Stellantis Hadirkan Van Murah, Kabinnya Bisa Jadi Kantor
Automatic translation. This article was translated from Indonesian. Names, institutions and figures are kept in their original form. For the authoritative version, read the report at the original source.
Liputan6.com, Jakarta - Grup otomotif global Stellantis memperluas jajaran kendaraan komersial ringan atau Light Commercial Vehicle (LCV) di pasar Eropa. Kali ini, Stellantis menghadirkan trim entry-level baru melalui Citroen Berlingo Van First dan Opel Combo Start.
Kedua van kompak tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan pekerja lapangan dan armada operasional perusahaan dengan mengedepankan harga yang lebih terjangkau, daya tahan, serta kepraktisan.
Dilansir dari Carscoops, Rabu (30/9/2026), Stellantis melakukan sejumlah penyesuaian pada bagian eksterior dan interior untuk membuat kedua van tersebut lebih sesuai dengan kebutuhan penggunaan komersial sehari-hari.
Pada bagian eksterior, bumper atas Citroen Berlingo Van First dan Opel Combo Start tidak lagi menggunakan lapisan cat dengan warna bodi. Komponen tersebut kini menggunakan material plastik hitam tanpa cat yang diklaim lebih tahan terhadap goresan.
Desain gril juga dibuat lebih ringkas sehingga memberikan tampilan yang sederhana sekaligus fungsional.
Perubahan yang cukup signifikan justru terdapat pada bagian interior. Stellantis merancang ulang area dasbor dan panel pintu dengan mempertimbangkan karakteristik penggunaan kendaraan komersial.
Stellantis menyebut sekitar 80 persen pengemudi van operasional bekerja secara mandiri. Karena itu, area kabin dibuat lebih praktis untuk menunjang aktivitas pengemudi selama bekerja.
Kabin kedua van kini mendapatkan rak tambahan pada dasbor serta kompartemen penyimpanan di bawah jok pengemudi. Selain itu, kursi penumpang depan FlexiSeat tersedia sebagai perlengkapan standar.
FlexiSeat dapat dilipat ke atas sehingga memberikan tambahan ruang untuk mengangkut barang. Saat fitur tersebut digunakan secara maksimal, volume ruang kargo dapat bertambah hingga 0,5 meter kubik.
Tidak berhenti di situ, Stellantis juga menyediakan opsi ModuTable yang dibanderol 300 Euro atau setara Rp 6,1 juta.
ModuTable memungkinkan sandaran kursi diubah menjadi meja portabel. Fitur ini dapat digunakan untuk meletakkan laptop maupun dokumen saat pengemudi harus bekerja dari dalam kendaraan.
Meja tersebut juga dilengkapi cup holder. Ketika tidak digunakan, ModuTable dapat disimpan di balik dinding penyekat ruang kargo sehingga tidak mengganggu aktivitas membawa barang.
Sebagai kendaraan komersial ringan, Citroen Berlingo Van First dan Opel Combo Start ditawarkan dalam dua pilihan panjang bodi.
Konfigurasi tersebut memungkinkan konsumen memilih kendaraan sesuai kebutuhan operasional. Volume ruang kargo yang tersedia mulai dari 3,3 hingga 4,4 meter kubik ketika fitur FlexiSeat dimaksimalkan.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/stellantis-hadirkan-van-murah-kabinnya-bisa-jadi-kantor-a43f8b97/.
Related
Kabur dari Pelatnas Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi Berat!
CRISTIANO Ronaldo terancam sanksi berat usai kabur dari pemusatan latihan (pelatnas) Timnas Portugal. Tidak tanggung-tanggung, ia bisa dilarang bermain enam bulan plus denda sekira 1.000 Euro (setara Rp20,2 juta).
2 Pemain Indonesia yang Diwaspadai Bangladesh!
Timnas Bangladesh akan dijamu Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Tigers of Bengal mewaspadai dua pemain Skuad Garuda. Indonesia vs Bangladesh akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Laga itu kickoff pada Kamis (1/10/2026), pukul 19.30 WIB.
Masih Ingat Chris Smalling yang Dulu Bermain untuk MU?
Liputan6.com, Jakarta - Mantan bek Manchester United, Chris Smalling, akhirnya menemukan klub baru setelah beberapa bulan berstatus tanpa klub. Bek tengah berusia 36 tahun itu resmi bergabung dengan Porto, pemuncak klasemen Liga Portugal.
GAC Akuisisi Saham FAW Toyota, Strategi Baru Mulai Terungkap
Liputan6.com, Jakarta - GAC Group berencana mengambil alih 50 persen saham di perusahaan patungan FAW dan Toyota di China. Langkah ini membuat GAC menggantikan China FAW Group Corporation, sebagai mitra Toyota di perusahaan patungan tersebut, dengan tujuan menyederhanakan…