Soal Proyek Data Center, Rosan Akan Komunikasi dengan Pemprov Jabar
Automatic translation. This article was translated from Indonesian. Names, institutions and figures are kept in their original form. For the authoritative version, read the report at the original source.
Soal Proyek Data Center, Rosan Akan Komunikasi dengan Pemprov Jabar Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani mengatakan dirinya akan berbicara langsung dengan Pemprov Jawa Barat terkait proyek pembangunan data center milik BDx di Jatiluhur.
Pernyataan tersebut merespons Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang menghentikan sementara kelanjutan pembangunan proyek raksasa tersebut.
"Ya nanti ini kan saya baru balik, nanti saya bicara dengan mereka," katanya, dikutip Kamis (1/10/2026).
Seperti diketahui, pemberhentian sementara pembangunan pusat data (data center) BDx di Jatiluhur karena belum memenuhi persyaratan pembangunan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga berencana untuk meninjau kembali sejumlah perizinan proyek data center lainnya di wilayah tersebut.
"Akan ditinjau, sehubungan beberapa perizinan dikeluarkan oleh pihak kabupaten. Diharapkan pemerintah kabupaten dapat lebih optimal dalam pengawasan di lapangan," ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat, Adi Komar, kepada CNBC Indonesia, Rabu (30/9/2026) Proyek pembangunan data center AI BDx di Jatiluhur telah dimulai pada 22 September 2026. Bangunan itu berada di atas lahan 8.000 meter dengan pengembangan 11 hektare.
Rencananya proyek yang berjarak lima kilometer dari Bendungan Jatiluhur itu akan memiliki kapasitas hingga 640 MW.
Pasokan listriknya sendiri berasal dari PLN dalam kerangka jaringan listrik nasional Indonesia dan menjajaki jalur energi rendah karbon. Termasuk juga memanfaatkan skema tenaga air bersama PJT, untuk energi bersih yang berkelanjutan.
Data center CGK4 ini akan dikembangkan selama tiga tahun. Pembangunan telah dimulai pada Gedung 1, dan akan beroperasi secara bertahap untuk memenuhi permintaan AI yang meningkat.
Di Gedung 1, data center itu akan berkapasitas 120 MW secara bertahap. Operasionalnya sendiri direncanakan mulai awal 2027 mendatang.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/soal-proyek-data-center-rosan-akan-komunikasi-dengan-pemprov-jabar-f2a94bfa/.
Related
Rupiah Lunglai ke Rp17.966 per Dolar AS Kamis Sore
Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.966 per dolar AS pada perdagangan Kamis (1/10) sore. Mata uang Garuda melemah 72 poin atau 0,40 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Ramai Sorak Sorai, Menkeu Suahasil dan PNS Kemenkeu Sambut 2 Wamen Baru
Ramai Sorak Sorai, Menkeu Suahasil & PNS Kemenkeu Sambut 2 Wamen Baru Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Suahasil Nazara memperkenalkan Wakil Menteri Keuangan 2026-2029 Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman yang akan membantu tugasnya kepada jajaran pegawai Kementerian…
Tablet Premium Terbaru Samsung, Galaxy Tab S12 Mulai Rp 21 Juta
3 menit yang lalu Tablet Premium Terbaru Samsung, Galaxy Tab S12 Mulai Rp 21 Juta Novina Putri Bestari CNBC Indonesia Kamis, 01 Okt 2026 16:23 WIB Samsung resmi meluncurkan tablet terbarunya Galaxy Tab S12 Plus dan Tab S12 Ultra di Indonesia.
Disambut Pejabat Kemenkeu Usai Dilantik, Nurkholisoh: Izin Bergabung
Disambut Pejabat Kemenkeu Usai Dilantik, Nurkholisoh: Izin Bergabung Arrijal Rachman,