

Thursday, 1 October 2026727 stories

Rangkap Jabatan Menteri, Intip Harta Bahlil LahadaliaIni Pesan-pesan Sugiono ke Menlu Baru RI Arrmanatha NasirKabur dari Pelatnas Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi Berat!Rupiah Lunglai ke Rp17.966 per Dolar AS Kamis SoreRamai Sorak Sorai, Menkeu Suahasil dan PNS Kemenkeu Sambut 2 Wamen BaruTablet Premium Terbaru Samsung, Galaxy Tab S12 Mulai Rp 21 JutaProfil Irwan Meilano, Guru Besar ITB yang kini jadi Wamen KPCerita Suyudi Pagi Hari Diminta Bersiap, Sore Jadi Kapolri64 mobil siap bersaing dalam kompetisi KMHE 2026 di UnejJenderal Sigit Tegaskan Masih Aktif di Polri Meski Tak Lagi Jabat Kapolri
National

Rangkap Jabatan Menteri, Intip Harta Bahlil Lahadalia

Liputan6 Bisnis 2 min read 325 kata
Rangkap Jabatan Menteri, Intip Harta Bahlil Lahadalia — gambar dari Liputan6 Bisnis
Image from Liputan6 Bisnis. Summarised by Zona News.

Automatic translation. This article was translated from Indonesian. Names, institutions and figures are kept in their original form. For the authoritative version, read the report at the original source.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto resmi memberikan tugas baru kepada Bahlil Lahadalia. Selain tetap menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil kini dipercaya mengemban posisi sebagai Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.

Prabowo melantik Bahlil di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (1/10/2026), bersama sejumlah menteri, wakil menteri, dan pejabat tinggi negara lainnya. Penugasan ganda tersebut membuat Bahlil memegang peran krusial yang berkaitan erat dengan agenda strategis pemerintah di sektor hilirisasi dan energi.

"Amanah dari Bapak Presiden untuk bangsa dan negara. Memang saya dapat telepon dari Pak Seskab, untuk Menko merangkap Menteri ESDM. Kita jalankan semua tugas dari Bapak Presiden," kata Bahlil.

Rincian Harta Kekayaan Bahlil Lahadalia Seiring dengan penugasan barunya tersebut, aspek transparansi kekayaan Bahlil turut menjadi sorotan. Bahlil Lahadalia tercatat memiliki total harta kekayaan mencapai Rp 344.415.518.982 atau sekitar Rp 344,4 miliar.

Berdasarkan dokumen Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diakses dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), laporan tersebut disampaikan Bahlil pada 31 Maret 2026 untuk periode 2025 dengan status verifikasi administratif lengkap.

Aset Tanah dan Bangunan Porsi terbesar harta Bahlil didominasi oleh aset tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp 322.381.257.825. Dalam LHKPN tersebut, tercatat ada 19 aset tanah dan bangunan yang tersebar di sejumlah wilayah strategis, seperti Jayapura, Jakarta Selatan, Gianyar, Sragen, hingga Sleman.

Selain properti, Bahlil melaporkan kepemilikan surat berharga senilai Rp 1.612.500.000 serta kas dan setara kas sebesar Rp 20.346.485.157. Untuk alat transportasi dan mesin, ia mencantumkan aset senilai Rp 75.276.000 yang terdiri dari dua unit mobil, yakni Toyota Harrier tahun 2007 dan Honda CR-V tahun 2010.

Dalam laporan LHKPN tersebut, Bahlil tidak mencantumkan catatan utang. Dengan demikian, total bersih harta kekayaannya tetap berada di angka Rp 344.415.518.982.

KPK turut memberi catatan bahwa rincian harta dalam dokumen ini merupakan data yang diisi dan dikirimkan sendiri oleh penyelenggara negara melalui sistem e-LHKPN, serta tidak dapat dijadikan dasar mutlak untuk menyatakan harta yang bersangkutan bebas atau terkait tindak pidana.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/rangkap-jabatan-menteri-intip-harta-bahlil-lahadalia-795023b0/.

Related

64 mobil siap bersaing dalam kompetisi KMHE 2026 di Unej

Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Sebanyak 64 mobil dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia siap bersaing dalam kompetisi Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2026 yang digelar di Universitas Jember, Jawa Timur, pada Kamis hingga Minggu (4/10).

Antara

Semua berita Nasional